Menu

Items filtered by date: Minggu, 13 Mei 2018

Bakamla RI Hadiri Expert Level Meeting dengan India

BALI ; Badan Keamanan Laut {Bakamla} RI menghadiri Informal Expert Level Meeting between Indonesia and India on Maritime Security Cooperation yang diselenggarakan di Legian, Bali, beberapa waktu lalu.

Delegasi Indonesia diketuai oleh Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional, Kementerian Luar Negeri Dr. iur. Damos Dumoli Agusman, S.H., M.A dan Direktur Latihan Laksamana Pertama TNI Eko Jokowiyono, S.E., M.Si dari Bakamla RI.

Hadir juga pada kegiatan ini kementerian dan lembaga yang terkait dengan ranah kerja sama di bidang keamanan maritim, seperti Bakamla RI, TNI AL, dan Kementerian Pertahanan. 

Dalam kesempatan ini, delegasi India diketuai oleh Dubes India di Jakarta yaitu H.E. Pradeep Kumar Rawat.

Pertemuan bilateral ini merupakan wadah diskusi mengenai kerja sama di bidang keamanan maritim antara Indonesia dengan India. Kerja sama yang dibentuk antara lain di bidang peningkatan kapasitas personel, working group, dan juga workshop, yang akan diselenggarakan secara bertahap dan berkesinambungan.

Dalam ajang ini, pihak Bakamla RI menyampaikan bahwa saat ini sedang diadakan penjajakan kerja sama dengan India Coast Guard terkait peningkatan kapasitas personel. Selain itu, pembuatan suatu forum bilateral dalam bentuk Working Group on Maritime Security juga sedang diformulasi. 

"Bakamla RI juga merencanakan pelaksanaan workshop di bidang keamanan laut yang juga turut mengundang negara-negara ASEAN, terang Laksamana Pertama TNI Eko Jokowiyono. {Mardiono}

 

Read more...

Sambut Ramadhan 1439 H, Prajurit dan PNS Mabes TNI Ikuti Ceramah Rohani

CILANGKAP ; Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. bersama segenap Prajurit dan PNS Mabes TNI serta Ibu-ibu Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI Pragati Wira Anggini (IKKT PWA) mengikuti ceramah rohani islam yang disampaikan oleh K.H. Mulyadi Efendi, S.Ag., M.A., bertempat di Masjid Sudirman Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (14/5/2018). 

Dalam ceramahnya, K.H. Mulyadi Efendi menyampaikan tentang upaya dan bekal yang harus dipersiapkan dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1439 H, antara lain mempersiapkan iman, membekali diri dengan ilmu, memiliki tekad yang kuat serta memanfaatkan setiap waktu yang ada. {Kolonel Sus Taibur Rahman}

 

Read more...

KSPI Mengutuk Aksi Terorisme

Jakarta-  Komite Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan buruh Indonesia mengutuk keras aksi terorisme di 3 (tiga) lokasi yang terletak di Surabaya, rusun Wonocolo Sidoarjo, dan Mapolrestabes Surabaya yang terjadi dalam dua hari terakhir ini.

"Buruh Indonesia dan KSPI mengutuk keras aksi terorisme dan meminta Pemerintah mengusut tuntas dalang serta motif di balik serangan terorisme tersebut," demikian disampaikan Presiden KSPI Said Iqbal di Jakarta, Senin (14/5/2018).

Menurut Iqbal, serangan tersebut merupakan suatu bentuk teror yang bertujuan menakut-nakuti warga. Namun demikian, menurutnya, rakyat Indonesia tidak bisa ditakut-takuti dengan kekerasan. KSPI mendukung langkah-langkah pihak Kepolisian dan pemerintah Indonesia dalam menyelesaikan dan memberantas paham terorisme dan bentuk kekerasan lainnya.

Said Iqbal berpendapat, suburnya terorisme serta kekerasan adalah karena rasa ketidakadilan yang terusik dan kemiskinan. "Kekerasan dan kemiskinan merupakan tempat tumbuh suburnya aksi aksi kekerasan lainnya," tegasnya.

Oleh karena itu KSPI berharap Pemerintah mempersempit gap antara orang kaya dan orang miskin. Gini rasio harus diturunkan. Salah satunya adalah dengan tidak memperlakukan kebijakan upah murah dan menghengtikan TKA China buruh kasar masuk ke Indoensia.

"Dengan demikian, dari dua kebijakan ini diharapkan kesenjangan pendapatan, angka kemiskinan, dan pengangguran bisa diselesaikan secara bertahap. Sehingga paham terorisme dan bentuk kekerasan tidak tumbuh subur di Indonesia," katanya.

Iqbal menilai sangat aneh jika di Indonesia, menurut majalah forbes 10 orang terkaya kekayaannya bertambah ratusan trilyun rupiah tapi secara bersamaan daya beli masyarakat turun. Secara bersamaan justru diberlakukan upah murah dengan PP No 78 tahun 2015 dan membanjirnya TKA China unskilled worker.

Dalam hal ini, KSPI dan buruh Indonesia akan mengkampanyekan anti kekerasan dan terorisme dengan #SaveIndonesia dan #StopTerorisme.(AS)

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.