Menu

Sebut PDIP Komunis, Megawati: TV One Abaikan Etika Jurnalistik

KETUA umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyesalkan pemberitaan di stasiun televisi swasta TV One, yang menyebut partai besutannya mengusung ideologi komunis. Mega menilai, pemberitaan tersebut meresahkan masyarakat, terlebih hal tersebut terjadi di bulan Ramadan.

"Saya turut menyesalkan berita di TV One, yang meresahkan masyarakat Indonesia yang sedang menjalankan ibadah puasa," ujar Mega melalui keterangan pers yang diterima Liputan6.com, Kamis, (3/7/2014).

Menurutnya, pemberitaan TV One yang menyebut seolah-olah PDIP merupakan partai para pendukung ideologi komunis itu telah melanggar etika penyiaran dan jurnalistik. Apalagi, pemberitaan tersebut mengarah ke Jokowi sebagai capres yang menganut paham komunis.

"Pemuatan berita tersebut telah mengabaikan kaidah dan etika jurnalistik, serta ‎secara sepihak menyerang Bapak Joko Widodo, itu semestinya tidak boleh terjadi," ucapnya.

Mega pun menilai, pemberitaan tersebut merupakan bagian dari kampanye hitam yang ditujukan kepada Jokowi. Selain itu, pemberitaan tersebut dianggap menodai kesucian bulan Ramadan, di mana seluruh umat muslim di Indonesia tengah menjalankan ibadah puasa.

"Lebih-lebih ini di bulan puasa, janganlah nodai ibadah puasa ini dengan berbagai bentuk kampanye hitam," ucap Mega.

Mega pun meminta, agar pihak keamanan khususnya Polri tidak pandang bulu dalam menegakkan hukum dan menindak berbagai bentuk provokasi serta fitnah yang meresahkan ketenteraman masyarakat.

"Saya juga mengajak seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat, budayawan, dan guru yang ingin memperjuangkan pemilu jurdil (jujur dan adil) untuk benar-benar berdiri di depan memperjuangkan pemilu yang lebih demokratis, aman, dan damai," ucap Mega.

Sementara itu, Wasekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto meminta, agar TV One tidak lagi membuat pemberitaan yang kebablasan. Menurutnya, kebebasan pers yang ada saat ini jangan sampaikan dijadikan alat politik demi mendapatkan kekuasaan semata.

"Jangan gunakan kebebasan pres untuk melakukan pembenaran. Kami hormati kebebasan pers, di mana suara rakyat yang tidak tersampaikan, di situlah pers memainkan perannya," tegas Mega.


Tjahjo Kumolo: Kita Warning TV One

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mengaku kecewa dan sangat keberatan pemberitaan TV One yang telah menuduh partainya tengah mengusung kader komunis. Ia juga tak membantah bahwa dirinya yang menginstruksikan kader PDI Perjuangan untuk mendatangi TV One. Meski begitu, ia memastikan bahwa PDI Perjuangan akan mengikuti prosedur aturan keamanan yang berlaku.

"Kita warning TV One. (Tapi) Kita harus taat aturan perlu izin dan pengawalan Polri kalau turun ke jalan protes ke TV One," kata Tjahjo saat dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (1/7/2014) malam.

Kendati begitu, Tjahjo menegaskan PDI Perjuangan terlebih dahulu melayangkan surat protes ke TV One. Hal ini dilakukan untuk melindungi niat baik partai dari penyusup pihak ketiga. "Kehormatan dan harga diri partai janganlah dilecehkan oleh siapa pun. Kami tersinggung tapi kami ikuti aturan," tambah Tjahjo.

Selain itu, Tjahjo menilai merasa perlu untuk memberikan pelajaran kepada TV One di mana dalam pemberitaannya telah mengandung unsur adu domba antara PDIP dan TNI AD. Pelajaran itu akan diberikan dengan mengadukannya ke Dewan Pers dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Sementara di lain sisi pemberitaan TV One, menurut Tjahjo, merupakan bentuk penghinaan terhadap martabat partai dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

"TV One perlu dikasih pelajaran dengan cara mengadukan footage (cuplikan) resmi ke Dewan Pers dan KPI. Tema (TV One) mengadu domba PDIP dengan TNI AD. Kami jangan difitnah karena harga diri kehormatan partai," terang Tjahjo.

Tjahjo tidak menutup kemungkinan kader PDI Perjuangan akan berunjuk rasa di Kantor TV One, kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur. Namun dia berharap unjuk rasa ini tidak diartikan sebagai bentuk anti-kritik PDI Perjuangan terhadap kebebasan pers.

"Unjuk aspirasi bisa saja asal jangan sampai dikesankan anti-kritik menabrak kebebasan pers," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Humas Protokoler DPP PDI Perjuangan, Giyanto, telah mengirimkan pesan berantai yang mengatasnamakan Tjahjo Kumolo. Isi pesan itu adalah menyerukan seluruh kader partai berada dalam posisi siaga satu. Seruan Tjahjo dipicu pemberitaan TV One yang memberi kesan PDI Perjuangan mengusung kader Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Sikap saya sebagai sekjen partai anggota kader PDI Perjuangan segera kami siaga satu," kata Tjahjo dalam keterangan pers yang dikirimkan Giyanto.

Tjahjo mengatakan pemberitaan TV One yang menyebut PDIP kawan PKI dan musuh Angkatan Darat merupakan fitnah dalam situasi krisis. Dia mengatakan saat ini PDI Perjuangan sedang menyiapkan surat izin ke Polda Metro Jaya untuk mengepung Studio TV One. "Disiapkan segera mengepung studio TV One -- surat izin ke Polda Metro kami siapkan," ujarnya.

PDI Perjuangan meminta TV One bertanggung jawab atas pemberitaan yang mereka munculkan. TV One harus bisa membuktikan siapa nama anggota PKI yang dimaksud. "Ini menyangkut harga diri kehormatan partai dan Ibu Megawati Soekarnoputri yang dilecehkan oleh berita TV One," kata Tjahjo. (red)

Read more...

KPU: Pilpres 2014 Satu Putaran

MAHKAMAH Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan permohonan yang diajukan Forum Pengacara Konstitusi. MK memutuskan bahwa Pasal 159 ayat 1 Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 (UU Pilpres) bertentangan dengan UUD 1945 sepanjang tidak dimaknai untuk 2 pasangan calon.

Pasal tersebut berbunyi 'Pasangan calon terpilih adalah pasangan calon yang memperoleh suara lebih dari 50% dari jumlah suara dalam pemilu presiden dan wakil presiden, dengan sedikitnya 20% suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia'.
 
Sehingga Pemilu Presiden 2014 ini, akan dimenangkan pasangan calon Presiden yang meraih suara terbanyak. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan akan mematuhi MK tentang pemilu presiden 1 putaran tersebut.

"Yang bisa saya sampaikan adalah bahwa kami akan menindaklanjuti hasil putusan MK, apapun isinya," kata Ketua KPU Husni Kamil Manik di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (3/7/2014).

Husni mengaku, pihaknya akan segera berkoordinasi untuk membahas putusan MK tersebut. "Jadi kami akan merespons segera dan nanti kami akan sampaikan apa yang menjadi tindak lanjut dari putusan MK itu," ucapnya.

Husni menegaskan, koordinasi yang ia maksud adalah untuk menyamakan pemahaman secara menyeluruh atas putusan MK dan bisa segera dilaksanakan oleh KPU. "Putusan MK itu final dan mengikat jadi harus dilaksanakan," tandas Husni. (red)

Read more...

Jokowi: Kartu Indonesia Sehat sebagai Kontrol Anggaran

CALON presiden nomor urut dua Joko Widodo (Jokowi) mengatakan program Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar, yang akan diberlakukannya jika terpilih menjadi presiden, merupakan salah satu upaya untuk mengontrol anggaran.

"Kita ingin membangun sistem yang baik untuk kesehatan dan pendidikan karena selama ini anggaran di kedua sektor itu sangat besar tapi tidak ada sistem manajemen kontrol. Kalau pakai kartu kan jelas by name by address, sehingga rakyat tenang dan nyaman karena sudah pegang itu," kata Jokowi dalam konferensi pers di Bandung, Jawa Barat, Kamis.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan program Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar adalah sistem yang memastikan anggaran bisa sampai ke masyarakat karena selama ini tidak pernah ada sistem tersebut.

"Selama ini sistemnya hanya tercantum di APBD dan APBN," katanya.

Jokowi juga menekankan salah satu program unggulannya saat menjadi gubernur, yakni Kartu Jakarta Sehat, justru dijadikan contoh untuk pelaksanaannya di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)

"BPJS itu bagus setelah setahun ini karena KJS diikuti Askes untuk embrio," katanya.

Sementara itu, untuk Kartu Indonesia Pintar, Jokowi dan JK berkeinginan mewujudkan pendidikan bagi seluruh warga negara termasuk petani, nelayan, buruh, termasuk penyandang difabel dan elemen masyarakat lain melalui kartu tersebut.

Pemilihan presiden 9 Juli 2014 diikuti dua pasang kandidat presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla. (ant/red)

Read more...

Prabowo: Ada yang Mau Mengubah Demokrasi Jadi Kleptokrasi

CALON presiden Prabowo Subianto kembali mengingatkan para pendukungnya untuk waspada terhadap kekuatan-kekuatan yang ingin merusak negeri ini. Prabowo menjelaskan, pihak-pihak tersebut akan merusak sistem demokrasi yang sudah dibangun selama ini.

"Ada yang mau mengubah demokrasi kita menjadi kleptokrasi. Saudara tahu apa itu klepto? Klepto itu maling, saudara-saudara. Ada maling-maling yang mau mencoba berkuasa di negeri ini. Saudara mau dipimpin maling?" kata Prabowo saat menerima deklarasi dukungan dari sekitar 1.000 petani di Ciparay, Bandung, Jawa Barat, Kamis (3/7/2014) sore.

Padahal, kata Prabowo, demokrasi merupakan hal yang sangat penting bagi Indonesia. Tanpa demokrasi, Indonesia akan kehilangan arah dan kacau balau.

"Kita negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat dan kita berani melaksanakan demokrasi. Dengan demokrasi, rakyat berkuasa, rakyat yang berdaulat. Demo itu rakyat, krasi itu kuasa," papar Prabowo.

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu lalu mengingatkan para pendukungnya untuk menggunakan hak suara dengan baik pada 9 Juli mendatang.

"Tanggal 9 akan menentukan masa depan kita. Apakah kita bangsa yang cerdas, bersih, hidup terhormat, berdiri di atas kaki sendiri. Atau kita akan menjadi bangsa lemah, yang pemimpinnya bisa disogok dan dibeli," pungkas Prabowo.

Prabowo kerap menyerang lawan politiknya tanpa menyebut siapa yang dia maksud. Namun, Prabowo pernah mengingatkan para pendukungnya untuk tidak memusuhi Joko Widodo-Jusuf Kalla. Menurut Prabowo, Jokowi-JK merupakan patriot bangsa.  (kompas.com)

Read more...

Ratusan Santri Desak Fahri Hamzah Minta Maaf

ALIANSI Santri Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Mereka mendesak Fahri Hamzah meminta maaf atas pernyataannya di Twitter tentang 1 Muharam sebagai Hari Santri.

"Kami meminta Bapak Fahri Hamzah mengklarifikasi dan meminta maaf langsung ke publik dan media terkait pernyataannya. Dia harus tampil gentleman untuk meminta maaf kepada para santri, ulama, dan kiai," kata Agus Korib, Ketua Umum Forum Silaturahmi Santri Banten, di depan kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (3/7/2014).

Agus mengatakan, Fahri Hamzah sebagai anggota DPR RI dari partai berbasis Islam seharusnya mendukung usulan 1 Muharam sebagai Hari Santri. Pernyataan Fahri di Twitter dinilai melecehkan kaum santri sehingga dia harus meminta maaf.

"Kami tidak berpihak pada capres mana pun. Kami ke sini mewakili suara kaum santri yang menolak keras pernyataan Bapak Fahri Hamzah," sambungnya.

Aliansi Santri Indonesia juga mengecam, bila Fahri Hamzah tidak segera meminta maaf dan mengklarifikasi pernyataannya, mereka berjanji akan kembali berdemo dengan jumlah yang lebih banyak lagi.

"Sebagai seorang muslim, bila sudah berbuat salah seharusnya dengan lapang dada segera mengakui kesalahan dan minta maaf. Kami tunggu permintaan maaf Bapak Fahri Hamzah," pungkasnya.

Pantauan Kompas.com, aksi demo berjalan damai. Sesekali para santri berdoa. Puluhan polisi bersiaga menjaga demonstrasi. Aksi demo ini tidak mengganggu lalu lintas di Jalan TB Simatupang. (kompas.com)




Read more...

Mutasi Jabatan 43 Perwira Tinggi TNI

DALAM rangka mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang sangat dinamis dan semakin berat ke depan, TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja TNI melalui mutasi dan promosi Jabatan Personel di tingkat Strata Perwira Tinggi (Pati) TNI sehingga kinerja TNI ke depan lebih optimal. Berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/438/VI/2014  tanggal 27 Juni 2014, tentang Pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI telah ditetapkan mutasi jabatan 43 Pati TNI.
 
Dalam  mutasi tersebut tercatat sebagai berikut :  TNI Angkatan Darat 17  orang yaitu : Mayjen TNI M. Nasir Majid dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Deputi Bidang Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas,  Brigjen TNI I. Nengah Kastika, S.H., M.H.  dari Sesitjen Kemhan menjadi Pati Mabes TNI AD (Dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Didik Hartanto, S.I.P. dari Dirajenad menjadi Pati Mabes TNI AD (Dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Suwondo dari Pati Ahli Kasad Bidang Ekonomi menjadi Pati Mabes TNI AD (Dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Dr. Ir. Djoko Susilo, M.T. dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (Dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Marsono, S.E. dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (Dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Edy Purwanto dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (Dalam rangka pensiun), Brigjen TNI dr. Hazrul Lutfi Hamid, Sp. THT. dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (Dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Bambang Saputra, S.E., M.M. dari Irku Itjen Kemhan menjadi Sesitjen Kemhan, Brigjen TNI Drs. Anthon Simbolon, M.Si. dari Kabiro Akademik dan Kemahasiswaan Unhan menjadi Irku Itjen Kemhan, Brigjen TNI Muchdarizal dari Pa Sahli Tk. II Bid. Komsos Panglima TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Brigjen TNI Nana Rohana dari Bandep Lingkungan Pemerintahan Negara Setjen Wantannas menjadi Sahli Bid. Hankam Setjen Wantannas, Kolonel Arh Efendi Sihole, S.I.P., M.Si. (Han) dari Kaprodi Strategi Perang Semesta Fakultas Unhan menjadi Kabiro Akademik dan Kemahasiswaan Unhan, Kolonel Caj (K) Hastuti Sari Sukapti, S.H. dari Paban VI/Binpers PNS TNI Spers TNI menjadi Pa Sahli Tk.II Bid. Komsos Panglima TNI, Kolonel Caj Drs. Budi Prasetyono, S.H., M.M. dari Wadirajenad menjadi Dirajenad, Kolonel Inf Drs. Putut Winarno dari Irdam IV/Dip menjadi Pati Ahli Kasad Bid. Ekonomi, Kolonel Czi Adi Sudaryanto, S.I.P. dari Irlog Itjenad menjadi Bandep Lingkungan Pemerintahan Negara Setjen Wantannas.
 
TNI Angkatan Laut 20 orang yaitu:  Laksda TNI Slamet Yulistiyono dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksda TNI Sru Handayanto dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksda TNI Asep Burhanudin dari Pa Sahli Tk. III Bid. Wassus & LH Panglima TNI menjadi Staf Khusus Kasal, Laksda TNI Ir. Leonardi dari Deputi Bid. Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas menjadi Deputi Bid. Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Lemhannas, Laksma TNI Sugianto, S.E., M.AP., dari Pa Sahli Tk. II Bid. Jahrit Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI (Mar) Soedarmin Soedar dari Pa Sahli Tk. II Kamkonf Komunal Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI menjadi Staf Khusus Kasal, Laksma TNI Atok Hariono dari Pati Sahli Kasal Bid. Wilnas menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksma TNI Agus Heryana, S.E., dari Danlantamal IV/Tpi Koarmabar menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Wassus & LH Panglima TNI, Laksma TNI Tubagus Rafiudin, S.T., dari Pati Sahli Kasal Bid. Soskumdang menjadi Pa Sahli Tk. II Kamkonf Komunal Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI, Laksma TNI Sumadi, S.Sos., dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksma TNI Djoko Harijanto dari Pati Sahli Kasal Bid. Iptek menjadi Pa Sahli Tk. II Bid. Jahrit Panglima TNI, Brigjen TNI (Mar) Tommy Basari Natanegara dari Kaskormar menjadi Kadispotmar, Brigjen TNI (Mar) Siswoyo Hari S. dari Danpasmar I Kormar menjadi Kaskormar, Laksma TNI Sulistiyanto, M.Sc., dari Dankodikopsla Kobangdikal menjadi Danlantamal IV/Tpi Koarmabar, Laksma TNI Bambang Sugeng, S.E., dari Kadissenlekal menjadi Pati Sahli Kasal Bid. Wilnas, Kolonel Laut (S) Bambang Hermanto, S.E., M.M., dari Irarmabar menjadi Pati Sahli Kasal Bid. Soskumdang, Kolonel Laut (P) Semi Djoni Putra dari Irarmatim menjadi Dankodikopsla Kobangdikal, Kolonel Laut (T) Suprayitno P., S.E., dari Dansatgas Yekda Kapal Selam di Korsel menjadi Pati Sahli Kasal Bid. Iptek, Kolonel Laut (E) Prasetya Nugraha, S.T., dari Paban III Litbang Asro Srenal menjadi Kadissenlekal, Kolonel Mar Kasirun Situmorang dari Wadanlantamal I/Blw Koarmabar menjadi Danpasmar I Kormar.
 
TNI Angkatan Udara 6 orang yaitu :  Marsdya TNI Sunaryo dari Staf khusus Kasau menjadi Pati Mabes TNI AU (Dalam rangka pensiun), Marsma TNI Koestinarto dari Irops Itjenau menjadi Staf Khusus Kasau, Marsma TNI HM. Tata Endrataka dari Irbinsumda Itjenau menjadi Danpuspomau, Marsma TNI Eko Supriyanto, S.E. dari Pati Sahli Kasau Bid.Air Power Sahli Kasau menjadi Irbinsumda Itjenau, Kolonel Pnb Herry Irsal dari Sesdislambangjaau menjadi Irops Itjenau, Kolonel Pnb Arif Ichwan,S.E. dari Pamen Itjenau menjadi Pati Sahli Kasau Bid.Air Power Sahli Kasau.
 
Autentikasi : Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Robert

Read more...

Dimata Media, Jokowi Menang Tipis Dari Prabowo

MENDEKATI tanggal 9 Juli 2014 elektabilitas kedua pasangan  Capres/Cawapres  di  social media terus bersaing.  Pasangan Jokowi – JK menang tipis dari pasangan Prabowo – Hatta berdasarkan monitoring terhadap kicauan  akun twitter 17 media arus utama nasional.
“Posisi Jokowi – JK  51, 47% dengan 14371 kicauan , sedangkan Prabowo 48,53% dengan 13550 kicauan,” jelas peneliti social media yang CEO VComm Arif Hidayat.

Dijelaskan, VComm melakukan monitoring sejak tanggal  1 – 27 Juni 2014 dengan merangkum kicauan dari 17 akun twitter media arus utama nasional sebanyak  27.921 kicauan.

“Kicauan mereka merupakan hyperlink yang bersumber dari berita yang dionlinekan di portal masing-masing,” jelas Arif.
Akun twitter dari 16 Media yang di monitor VComm yakni @metro_tv, @tvOneNews, @VIVAnews, @detikcom, @temponewsroom, @kompascom, @tribunnews, @merdekadotcom, @inilahdotcom, @republikaonline, @liputan6dotcom, @jpnncom, @antaranews, @Bisniscom, @Beritasatu, @okezonenews dan @SINDOnews.

“Jokowi lebih banyak di tweets oleh akun yakni @metro_tv,   @temponewsroom, @kompascom, @tribunnews, @merdekadotcom,   @liputan6dotcom, @jpnncom, @antaranews, @Bisniscom, @Beritasatu, sedangkan Prabowo oleh akun @tvOneNews, @VIVAnews, @detikcom, @inilahdotcom, @republikaonline, @okezonenews dan @SINDOnews,” terang Arif .

Dari monitoring ini tergambar beberapa media yang cukup dominan memberitakan salah satu pasangan Capres/cawapres.
“Untuk akun @metro_tv terdapat  68.92% kicauan yang ditujukan kepada pasangan Jokowi, sebaliknya kicauan akun @tvOneNews sebanyak 73.61%, @VIVAnews ; 83.83%, dan @okezonenews ;  67.19% serta @SINDOnews 59.48% ditujukan kepada pasangan Prabowo – Hatta,” jelas Arif.
Monitoring yang dilakukan selama 27 hari ini juga tergambarkan meningkatnya jumlah kicauan pada momen dan tanggal-tanggal tertentu.

“Terjadi peningkatan kicauan pada saat debat Capres tahap 1 hingga 3, tanggal 9 Juni  terdapat 1462 kicauan, 15 Juni terdapat 1771 dan 22 Juni 1908 kicauan,” ungkap Arif.

Arif juga memperkirakan, saat dilaksanakan debat ke-4 Minggu (29/6) malam akan terjadi peningkatan jumlah kicauan dari 17 akun media tersebut. (red)

Read more...

Prabowo Ajak Tim Pemenangan di Sulsel Turun ke Tengah Rakyat

CALON Presiden Prabowo Subianto mengajak tim pemenangan Sulawesi Selatan untuk turun ke tengah rakyat demi menyelamatkan Indonesia. Sebab yang dicari saat ini adalah pemimpin yang memiliki keikhlasan dan ketulusan serta pemimpin yang menerima mandat dari rakyatnya.

"Pesta demokrasi adalah wujud demokrasi yang artinya berkuasanya rakyat. Rakyat yang berkuasa ini menunjukkan bahwa bangsa kita memilih pemimpin-pemimpinnya dengan tertib aman, damai, bebas dan ikhlas," kata Prabowo di posko pemenangan Makassar, Sulsel, Selasa (17/6/2014).

Prabowo menjelaskan, hanya dengan keikhlasan dan ketulusan pemimpin akan diberi mandat dari rakyatnya.

"Ada pemimpin yang mendapat mandat tapi tidak ikhlas dengan cara akal-akalan melakukan curang, membeli (suara) dan itu pemimpin yang tidak terima mandat oleh rakyat," ungkap dia.

"Pemimpin yang tidak ikhlas biasanya tidak berhasil. Kita bersyukur perjalanan bangsa sudah berjalan baik. Jangan kita lupa sudah banyak yang kita hasilkan dan korbankan," tegas dia.

Karena itu Prabowo meminta tim pemenangan untuk bersatu agar Koalisi Merah Putih dapat memberikan kenyamanan penuh keikhlasan kepada rakyatnya.

"Ada kepala desa yang bersatu, insya Allah mandat yang diterima Koalisi Merah Putih, saya dan Pak Hatta terima penuh ikhlas," papar dia .

Mantan Danjen Kopassus itu mengaku risau bila Indonesa yang besar dan telah dicita-citakan para pendiri bangsa bakal menjadi incaran bangsa-bangsa lain.

Dalam kampanye terbuka di Makassar, Prabowo ditemani sejumlah petinggi partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih. Mereka di antaranya Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Presiden PKS Anis Matta, Ketua Umum PBB Malam Sambat Kaban.

Selain itu juga hadir politisi Partai Golkar Fadel Muhammad, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung, Letjen (Purn) Yunus Yosfiah, Mayjen (Purn) Kivlan Zein, Max Sopacua dan Ramadhan Pohan serta Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo. (red/dbs)

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.