Menu

Items filtered by date: Rabu, 09 Mei 2018

PKS Muda dan Pemuda Gerindra Bersatu Bahas Nasib Bangsa

JAKARTA ; Gerindra dan PKS, dua partai oposisi di pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla ini terus melakukan manuver politiknya jelang Pilpres 2019 mendatang.  Kali ini melalui Pemuda Gerindra dan Pemuda PKS menggelar diskusi kebangsaan di Kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera {PKS} di Jakarta Selatan, Kamis {10/5/2018}.

Koordinator Nasional PKS Muda, Yoandro Edwar pada acara diskusi kebangsaan menyatakan, pihaknya menolak segala bentuk penghargaan yang berlebihan untuk negara asing. 

"Kami menolak pihak asing mendominasi seluruh kebijakan di republik tercinta ini. Kami juga menolak bila upah buruh tenaga kerja asing bisa 3 kali lipat dari upah buruh warga negara Indonesia, dan kami menolak bila negara ini direndahkan dan dikuasai oleh negara asing," tegasnya.

Menurut pria yang akrab disapa iken ini, pemuda harus mengambil peran penting dalam kemajuan sebuah bangsa. Kesadaran potensi tersebut , lanjut Iken, harus dimiliki oleh seluruh pemuda Indonesia.

"Bangsa ini membutuhkan kita, para pemuda. Karena itu kita harus mengambil peran, dan kita tahu bersama bahwa ada yang salah dengan kepemimpinan Indonesia selama ini," timpalnya.

Karena itu, kata dia, pihaknya mendorong para pemuda untuk membuat Indonesia harus lebih maju dan sejahtera dengan harkat-martabat dan kehormatan bangsa sendiri ke depannya.

Iken berharap, hasil dari pertemuan dan diskusi para pemuda ini akan melahirkan formula baru perjuangan untuk membawa Indonesia semakin baik ke depan nya dengan karakter dan cara dari bangsa indonesia sendiri, tanpa campur tangan dan dominasi yang berlebihan dari negara asing.

"Kita mendorong diskusi ini menghasilkan format tentang Indonesia yang lebih baik. Dan kami juga mengundang seluruh pemuda di Indonesia untuk ikut serta melawan bentuk penjajahan secara lunak dan tipu daya dari negara asing, "pungkas Iken. {padrika siregar}

 

Read more...

KRI Hiu-634 Gelar Operasi Penyekatan di Perairan Morotai

  • Published in Hankam

MOROTAI ; Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Hiu 634 dibawah pimpinan Mayor Laut (P) M. Puji Santoso melaksanakan operasi penyekatan di wilayah perairan sekitar Morotai Maluku Utara, Kamis (10/5/2018). 

Operasi ini dalam rangka mengamankan pendaratan Pasukan Amfibi sebelum melakukan serangan menuju sasaran musuh, Operasi penyekatan yang dilakukan oleh KRI Hiu 634 yang tergabung dalam latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI tahun 2018 bertujuan untuk mengatasi ancaman musuh yang datang, baik dari udara, permukaan dan bawah air. {Dansatgaspen PPRC TNI Tahun 2018, Kolonel Arm Edwin Habel, S.A.P}

 

Read more...

Satgas MTF TNI Gelar Contingen Owned Equipment Inspection

  • Published in Hankam

LEBANON ; Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Maritime Task Force (Satgas MTF) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-J/United Nations Interim Forces in Lebanon (UNIFIL) dibawah pimpinan Kolonel Laut (P) Alan Dahlan, S.H., M.Si. sebagai Dansatgas yang sekaligus Komandan KRI Usman Harun-359, melaksanakan Contingen Owned Equipment (COE) Inspection dal am rangka pemeriksaan perlengkapan pasukan PBB oleh staff officer UNIFIL di Beirut, Lebanon, Rabu (9/5/2018).

COE Inspection dilaksanakan setiap tiga bulan sekali, bertindak sebagai inspector pada COE Inspection yang ketiga ini adalah Commander Joachim perwakilan dari Staff Officer Maritime Operation (MAROPS) UNIFIL, Commander Ismail Sulucay sebagai Inspector Officer UNIFIL.

Pada kesempatan tersebut Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-J/UNIFIL menyampaikan bahwa KRI Usman Harun-359 memiliki komponen-komponen perlengkapan teknis yang dapat diandalkan dalam melaksanakan tugas misi Perdamaian PBB.

Menurut Kolonel Laut (P) Alan Dahlan, tujuan COE Inspection adalah memastikan semua perlengkapan yang dimiliki KRI Usman Harun-359 dapat beroperasi sesuai Letter Of Assist (LOA) atau standard PBB sehingga Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/UNIFIL dapat melaksanakan operasi perdamaian dengan baik dan lancer.

Lebih lanjut Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-J/UNIFIL menuturkan bahwa COE Inspection meliputi tiga apek pemeriksaan antara lain, pemeriksaan kemampuan dan peralatan sesuai LOA, pemeriksaan sarana penunjang kehidupan, pemeriksaan sarana kesehatan dan higienitas KRI Usman Harun-359 beserta prajurit Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/UNIFIL.

Pada kesempatan yang sama Commander Ismail Sulucay mengatakan bahwa KRI Usman Harun-359 memiliki akomodasi dan sarana kesehatan yang higienis dan memiliki peralatan teknis yang baik sesuai LOA dalam menerapkan pola hidup sehat dengan baik kepada prajurit Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/UNIFIL.

Pemeriksaan COE dilaksanakan di Pusat Informasi Tempur (PIT), Anjungan, Machinary Control Ship Room (MCSR), dapur, sick bay, life raft, sekoci dan akomodasi lainnya. { Perwira Penerangan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/Unifil Letda Laut (KH) Dharma Hartono, S.Hum}

Read more...

Kolonel Inf Boby Prabowo TinjauLokasi Latihan PPRC 2018 di Morotai

  • Published in Hankam

MOROTAI ; Koordinator Latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI tahun 2018 wilayah Morotai Kolonel Inf Bobby Prabowo meninjau lokas latihan PPRC 2018 di Morotai.

Dalam kunjungan itu, Kolonel Inf Bobby Prabowo didampingi Koordinator Pengamanan Latihan Kolonel Kav Hari Murdani, Koordinator Penimbul Situasi Letkol Cpn Budi Adi serta Pengawas dan Penilai Daerah Penerjunan Pengendali Tempur Lettu Pas Fajar Kharisma, meninjau beberapa tempat yang menjadi lokasi daerah latihan PPRC TNI di wilayah Morotai, Maluku Utara dengan menggunakan Helly Bell 412 milik TNI Angkatan Darat, Kamis (10/5/2018).

Autentikasi : Dansatgaspen PPRC TNI Tahun 2018, Kolonel Arm Edwin Habel, S.A.P.

 

Read more...

Polri Berhasil Hentikan Operasi Rutan Mako Brimob

DEPOK ; Polisi berhasil menghentikan operasi di Rutan Cabang Salemba Mako Brimob pada Kamis (10/5/2018) pukul 07.15.  

Operasi terkait peristiwa penyanderaan sejumlah anggota Polri di Rutan Cabang Salemba yang sudah dilakukan sejak Selasa (8/5/2018). 

"Titik operasi sudah berakhir pada pukul 07.15 tadi. Ini pertemuan pertama saya kepada masyarakat," ujar Wakapolri Komjen Syafruddin di Mako Brimob, Jawa Barat, Kamis pagi. 

Dalam melakukan penanganan, lanjut dia, kepolisian mengedepankan upaya persuasif dan kepala dingin. 

"Saya selalu katakan kepada semua tim dari semua unsur untuk berkepala dingin, walaupun teman-teman gugur dan lakukan upaya persuasif walaupun teman-teman dibantai secara sadis," ujarnya.  

Sebelumnya, sandera terakhir yaitu Bripka Iwan Sarjana telah dibebaskan dalam terluka sekitar pukul 12.00. 

Ia kemudian langsung dibawa ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. 

Insiden di Markas Korps Brimob Kelapa Dua berawal dari keributan antara tahanan dan petugas kepolisian. Keributan tersebut bermula dari penolakan pihak keluarga narapidana terorisme saat polisi hendak memeriksa makanan yang dibawa. 

Ketika itu, pihak keluarga bermaksud menjenguk salah satu narapidana terorisme. Akibat insiden tersebut, lima polisi gugur dan satu narapidana tewas. Satu narapidana terorisme itu ditembak karena melawan dan merebut senjata petugas. {RED}

 

Read more...

Napi Teroris Dapat Bahan Rakitan Bom dari Barang Sitaan

DEPOK ; Komandan Korps Brimob Inspektur Jenderal Rudy Sufahriadi mengatakan, para narapidana teroris memperoleh bahan pembuat bom dari barang sitaan. Bahan-bahan yang disita polisi itu sedianya disimpan di gudang di ruang pemeriksaan. Namun, bahan-bahan tersebut belum sempat digudangkan dan dirampas narapidana teroris.

"Bom-bom itu didapat dari barang bukti kemarin yang disita, itu belum sempat digudangkan oleh penyidik Densus (Detasemen Khusus) di ruang pemeriksaan. Itu yang mereka ambil lagi dan mereka rebut lagi," kata Rudy saat ditemui di Markas Komando Brimob, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5/2018). 

Ia menambahkan, banyak barang sitaan yang dirampas kembali oleh narapidana teroris dan kemudian dirakit menjadi bom. Bom yang berhasil dirakit itu, lanjut Rudy, sedianya akan dijadikan ranjau para narapidana teroris di Mako Brimob.

Namun, dalam proses sterilisasi, bom-bom yang telah dirakit itu telah diledakkan polisi. "Itulah yang dijadikan bahan bom buat ranjau nanti di sini dan sudah kami ledakkan semua. Ada banyak, ada cukup banyak, tadi bunyinya juga banyak. Ada ledakan, ada bridging," katanya. 

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto memastikan seluruh narapidana teroris yang sempat memberontak di Mako Brimob, Depok, sudah menyerah. "Lengkap, 155 teroris menyerah kepada aparat kepolisian Republik Indonesia," kata Wiranto dalam jumpa pers di Mako Brimob, Depok. {kompas.com}

 

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.