Menu

Items filtered by date: Selasa, 15 Mei 2018

TNI AD Terima Delapan Helikopter Apache

  • Published in Hankam

JAKRTA ; TNI AD menerima delapan unit helikopter serang AH-64E Apache buatan Amerika Serikat. Penerimaan tersebut, ditandai dengan penyerahan helikopter AH-64E Apache secara simbolis dari Menhan RI Ryamizard Ryacudu kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. diwakili Aslog Panglima TNI Laksda TNI Ir. Bambang Nariyono, M.M., bertempat di Lanud TNI AD Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (16/5/2018).

Sementara itu, penandatangan naskah berita acara serah terima delapan unit Apache dilakukan oleh Kabaranahan Kemhan RI Laksda TNI Agus Setiadji, S.A.P., Aslog Panglima TNI Laksda TNI Ir. Bambang Nariyono, M.M., Aslog Kasad Mayjen TNI Irwan, dan Danpuspenerbad Mayjen TNI Stephanus Tri Mulyono disaksikan Menhan RI Ryamizard Ryacudu, Kasad Jenderal TNI Mulyono dan Wakil Kepala Perwakilan Permerintah Amerika Serikat. Menutup rangkaian penerimaan delapan Apache tersebut, dilakukan pentasbihan secara simbolis oleh Menhan RI, Aslog Panglima TNI dan Kasad, dengan penyiraman air kembang ke badan pesawat. {Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman}

 

 

 

Read more...

Panglima TNI : Prajurit Harus Pegang Teguh Sifat Satria Dalam Melaksanakan Tugas

  • Published in Hankam

MAGELANG ; "Pegang teguh sifat satria dalam melaksanakan tugas serta jadikan integritas profesionalisme, disiplin, loyalitas moral dan etika sebagai tolak ukur dalam mencapai sukses untuk berkarir yang lebih tinggi, demikian dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., saat memberikan pengarahan di hadapan 270 siswa Pendidikan Pertama (Dikma) Perwira Prajurit Karier Tentara Nasional Indonesia (PK TNI), terdiri dari 226 siswa pria (102 TNI AD, 69 TNI AL, 55 TNI AU) dan 44 siswa wanita (27 TNI AD, 11 TNI AL, 6 TNI AU), di Lapangan Sapta Marga, Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (15/5/2018).

Panglima TNI menegaskan bahwa profesi sebagai prajurit TNI merupakan suatu tantangan yang sekaligus kehormatan, karena melaksanakan tugas-tugas negara. “Jadikanlah sifat ksatria sebagai metode untuk meningkatkan motivasi dan dedikasi disertai disiplin dan keteguhan hati sebagai prajurit TNI dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” katanya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, keberhasilan yang dicapai saat ini merupakan langkah awal dari pengabdian para perwira kepada bangsa dan negara melalui TNI. Untuk itu, dalam upaya meningkatkan profesionalisme sebagai prajurit karier, para perwira dituntut untuk selalu belajar dan berlatih guna meningkatkan kapasitas integritas pengetahuan dan wawasan serta memelihara kesemaptaan jasmani yang prima.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa para perwira nantinya dituntut untuk senantiasa mengikuti perkembangan, mempersiapkan diri dan bersama-sama dengan komponen bangsa menghadapi seluruh ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan terhadap kedaulatan NKRI serta keselamatan bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

“Saya perintahkan kepada para perwira sekalian untuk tidak berpuas diri sampai di sini. Rasa bangga dan semangat yang menjiwai pelantikan pada hari ini harus menjadi pemicu dan pondasi awal dalam menggembleng dan membina diri, tidak hanya untuk diri pribadi selaku manusia tetapi juga bagi TNI, masyarakat, bangsa dan negara” tegasnya.

Di hadapan 270 siswa Dikma PK TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa sebagai perwira terikat kepada Kode Etik Perwira yaitu Budi Bhakti Wira Utama yang merupakan perwujudan tekad pengabdian dan nilai moral yang harus dihayati dan dilaksanakan dalam kehidupan keprajuritan. “Selain itu, Sapta Marga dan Sumpah Prajurit beserta Delapan Wajib TNI harus senantiasa menyatu secara utuh dalam diri pribadi dan diimplementasikan dalam sikap dan perilaku sehari-hari sebagai prajurit,” ujarnya.

Diakhir pengarahannya, Panglima TNI menjelaskan bahwa dihadapkan pada kondisi saat ini yang penuh dengan dinamika sebagai implikasi perkembangan lingkungan strategis, baik global dan regional maupun nasional serta berbagai ancaman nyata terhadap kedaulatan negara sebagai konsekuensi profesi yang berkaitan langsung dengan instansi negara dan bangsa, seorang Perwira harus selalu mengikuti perkembangan lingkungan strategis sehingga mampu mengantisipasi berbagai kemungkinan yang mempengaruhi pelaksanaan tugas yang diemban.

Adapun Siswa Dikmapa PK TNI yang mendapatkan prestasi terbaik di masing-masing Angkatan, yaitu dr. Vito Cambodiawan (TNI AD) dengan nilai prestasi 821.56, Eko Bayu Dharma Putra, S,Si. (TNI AL) dengan nilai prestasi 807.93 dan Erik Takhir Mizan, S.E. (TNI AU) dengan nilai prestasi 811.97. Sedangkan prestasi terbaik wanita yaitu dr. Dyah Listyaningtyas (TNI AL) dengan nilai prestasi 823.63. {Kolonel Sus Taibur Rahman}

 

Read more...

Kasum TNI : Pemimpin TNI Masa Depan Memiliki Tugas dan Tantangan yang Tidak Ringan

  • Published in Hankam

BANDUNG ; Di era kemajuan zaman yang semakin modern ini, generasi penerus Pemimpin TNI masa depan memiliki tuntutan dan tantangan tugas yang tidak semakin ringan. Oleh karena itu, pemahaman awal terhadap kemampuan Agility Leadership  guna  memberikan bekal kepada para Perwira Siswa (Pasis) untuk dapat  mengimplementasikannya dalam  tugas, peran dan fungsinya serta bisa dijadikan sebagai inspirasi yang cerdas bagi para Pasis dalam memimpin satuannya di masa yang akan datang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. saat memberikan ceramah dengan judul “Agility Leadership” di hadapan 150 Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) XLV Sesko TNI TA. 2018, terdiri dari 59 Pasis TNI AD, 42 Pasis TNI AL, 38 Pasis TNI AU, 6 Pasis Polri dan 5 Pasis mancanegara dari Singapura, Australia, India, Managascar dan Malaysia, bertempat di Gedung Grha Adibrata, Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/5/2018).

“Melalui forum ini para Pasis dapat meningkatkan kualitas diri yang tidak hanya terampil, cerdas, dan kompetitif semata, namun memiliki kualitas, etika dan moralitas yang tinggi, integritas yang dibanggakan serta loyalitas yang kuat sebagai hal mendasar dalam mewujudkan kepemimpinan dalam menghadapi tantangan pada masa mendatang,” harap Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan.

Kasum TNI menyampaikan bahwa pengertian Agility Leadership dan Leadership Agility menurut Rhenald Kasali adalah sebuah kemampuan yang dibangun terus menerus agar mampu merespons perubahan dengan tangkas, efektif, tepat waktu dan berkelanjutan. Sedangkan Leadership Agility adalah standar berkualitas tinggi, tapi juga terbuka untuk berubah dan memahami saat cara lama dalam bekerja tidak lagi efektif.

Lebih dalam Kasum TNI menjelaskan bahwa konsep kepemimpinan menurut John C. Maxwell sebenarnya begitu kaya namun  rumit tetapi dapat disederhanakan menjadi lima tingkatan, yaitu kepemimpinan dasar (rights/hak), perkenanan (relationships/hubungan), produktivitas (results/hasil), mengembangkan orang lain (reproduction/reproduksi) dan puncak kepemimpinan (respect/rasa hormat).

Menurut Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, untuk mengembangkan kemampuan Agility Leadership,  para Perwira Siswa harus dapat melakukan tiga hal yaitu  : Pertama, pemimpin yang berani melakukan perubahan dan harus memiliki kejelasan visi, keberanian bertindak, melihat program perubahan sebagai tantangan pribadi, kemampuan menggalang dukungan, menumbuhkan komitmen, keberanian berada di dalam kontiversi, kemampuan mengindentifikasikan simbol-simbol yang mencerminkan suasana baru dan kemampuan memberikan umpan balik (feed back).

Kedua, pemimpin mampu melangkah kedepan dan mengambil keputusan. Pemimpin harus waspada terhadap segala bentuk intrik dan perubahan di lingkungan eksternal. Kewaspadaan ini harus segera ditindaklanjuti guna merespons secara cepat dan tepat, dan mengambil langkah-langkah yang tepat.  Ketiga, pemimpin mampu tentukan pilihan dan mempengaruhi orang lain. Salah satu tugas terpenting seorang pemimpin adalah untuk menentukan yang terbaik bagi organisasi dan para anggotanya.

Lebih lanjut Kasum TNI menyampaikan bahwa pemimpin harus dapat merangkul dan mempengaruhi massa. Menurutnya, kepemimpinan adalah suatu upaya mempengaruhi kegiatan pengikut melalui proses komunikasi untuk mencapai tujuan tertentu. “Penanaman pengaruh dari pimpinan kepada anak buah akan tercapai apabila seorang pemimpin mampu memberikan contoh-contoh tindakan yang terpuji,” ucapnya.

“Misalnya memberikan contoh disiplin, seorang pemimpin harus datang lebih awal dalam setiap kesempatan, lebih awal masuk kantor, lebih awal untuk masuk dalam suatu rapat atau acara-acara resmi maupun tidak resmi (formal dan nonformal),” kata Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan.

Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan mengatakan bahwa dengan disiplin pada acara penting seperti itu, biasanya anak buah akan segan dan meneladaninya. “Pemimpin yang efektif dapat dinilai dari kemampuannya untuk mempengaruhi orang lain,” katanya.

 

Autentikasi : Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman

 

 

Read more...

Satgas Pamrahwan Yonif Raider 515 Kostrad Bersama Polres Seram Musnahkan Ribuan Botol Minuman Keras 

  • Published in Hankam

AMBON : Satgas Pamrahwan Maluku Yonif R 515 Kostrad bersama Polres Seram Bagian Barat Maluku menggelar pemusnahan minuman keras dari berbagai merk dan jenis di Mapolres Seram Bagian Barat, Selasa (15/5/2018).

Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 1060 liter miras tradisional jenis Sofii dan Sagero dimusnahkan, yang merupakan hasil Operasi Pekat dan Cipta Kondisi jelang dan saat Bulan Suci Ramadhan.

Turut hadir dalam acara pemusnahan Miras, Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Agus Setiawan, SIK., Wakapolres Seram Bagian Barat Kompol Bachri Hehanusa Bupati Seram Bagian Barat Bp Drs M. Yassin Payapo, 

Kepala Kejaksaan Seram Bagian Barat Samsidar Mono Arfa.SH, Kalapas 2B Piru Bp Saiful Saril, Danki II Satgas Pamrahwan Maluku Yonif R 515 Kostrad Kapten Inf Iwan Purwanto, Danramil 1502-07/Piru Kapten Inf Ato Laturake, Bp. Ustd Wael, Bp. Pejabat Negeri Eti Seram Bagian Barat dan turut di saksikan Tamu undangan serta beberapa insan pers salahsatunya Pensatgas Yonif R 515 Kostrad.

Kegiatan pemusnahan minuman keras diawali dengan sambutan Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Agus Setiawan, SIK., Sambutan oleh Bupati Seram Bagian Barat Bp Drs M.Yasin Payapo, dilanjutkan penandatanganan berita acara Perwakilan Tokoh Masyarakat Tokoh Agama perwakilan wartawan media cetak, Selanjutnya, secara bersamaan, minuman keras yang siap dimusnahkan, ditumpahkan dari wadah atau jerigen yang digunakan ke tempat pemusnahan yang telah disiapkan.

“Ini hasil tangkapan melalui razia di lapangan dan juga sebagian merupakan temuan terhadap minuman yang tak bertuan di beberapa titik atau lokasi produksi yang ada di kabupaten Seram Bagian Barat mengingat tidak lama lagi akan memasuki Bulan Suci Ramadhan", ungkap Kapolres.

Danki II Satgas Kapten Inf Iwan Purwanto menambahkan bahwa hasil dalam pemusnahan Miras ini, di samping kita sebentar lagi akan menjalankan Ibadah Puasa di Bulan Suci Ramadhan yaitu juga merupakan bukti keseriusan Sinergitas TNI Polri dalam hal ini Satgas Yonif R 515 Kostrad dengan Polres Seram Bagian Barat  beserta jajaran untuk meminimalisir bahkan berupaya untuk memberantas peredaran minuman keras yang menjadi salah satu penyakit masyarakat yang berpotensi dapat menganggu Kamtibmas.

"Dengan adanya pemusnahan miras dan penyitaan barang bukti ini, maka dengan sisa waktu yang ada sebelum kami Purna Tugas, ke depan akan lebih meningkatkan kerjasama antara Satags Pamrahwan Maluku  Yonif R 515 Kostrad bersama Polres Seram Bagian Barat dalam upaya memberantas Miras, dan tentunya juga diharapkan kerjasama yang baik dengan pemerintah dan seluruh komponen masyarakat Seram Bagian Barat, " tutup Kapten Inf Iwan Purwanto {Saleh Tuhateru}

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.