Menu

PKS Muda dan Pemuda Gerindra Bersatu Bahas Nasib Bangsa

  • Written by 
PKS Muda dan Pemuda Gerindra Bersatu Bahas Nasib Bangsa

JAKARTA ; Gerindra dan PKS, dua partai oposisi di pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla ini terus melakukan manuver politiknya jelang Pilpres 2019 mendatang.  Kali ini melalui Pemuda Gerindra dan Pemuda PKS menggelar diskusi kebangsaan di Kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera {PKS} di Jakarta Selatan, Kamis {10/5/2018}.

Koordinator Nasional PKS Muda, Yoandro Edwar pada acara diskusi kebangsaan menyatakan, pihaknya menolak segala bentuk penghargaan yang berlebihan untuk negara asing. 

"Kami menolak pihak asing mendominasi seluruh kebijakan di republik tercinta ini. Kami juga menolak bila upah buruh tenaga kerja asing bisa 3 kali lipat dari upah buruh warga negara Indonesia, dan kami menolak bila negara ini direndahkan dan dikuasai oleh negara asing," tegasnya.

Menurut pria yang akrab disapa iken ini, pemuda harus mengambil peran penting dalam kemajuan sebuah bangsa. Kesadaran potensi tersebut , lanjut Iken, harus dimiliki oleh seluruh pemuda Indonesia.

"Bangsa ini membutuhkan kita, para pemuda. Karena itu kita harus mengambil peran, dan kita tahu bersama bahwa ada yang salah dengan kepemimpinan Indonesia selama ini," timpalnya.

Karena itu, kata dia, pihaknya mendorong para pemuda untuk membuat Indonesia harus lebih maju dan sejahtera dengan harkat-martabat dan kehormatan bangsa sendiri ke depannya.

Iken berharap, hasil dari pertemuan dan diskusi para pemuda ini akan melahirkan formula baru perjuangan untuk membawa Indonesia semakin baik ke depan nya dengan karakter dan cara dari bangsa indonesia sendiri, tanpa campur tangan dan dominasi yang berlebihan dari negara asing.

"Kita mendorong diskusi ini menghasilkan format tentang Indonesia yang lebih baik. Dan kami juga mengundang seluruh pemuda di Indonesia untuk ikut serta melawan bentuk penjajahan secara lunak dan tipu daya dari negara asing, "pungkas Iken. {padrika siregar}

 

back to top
Info for bonus Review William Hill here.