Menu

Menteri Ani Raih Penghargaan  sebagai Menteri Terbaik di Dunia

DUBAI ; Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerima penghargaan sebagai Best Minister in the World Award atau Penghargaan Menteri Terbaik di Dunia dalam acara World Government Summit di Dubai, Uni Emirat Arab. Predikat Menteri Terbaik merupakan penghargaan global yang diberikan kepada satu orang menteri dari seluruh negara di dunia setiap tahunnya.

Berdasarkan keterangan resmi dari Kementerian Keuangan seperti dikutip Kompas.com pada Minggu (11/2/2018), tertera bahwa penghargaan terhadap perempuan yang akrab disapa Ani itu diberikan langsung oleh pemimpin Dubai, Sheikh Mohammad bin Rashid Al Maktoum.

Proses seleksi dalam menentukan predikat Menteri Terbaik dilakukan oleh lembaga independen Ernst & Young dan diselenggarakan oleh World Government Summit.

"Penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas kerja kolektif pemerintah di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo, khususnya di bidang ekonomi," kata Sri Mulyani yang kerap disapa Ani dalam kata sambutannya.

Melalui predikat ini, Ani sekaligus menjadi yang pertama dari menteri-menteri lain di kawasan Asia untuk penghargaan tersebut.

Predikat Menteri Terbaik ini dipersembahkan Ani bagi 257 juta rakyat Indonesia dan 78.164 jajaran Kementerian Keuangan yang telah bekerja keras menjaga serta mengelola keuangan negara.

Pihak penyelenggara menjelaskan, acara World Government Summit merupakan pertemuan tahunan yang melibatkan pimpinan pemerintahan seluruh dunia dalam suatu forum dialog global.

Topik yang diangkat dalam forum ini di antaranya proses pemerintahan dan kebijakan publik, yang kemudian dikaitkan dengan perkembangan teknologi, inovasi, dan topik lainnya.

Acara yang dihadiri lebih dari 4.000 peserta ini bertujuan menjadikan forum sebagai ajang pertukaran pengalaman dan pengetahuan antara pejabat pemerintah, penentu kebijakan, pakar, dan pimpinan sektor swasta.

Hasil dari diskusi tersebut akan dijadikan bahan untuk melihat tren masa depan sekaligus implikasinya bagi masalah kemanusiaan. (red)

Read more...

Sudradjat, Sosok Pemimpin Strategis Akan Bawa Jabar jadi Provinsi Termaju dan Sejahtera

BANDUNG - Tidak banyak orang yang mengetahui kifrah Sudradjat dibelantara politik Jawa Barat (Jabar), Sudradjat seorang  Lulusan Akademi Angkutan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI, sekarang AMN) tahun 1971 dan Master Public Adminstration Harvard University USA tahun 1993, dapat disimpulkan bahwa beliau adalah dari kalangan prajurit militer strategis yang mampu memimpin dengan otak bukan hanya dengan otot.

Untuk menjadi Gubernur zaman now, seseorang harus memiliki karakter pribadi yang kuat, juga memiliki kapasitas intelektual dan pengalaman bertugas tingkat nasional serta kelas dunia. Sudradjat antara lain pernah menjadi Direktur Jenderal Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI, Atase Militer di London dan Washington serta menjadi Duta Besar RI di China. Dan yang paling penting, dalam usianya yang matang, beliau sudah selesai dengan urusan dirinya dan hanya ingin mengabdi bagi kemajuan daerahnya sendiri.

Jabar dengan penduduk yang lebih dari 45 juta jiwa membutuhkan suatu paradigma baru tentang lingkungan strategis. Jika Jabar sebagai provinsi terbesar ini, ingin menjadi provinsi yang termaju dan sejahtera, maka Sudradjat sesuai dengan makna namanya, "derajat yang mulia" adalah sosok yang tepat. Beliau sangat sadar bahwa nama itu berarti pula harus mampu menyemai kemuliaan bagi Jabar di bawah kepemimpinannya dalam lima tahun mendatang. Pasti tidak akan kompromi dengan korupsi dan sejenisnya, yang kita yakini dapat merusak sendi-sendi moral bangsa dan pemerintahan di Jabar.

Sosok Sudradjat yang dalam banyak kesempatan menyampaikan agar pemerintahan daerah bekerja untuk meningkatkan kemakmuran rakyat, memberikan nilai tambah dari hulu, seperti; sektor pertanian, peternakan, kelautan dan perkebunan, sektor pertambangan rakyat, industri kecil, kreatif dan inovatif, sektor pariwisata yang mengandalkan keindahan alam dan budaya masyarakatnya. Menunjukkan beliau sangat peduli untuk mengamankan asset perekonomian rakyat dan mengurangi kesenjangan sosial-ekonomi yang makin menganga.

Ini lah sosok Sudradjat, yang akan membawa Jabar ke arah kemajuan, bukan kemuduran. Mengapa, harus kembali kepada kekuatan lokal dalam paradigma ke depan, karena disini segala hal kita miliki, sumber pangan, energi dan air berlimpah-ruah sebagai karunia Allah yang harus kita syukuri dan dikelola dengan sungguh-sungguh untuk mencapai kemakmuran rakyat, bukan hanya mendatangkan investor, yang akan meraup keuntungan sendiri sementara warga Jabar tetap miskin, seperti terlihat disekitar kawasan industri dan permukiman baru serta daerah perdesaan dan permukiman lama warga  di Jabar.

Tidak usah khawatir kalau paradigma ini dipilih, bukan berarti Sudradjat tidak 'market friendly'.  Beliau lulusan Harvard, sebuah perguruan tinggi ternama di Amerika, tentu mampu memberikan perhatian kepada investor luar dan pengusaha besar, namun juga sangat ingin warga Jabar sendiri menjadi investor dan pengusaha di tanah kelahirannya, sehingga 'kolateral' yang dimiliki pemerintah daerah harus dijadikan jaminan untuk akses permodalan dari para investor dan pengusaha lokal, inilah tantangan disektor perbankan dan keuangan yang dihadapakan kepada kita semua di Jabar.

Tidak perlu khawatir pula, jika Gubernur kita yang bernama Sudradjat ini akan melupakan pemenuhan kebutuhan dasar dan pelayanan pemerintahan, beliau tentu akan memberikan peran kepada Wakil Gubernur Ahmad Syaikhu untuk ikut mengelola sektor pendidikan dan kesehatan yang menjadi bagian dari indikator pembangunan manusia, karena kedua sektor ini sudah memiliki standard baku mutu, tinggal melakukan perubahan paradigma, yaitu melayani langsung kepada kebutuhan warga, sesuai dengan Tugas Pokok, Fungsi dan Kewenangan Provinsi sebagaimana peraturan perundang undangan yang berlaku.

Kepemimpinan yang kuat dan strategis dengan parameter yang terukur seorang Sudradjat, akan mampu mendorong daerah Kabupaten dan Kota lebih mudah dan nyaman menerima kehadiran Kang Adjat, begitu beliau dipanggil, sehingga beragam latar belakang politik dari 27 Bupati atau Walikota di Jabar beserta mitra DPRDnya akan mampu bersinergi dengan beliau sebagai Kepala Pemerintahan tingkat Provinsi yang tidak memiliki persoalan politik, hukum dan psikologis sosial untuk memimpin Jabar karena beliau adalah pimimpin strategis yang melakoni kepemimpinan yang sesuai dengan paradigma Jabar seutuhnya. Akhirnya, kita yakin ke depan Jabar, akan makin asyik aja.(bersambung)

Ditulis Oleh:  Ahmad Adib Zain

 

Read more...

Dewi Asmara "Legislator" Pelayan Rakyat

SENAYAN : Kiprah Dewi Asmara sebagai anggota DPR Fraksi Partai Golkar merupakan salah seorang wakil rakyat yang dikenal sangat baik dalam melayani rakyat. Terbukti, putri mantan Menteri Kehakiman era Presiden Soeharto yakni Oetojo Oesman saat menyambut kedatangan dosesn dan Mahasiswa/wi dari Sukabumi dan Yogyakarta di gedung DPR Senayan Jakarta, Selasa (30/1/2018).

Perempuan berkaca mata ini terlihat gembira bisa melebur dengan mahasiswa/wi dari daerah yang berbeda tersebut. Dihadapan dosen dan mahasiswa/wi dari Sukabumi dan Yogyakarta,
anggota komisi IX DPR ini menjelaskan bahwa DPR sekarang ini sangat terbuka dalam hal menyerap aspirasi masyarakat termasuk kalangan pelajar dan mahasiswa.

"Kami bersama-sama para anggota DPR lainnya siap menampung aspirasi dari masyarakat, ini salah satu bentuk komitmen kami sebagai wakil rakyat," ujar anggota komisi IX DPR tersebut.

Sebagai anggota DPR, lanjut Dewi, yang pertama ingin  diperjuangkannya adalah tersalurnya aspirasi dan kepentingan konstituen di daerah pemilihan (kabupaten Sukabumi-red) pada bidang ekonomi, politik, budaya dan sosial yang tercermin pada kebijakan peraturan UU yang dihasilkan lembaga legislatif dan pemerintah serta terlaksananya fungsi pengawasan yang proporsional dan demokratis.

Dipenghujung acara Dewi menyatakan bahwa dirinya siap hadir bila di undang di acara kegiatan mahasiswa. "Saya siap asalkan kalian undang dan waktu kegiatan tidak menganggu rutinitas di DPR," pungkasnya. (yo-bahar)

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.