Menu

Items filtered by date: Kamis, 03 Mei 2018

Panglima TNI dan Kapolri Kompak "Nonton Bareng" Pertandingan PS Bhayangkara Vs PS Tira   

JAKARTA ;  Sinergitas TNI dan Polri semakin terjalin kompak. Kali ini kekompakan tersebut diperlihatkan oleh para petinggi TNI dan Polri didalam sebuah pertandingan sepak bola. 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian terlihat akrab sekali saat menyaksikan pertandingan PS Bhayangkara versus PS Tira.

Hadur juga mendampingi Panglima TNI yaitu Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Wakasal Laksdya TNI Achmad Taufiqoerrochman, Wakasau Marsdya TNI Wieko Sofyan.

Sedangkan Kapolri didampingi Wakapolri Komjen Pol. Drs. Syafruddin, M.Si., Danjen Akademi TNI Laksdya TNI Siwi Sukma Adji, Dansesko TNI Letjen TNI (Mar) R.M. Trusono, S.Mn., Irjen TNI Letjen TNI M. Herindra, M.A., M.Sc., Kabareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto dan Kalemdikpol Komjen Pol. Drs. Unggung Cahyono.

Para petinggi TNI dan Polri terlihat akrab menyaksikan pertandingan Sepak Bola Liga 1 antara PS Bhayangkara vs PS Tira (TNI Rakyat) dengan skor akhir 4:2 di Stadion PTIK Lemdik Polri, Kebayoran, Jakarta Selatan, Jumat (4/5/2018).

Sebelum pertandingan dimulai, ratusan Prajurit TNI dan Polri menampilkan Tarian Kolosal Sinergitas TNI-Polri, dengan tema “Sinergitas TNI Polri Siap Mengamankan Asian Games XVIII, Pilkada 2018 dan Pilpres 2019 NKRI Harga Mati”. { Agus Cahyono }

Read more...

Pangkohanudnas Tutup Latihan Hanud Perkasa A Tahun 2018

  • Published in Hankam

JAKARTA ; Pangkohanudnas Marsda TNI Imran Baidirus, S.E didampingi para pejabat Kohanudnas menutup latihan Hanud Perkasa - A Tahun 2018 melalui teleconference, bertempat di Pusat Operasi Pertahanan Udara Nasional Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (4/5/2018).

Pangkohanudnas Marsda TNI Imran Baidirus dalam amanatnya menyampaikan bahwa dinamika latihan Hanud Perkasa - A semakin memahami pentingnya mengasah kemampuan secara terus-menerus agar kemampuan setiap personel dalam mengaplikasikan dan mengimplementasikan perangkat lunak maupun perangkat keras pertahanan udara dapat diwujudkan secara nyata dalam bertugas.

Pangkohanudnas mengatakan bahwa walaupun pelaksanaan latihan ini sudah sesuai dengan rencana dan sasaran yang diharapkan oleh satuan namun profesionalisme tugas justru diukur dengan seberapa mampu personel maupun satuan dapat melaksanakan tugas-tugas Hanud sesuai dengan yang telah ditentukan. “Mengingat tugas-tugas ke depan akan terus berkembang seirama dengan kemajuan zaman, maka mutlak untuk menguasai bidang tugas masing-masing dengan baik,” katanya.

Lebih lanjut Marsda TNI Imran Baidirus menjelaskan bahwa pada pelaksanaan latihan tersebut ditemukan berbagai permasalahan terkait dengan kesiapan hardware serta software yang dimiliki untuk dijadikan bahan pemikiran dalam upaya pembangunan kemampuan dan kekuatan, jika dihadapkan pada tugas-tugas yang sebenarnya. “Para peserta latihan telah mencurahkan tenaga dan pikirannya semaksimal mungkin untuk mencapai tujuan ke sasaran,” ucapnya.

Pangkohanudnas Marsda TNI Imran Baidirus mengakhiri sambutannya memberikan tiga penekanan yaitu pertama, agar hasil temuan tim evaluasi dan tim penilaian menjadi perhatian bagi Wasit, Pengendali  maupun Pelaku untuk menyempurnakan pelaksanaan tugas dan materiil latihan perkasa di masa mendatang. Kedua Walaupun Latihan Hanud Perkasa ini sudah  ditutup  bukan bukan berarti latihan selesai, melainkan  para pelaku terus berlatih sesuai dengan siklus latihan yang telah diprogramkan.

Ketiga jadikan program latihan ini sebagai sarana mengasah kemampuan perorangan kesatuan dan Alutsista yang dimiliki agar kesiapsiagaan operasional semua unsur senantiasa terjaga agar dalam kondisi siap operasional. { Agus Cahyono} 

Read more...

Wapres Jusuf Kalla Prihatin Narkoba Intai Generasi Muda

Jakarta- Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) hadir dalam pemusnahan 2,647 ton sabu di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (4/5). Wapres JK mempertanyakan kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) serta Polri, berapa banyak narkoba yang lolos edar di Indonesia.

“Pertanyaannya,  kenapa begitu banyak ditangkap dan berapa yang kira-kira lolos? “ kata Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) .
JK mengaku prihatin  sebab bahaya narkoba mengintai generasi muda bangsa. Untuk itu, ia memerintahkan seluruh pihak terkait agar bekerja sama dalam pemberantasan narkoba.

Menurut JK dibutuhkan kerja sama dari semua pihak, salah satunya caranya yaitu semua pihak bisa mencegah, menghindari dan kemudian menangkap barang haram tersebut.

“Saya apresiasi kepada pihak BNN, kepolisian, imigrasi dan Angkatan Laut atas segala upayanya sehinga berhasil seperti ini,” tukas Wapres JK.
Pada moment pemusnahan narkoba tersebut turut hadir Ketua DPR Bambang Soesatyo, Dirut Bulog Budi Waseso, Ketua DPD Oesman Sapta Oedang, Kepala BNN Heru Winarko.

Selain itu, turut hadir Ketua Bakornas IPWL DPD GMDM Jawa Timur Agus Triwiyono,Spd (Agus kuncir)  yang juga sangat   mengapresiasi terhadap kinerja pihak BNN, kepolisian, imigrasi dan Angkatan Laut .

“ Pemusnahan barang Bukti narkoba seberat 2,647 ton telah banyak menyelamatkan generasi muda negeri ini,” ungkap Agus Triwiyono yang akrab disapa Agus Kuncir ini.

Ditegaskan Agus bahwa peredaran gelap narkoba adalah musuh kita bersama.Mari rapatkan barisan untuk membentengi diri kita dan keluarga serta masyarakat agar tidak mencoba-coba terhadap penyalahgunaan narkoba. Karenanya, imbuh Agus, dalam melaksanakan kegiatan itu, GMDM Jatim (Garda Mencegah dan Mengobati) tidak memandang agama, suku, maupun ras.

“ GMDM Jatim bertekad memerangi narkoba bersama BNN, Kepolisian, TNI, maupun lembaga lainnya termasuk peran masyarakat tanpa memandang agama, suku, maupun ras. ” tukas Agus Triwiyono.

Terkait adanya usulan berbagai pihak agar seorang pemakai tidak perlu ditangkap Ketua DPD GMDM ini mengamini hal tersebut. Menurut Agus yang harus ditangkap itu bandar dan pengedarnya.

“ Penangkapan terhadap pemakai tidak membuat efek jera,” tukas Agus seraya mengingatkan mereka (pemakai) hanya korban karena ditubuhnya sudah ada narkoba (kecanduan/sudah ada zat adiktif) karenanya wajib direhabilitasi, dibersihkan dari kecanduan/keadiktifannya.
“ Menurut Undang-undang yang berlaku, di bawah 0’(nol koma gram) wajib direhabilitasi,” papar Agus Triwiyono yang  dikenal sebagai sosok pengusaha yang peduli pada kesehatan masyarakat dan lingkungan hidup ini.(abdul syukur)

Read more...

TNI AU Hancurkan Empat Pesawat Tempur Asing di Natuna

  • Published in Hankam

RIAU ; Empat pesawat tempur F-16 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) berhasil mengejar dan menghancurkan empat pesawat asing jenis Hawk yang memasuki wilayah udara yurisdiksi nasional Indonesia secara illegal dan tanpa izin di atas perairan Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (4/5/2018).

Penangkapan pesawat asing tersebut, berawal ketika Satuan Radar 212 Ranai Lanud Raden Sadjad, Natuna  mendeteksi adanya empat pesawat tempur asing melakukan penerbangan di atas perairan Natuna wilayah Indonesia tanpa izin dan melakukan manuver dari Barat ke Timur tanpa melakukan komunikasi radio dengan Air Traffic Control (ATC).

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Satuan Radar 212 Ranai meneruskan informasi benda mencurigakan  kepada satuan atas dalam hal ini ke Pangkosekhanudnas I yang berkedudukan di Halim Perdanakusuma Jakarta.  Selanjutnya Pangkosekhanudnas I menggerakan empat Pesawat Tempur F-16 untuk melakukan pengejaran dan melakukan komunikasi dengan keempat pesawat asing tersebut. Namun komunikasi tidak dapat dilaksanakan bahkan keempat pesawat asing tersebut terus bermanuver yang membahayakan dan mengancam  pesawat F-16 TNI AU. Mereka tidak mengikuti perintah untuk  turun dan force down (memaksa mendarat) di Lanud Raden Sadjat.

Selanjutnya setelah menerima petunjuk dari komando atas,  Pangkosekhanudnas 1 memerintahkan Penerbang Pesawat Tempur F-16 untuk segera melakukan tindakan tegas dengan menghancurkan empat pesawat tersebut di udara.

Sementara itu, Pangkosekhanudnas I juga memerintahkan unsur radar untuk melaksanakan pengamatan saat penghancuran berlangsung. Pada saat yang bersamaan, Denhanud 473 Paskhas melaksanakan Hanud Titik dan siaga penembakan mengantisipasi adanya sasaran yang berhasil lolos ke daerah obyek vital nasional. Perwira Hanud Pasif Kosekhanudnas I melaksanakan koordinasi dengan instansi-instansi terkait dari obyek vital nasional, komando kewilayahan dan instansi lainnya untuk mengantisipasi adanya bahaya serangan udara. KRI Bung Tomo berkemampuan Hanud sebagai gap filler apabila ada sasaran yang masuk ke wilayah perairan Natuna.

Dengan koordinasi dan kerja sama yang akurat, akhirnya empat pesawat tempur  asing jenis Hawk yang memasuki wilayah udara yurisdiksi nasional Indonesia tanpa ijin berhasil dihancurkan oleh Pesawat Tempur F-16 milik TNI Angkatan Udara.

Kejadian tersebut diatas bagian dari skenario hari terakhir Latihan Hanud “Perkasa A Tahun 2018” yang dilaksanakan oleh Kohanudnas di Lanud Raden Sadjad Ranai, Natuna dalam rangka menguji kesiapan personel maupun Alutsista menghadapi ancaman yang datang lewat udara terhadap kedaulatan Negara Kesatuan Repbulik Indonesia. {Agus Cahyono}

 

Read more...

Komisi VI DPR Apresiasi Jasa Marga dan PT JSB Kawal Arus Mudik- Balik Lebaran 2018

  • Published in Bumn

SEMARANG ; UNTUK memastikan arus mudik dan balik Lebaran 2018 (Idul Fitri 1439 H) berjalan dengan lancar, para anggota Komisi VI DPR RI mengunjungi proyek Jalan Tol Batang-Semarang, Jumat, 3 Mei 2018. 

Kunjungan para anggota komisi VI DPR ke salah satu ruas jalan tol yang akan menjadi salah satu jalur fungsional itu, bertujuan untuk meninjau kesiapan sarana dan prasarana proyek tol sepanjang 75 Km tersebut.

Rombongan anggota Komisi IV SPR dipimpin oleh Dito Ganinduto dan Inas Nasrullah Zubir, menyambangi Simpang Susun Krapyak, Semarang.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Desi Arryani menjabarkan dihadapan para anggota Komisi IV DPR mengatakan, proyek Jalan Tol Batang-Semarang bisa menjadi jalur fungsional mulai dari Ruas Batang hingga Ruas Krapyak sepanjang 75 Km.

Menurut Desi, pihaknya akan membuka secara fungsional proyek yang menjadi bagian dari Trans Jawa tersebut pada H -10 hingga H +10 Lebaran 2018.

“Pada lebaran tahun ini, kami (Jasa Marga beserta anak usaha) membuka proyek Jalan Tol Semarang-Batang dari Ruas Batang hingga Simpang Susun Krapyak sebagai jalur fungsional. Jika tahun lalu proyek-proyek jalan tol tersebut dibuka secara darurat, kali ini digunakan sebagai fungsional. Artinya, ada satu jalur dengan dua lajur yang dibuka untuk pemudik,” jabarnya kepada anggota Dewan.

Lebih lanjut, Desi menjelaskan bahwa pihaknya telah memastikan fasilitas untuk kenyamanan dan keamanan para pemudik di pertengahan bulan Juni 2018 nanti, seperti kesiapan perkerasan beton, serta Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau _rest area_ di jalur fungsional.

Oleh karena itu, Desi melanjutkan, dengan dijadikannya proyek Jalan Tol Batang-Semarang sebagai jalur fungsional saat arus mudik dan balik nanti, Jasa Marga beserta PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) telah menyiapkan sejumlah 4 _rest area_ dan _4 parking bay_ sementara di sepanjang jalur fungsional.

Pimpinan anggota Komisi VI DPR RI Dito Ganinduto mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Jasa Marga dan PT JSB dalam mengawal arus mudik dan balik Lebaran 2018. Ia berharap bahwa arus mudik tahun ini akan lebih baik lagi dari tahun sebelumnya, mengingat pada Lebaran kali ini, Jasa Marga telah membuka jalur-jalur fungsional yang akan menghubungkan sebagian besar wilayah di Pulau Jawa.

“Dengan diberlakukannya jalan tol fungsional ini, berarti tol dari Jakarta sampai ke Surabaya hampir bisa seluruhnya digunakan pada saat arus mudik atau arus balik nanti,” tukasnya.

Proyek Jalan Tol Batang-Semarang yang dibagi menjadi 5 seksi diproyeksikan akan rampung pada akhir tahun 2018. Hingga awal bulan Mei 2018, progres pembangunan konstruksi proyek Jalan Tol Batang-Semarang telah mencapai 78%. Sedangkan dari sisi pembebasan lahan, PT JSB telah berhasil membebaskan 98,17% dari seluruh kebutuhan lahan proyek. {Abus}

Read more...

Kinerja Garuda Mulus, Pendapatan Operasional Meningkat

  • Published in Bumn

JAKARTA ; PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berhasil membukukan pendapatan operasional kuartal I 2018 sebesar 983 juta dolar AS, tumbuh 7,9 persen dibanding periode sama tahun 2017 sebesar 910,7 juta dolar AS.

Saat yang sama perseroan juga berhasil menekan kerugian hingga 36,5 persen pada kuartal I 2018 menjadi 64,3 juta dolar AS, dari sebelumnya sebesar 101,2 juta dolar AS kuartal I 2017.

"Pertumbuhan kinerja operasional didorong efisiensi, peningkatan jumlah penumpang, peningkatan angkutan kargo, peningkatan utilisasi pesawat serta peningkatan kinerja anak perusahaan," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury, di Jakarta, Kamis.

Menurut Pahala, di tengah tren penurunan kinerja operasional industri penerbangan global, meningkatnya harga bahan bakar avtur, serta menguatnya mata uang dolar AS terhadap valuta uang lainnya, Garuda Indonesia justru berhasil mempertahankan pertumbuhan positif kinerja operasional dan keuangan.

"Pencapaian ini menjadi momentum untuk terus memperkuat kinerja operasional di tengah iklim industri penerbangan yang kurang kondusif di periode Januari - Maret 2018 yang merupakan periode low season", tegas Pahala.

Dengan pertumbuhan positif pada kuartal I 2018 diharapkan kinerja operasional dapat terus berlanjut hingga akhir tahun, dengan proyeksi keuntungan bisa mencapai 8,7 juta dolar AS.

Ia menjelaskan, kinerja rute internasional pada periode Januari - Februari 2018 yang masih mengalami tekanan akibat dampak "travel warning" erupsi Gunung Agung oleh sejumlah negara pada awal tahun 2018.

Hingga kuartal I 2018, Garuda Indonesia mencatat jumlah penumpang sebanyak 8,8 juta, meningkat lima persen, sementara kargo yang diangkut juga meningkat sebesar 3,2 persen menjadi 111,9 ribu ton.

Adapun tingkat ketepatan waktu penerbangan (on time performance/OTP) mencapai 88,8 persen, naik dibandingkan OTP pada tahun 2017 sebesar 86,5 persen. Sementara, tingkat keterisian penumpang (SLF) mencapai 71,4 persen, demikian juga tingkat utilitas pesawat melonjak dari 9,19 jam menjadi 9,41 jam.

"Pertumbuhan positif kuartal I 2018 ditunjang peningkatan pendapatan anak usaha (subsidiaries & strategic business unit) sebesar 28,4 persen. Perseroan juga konsisten terus meningkatkan capaian pendapatan kargo yang pada Q1-2018 ini tumbuh sebesar 9,1 persen menjadi 61.3 juta dolar AS," ujar Pahala.

Sementara itu melalui upaya Garuda Indonesia Group dalam memaksimalkan potensi pasar low cost carrier (LCC), Citilink berhasil mencatatkan pertumbuhan penumpang hingga 20,8 persen menjadi 3,2 juta penumpang, meningkat signifikan sebelumnya 2.6 juta penumpang.

Sepanjang Q1-2018 perseroan juga mengembangkan jaringan penerbangan dengan membuka sejumlah rute baru yang diantaranya adalah rute Denpasar - Xi`an, Denpasar - Zhengzhou,Makassar - Selayar, Makassar - Palembang, hingga Jakarta - Sorong, Dengan demikian saat ini Garuda Indonesia melayani penerbangan ke lebih dari 90 destinasi terdiri dari 22 destinasi internasional dan 68 destinasi domestik. {red}

 

 

 

 

Read more...

Komandan Satrad 212 Ranai Tinjau Kesiapan Alutsista Radar

  • Published in Hankam

RIAU ; Komandan Satuan Radar (Satrad) 212 Ranai Mayor Lek Ida Bagus Surya Darma S.T. bersama dengan tim Pengawas dan Pengendali dari Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) meninjau kesiapan Alutsista Radar TRS-2215 dan personel dalam rangka mendukung Latihan Hanud “Perkasa A Tahun 2018”, bertempat di Ruang Operasi Airnets, Posko Hanud Satrad 212, Lanud Raden Sadjad Ranai, Natuna, Kamis (3/5/2018).

Komandan Satrad 212 Ranai Mayor Lek Ida Bagus Surya Darma mengatakan bahwa tugas dan fungsi utama Satuan Radar adalah untuk mengawasi dan memantau segala pergerakan dalam wilayah udara Indonesia. “Satuan Radar 212 adalah kesatuan yang berada di bawah Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohahudnas), yang diawaki oleh personel TNI AU,” ucapnya.

“Satrad 212 Ranai mengoperasikan Alutsista dan melakukan pembinaan personel dalam melakukan operasi pertahanan udara, untuk melaksanakan deteksi dini dan mengguide atau mengarahkan pesawat tempur sergap terhadap sasaran yang melaksanakan pelanggaran kedaulatan wilayah di udara,” ujar Mayor Lek Ida Bagus Surya Darma.

Ditambahkan oleh Komandan Satrad 212  Ranai bahwa tugas dari satuan tersebut adalah memonitor pesawat yang memasuki wilayah udara yurisdiksi nasional Indonesia secara illegal dan melanggar batas wilayah NKRI, selanjutnya memberikan informasi maupun data kepada satuan atas dalam hal ini ke Pangkosekhanudnas I yang berkedudukan di Halim Perdanakusuma Jakarta. Sedangkan perwira yang berkualifikasi Ground Control Intercept (GCI) yaitu mengarahkan pesawat tempur ke sasaran, apabila ada yang melanggar batas wilayah NKRI.

“Apabila ada pesawat yang melanggar batas kewilayahan, maka Komandan Satuan Radar melaporkan ke Panglima Komando Sektor Hanudnas I, kemudian dilanjutkan ke Pangkohanudnas. Tindakan yang dilakukan adalah deteksi dini dari sensor-sensor radar, identifikasi elektronik dan korelasi data di Posek, dan identifikasi visual  dengan mengerahkan pesawat tempur sergap serta untuk melakukan penindakan yang diantaranya membayang-bayangi, pengusiran, penghancuran maupun force down (memaksa mendarat) dan dikendalikan oleh Perwira GCI,” ujar Mayor Lek Ida Bagus Surya Darma, ST.

Latihan Hanudnas “Perkasa A Tahun 2018” yang berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 30 April  sampai 4 Mei 2018 dan dilaksanakan oleh Kohanudnas di Lanud Raden Sadjad Ranai, Natuna, adalah dalam rangka menguji kesiapan personel maupun Alutsista menghadapi ancaman yang datang lewat udara terhadap kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pelaksanaan Latihan Hanudnas “Perkasa A Tahun 2018” adalah untuk mengetahui kemampuan dan kesiapsiagaan satuan pelaksana beserta unsur-unsur pertahanan udara yang berada dijajaran Kohanudnas (Komando Pertahanan Udara Nasional) dengan melibatkan tiga matra baik dari TNI AD (Arhanud), TNI AL (KRI berkemampuan Hanud), TNI AU (Radar, Pesawat TS, Denhanud, Lanud) dalam mengamankan wilayah udara nasional yang menjadi  tanggung jawab Kosekhanudnas I yang meliputi Riau, Laut Natuna Utara, Kalimantan Barat, Laut Jawa, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan sebagian Samudera Indonesia.

Autentikasi : Plt. Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) H. Agus Cahyono

 

Read more...

Jasa Marga Beberkan Strategi untuk Mudik/Balik Lebaran di JMW 2018

  • Published in Bumn

JAKARTA ; Guna memberikan informasi terkait korporasi secara menyeluruh kepada masyarakat, tahun ini PT Jasa Marga (Persero) Tbk. turut berpartisipasi dalam gelaran Jakarta Marketing Week 2018 (JMW 2018).

Dalam _event_ yang digelar pada tanggal 2-8 Mei 2018 tersebut, Jasa Marga yang memegang peranan cukup penting terkait pelaksanaan mudik Lebaran 2018, menjabarkan strategi-strategi yang dilakukan oleh Perseroan untuk mengamankan arus mudik/balik pada bulan Juni mendatang.

Selain Jasa Marga, para instansi terkait di bawah supervisi Kementerian BUMN pun menjabarkan strateginya dalam pelaksanaan arus mudik/balik Lebaran 2018, seperti Kereta Api Indonesia, Garuda Indonesia, Jasa Raharja, Pelindo II, Angkasa Pura II, Pelni, dan Telkomsel.

Corporate Secretary Jasa Marga Agus Setiawan berkesempatan menjadi pembicara dalam _talkshow_ pada agenda hari pertama JMW 2018 (2 Mei 2018) yang bertajuk “Mudik 2018 Aman dan Nyaman”. Di hadapan para pengunjung pameran yang digelar oleh MarkPlus, Inc., Agus menjelaskan terkait peran Jasa Marga dalam pelaksanaan arus mudik/balik Lebaran 2018.

Menurut Agus, pada Lebaran 2018 ini, Jasa Marga telah menyiapkan sejumlah strategi, di antaranya adalah mengoperasikan jalur-jalur tol fungsional yang terdiri dari Jalan Tol Batang-Semarang (Ruas Batang-Krapyak), Jalan Tol Solo-Ngawi (Ruas Salatiga-Kertasura), Jalan Tol Ngawi-Kertosono (Ruas Wilangan-Nganjuk), dan Jalan Tol Pandaan-Malang (Ruas Pandaan-Purwodadi).

“Untuk mendukung pelayanan lalu lintas, Jasa Marga mengoperasikan jalur-jalur tol fungsional. Jalur fungsional tersebut merupakan proyek-proyek yang belum selesai, tapi sudah bisa dilalui dengan nyaman dan aman. Kami buka untuk membantu kelancaran arus lalu lintas,” papar Agus.

Selain itu, untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para pengguna jalan tol, Agus menjelaskan, bahwa Jasa Marga selain meningkatkan pelayanan di _rest area_ eksisting, pada tahun ini Jasa Marga juga mengoperasikan _rest area_ fungsional Lebaran, serta _parking bay_ di Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Tol Palikanci. Jasa Marga juga, lanjut Agus, telah menambah sarana sistem informasi dan komunikasi, yaitu Variable Message Sign (VMS), Remote Traffic Microwave Sensor (RTMS), CCTV, dan VMS Mobile.

Lebih lanjut, Agus menambahkan, selain melakukan persiapan yang bersifat internal, Jasa Marga juga turut berkontribusi dalam program “Mudik Bareng” yang diprakarsai oleh Kementerian BUMN. Jasa Marga, diakui Agus, telah melakukan sosialisasi mengenai program Mudik Bareng tersebut sejak jauh-jauh hari, dengan harapan masyarakat mendapatkan informasinya dengan baik.

“Pada Mudik Bareng BUMN tahun ini, Jasa Marga telah menyiapkan armada bus yang jumlahnya dua kali lipat dibandingkan tahun lalu, sehingga diharapkan dapat membawa pemudik lebih banyak lagi,” tutupnya.

Selain itu, pada gelaran JMW 2018 yang diselanggarakan setiap tahun tersebut, Jasa Marga membuka _stand_ yang berisikan informasi terkait Perseroan. Para pengunjung yang ingin mengetahui informasi seputar Jasa Marga dan _update_ seputar kesiapan mudik Lebaran 2018, dapat mengunjungi _stand_ yang dibuka untuk umum selama 7 hari tersebut. [abus}

 

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.