Menu

SP3 Hasan Umasugi Cs, Penyidik dan JPU Jangan Lempar Tanggungjawab

  • Written by 
SP3 Hasan Umasugi Cs, Penyidik dan JPU Jangan Lempar Tanggungjawab

AMBON ; Penanganan kasus korupsi pengadaan komputer Dinas Pendidikan Kabupaten Buru tahun 2010 dengan menyeret dua terdakwa Muhamad Padang  selaku KPA dan Ahmad Mukaddar selaku PPK.

Dalam proses penyelidikan CV Fajar Indah dengan direktur Utama Hasan Umasugi terkesan diistimewakan, selain itu Mahmud Bahmid, Andi Abas dan Husen Mappa selaku sub kontrak proyek APBD 2010 sebesar Rp 1 miliar itu juga tak tersentuh hukum.

Keempat kontraktor itu penyidik harusnya menyeret mereka di meja persidangan bukan hanya sampai pada jaksa penuntut umum (JPU) Kejati Maluku.

Berdasarkan UU korupsi mereka harus berada di hotel prodeo untuk bertanggung Jawab atas kerugian negara atas terdakwa Ahmad Mukaddar yang hanya menandatangani kontrak selaku PPK.

Kongkalikong penyidik dengan jaksa untuk meloloskan Hasan Umasugi, Mahmud Bahmid, Andi Abad dan Husen Mappa patut dipertanyakan publik.

Pasalnya dalam persidangan di depan hakim saksi Hasan Umasugi mengakui bersalah dengan disaksikan JPU dalam perkara terdakwa Ahmad Mukaddar.  

Hasan Umasugi juga bersedia menggantikan semua kerugian keuangan negara dengan terdakwa Ahmad Mukaddar.

Publik pasti bertanya dalam proses penyelidikan yang dilakukan penyidik Dirreskrimsus Polda Maluku dengan jaksa di kejaksaan tinggi Maluku. 

Sumber yang didapatkan media ini di penyidik Dirreskrimsus Polda Maluku bahwa P19 tersangka Hasan Umasugi Cs sudah dikirim ke JPU Kejati Maluku. 

"Empat tersangka sudah P19 penyidik Dirreskrimsus Polda Maluku, namun atas petunjuk JPU Kejati Maluku empat orang tersebut tidak memiliki bukti yang cukup untuk ditetapkan sebagai tersangka," ungkap sumber tersebut kepada media ini, Rabu (28/2/2018). 

Dirinya menambahkan, penyidik bekerja berdasarkan petunjuk jaksa, karena jaksa mempertanggungjawabkan di persidangan di depan hakim di pengadilan negeri ambon. 

"Dalam perkara dengan tersangka Ahmad Mukaddar penyidik bekerja atas petunjuk JPU," katanya. 

Atas petunjuk tersebut kemudian JPU mengeluarkan SP3 terhadap tersangka Hasan Umasugi, Mahmud Bahmid, Andi Abas dan Husen Mappa. 

"Kenapa empat tersangka ini di SP3 kan, padahal pengadaan leb komputer fiktif dan memiliki unsur dijadikan tersangka," tanya dia. 

Terkait hal tersebut kuasa hukum Ahmad Mukaddar, Johny Hitijahubessy saat dimintai konfirmasi. Dirinya mengungkapkan perintah amar putusan penyidik dan JPU harus menahan tersngka Hasan Umasugi Cs. 

"Atas asas keadilan dan kepatuhan hukum penyidik dan JPU harus menahan tersangka Hasan Umasugi Cs," tegas.

Dirinya mengungkapkan penyidik dan JPU dalam kasus ini jangan lempar tanggung jawab, karena saat persidangan JPU Ruli dan Ilham mengatakan berkas dari penyidik direskrimsus Polda Maluku. 

"Kedua penegak hukum jangan lempar tanggungjawab terkait SP3 Hasan Umasugi Cs," ujarnya. 

Jika dalam waktu dekat penyidik dan JPU tidak menjalankan putusan tindak pidana korupsi dengan terdakwa Ahmad Mukaddar pada pengadilan tinggi Ambon.

Lalu pernyataan kuasa hukum yg dibawah, “Jika dalam waktu dekat penyidik dan JPU tidak menjalankan putusan tindak pidana korupsi dengan terdakwa Ahmad mukadar pada pengadilan tinggi Ambon. ( ini kalimat seng tuntas)

"Dalam perkara aquo terdakwa Ahmad Mukaddar tidak dibebankan untuk membayar uang pengganti atas kerugian negara yang telah ditetapkan, karena itulah menjadi tanggungjawab penyidik dan JPU untuk menetapkan pihak lain atau terdakwa lain yang harus menanggung beban membayar kerugian negara, hal ini sebagaimana pelaksanaan amanat UU tindak pidana korupsi," ujarnya. (Saleh Tuhuteru)

 

 

 

back to top
Info for bonus Review William Hill here.