Menu

Items filtered by date: Selasa, 01 Mei 2018

Panglima TNI : Tingkatkan Kualitas Personel Babinkum TNI

  • Published in Hankam

CILANGKAP ; Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meminta Kepala Babinkum TNI yang baru Brigjen Joko Purnomo mampu meningkatkan kualitas dan kapasitas personelnya dalam mengantisipasi tantangan tugas yang semakin kompleks di masa mendatang. Hal ini sebagai dampak kemajuan teknologi, perubahan spektrum ancaman, dan dinamika lainnya.

Permintaan tersebut diungkapkan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P saat memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kababinkum TNI dari Mayjen TNI Markoni, S.H, M.H. kepada Brigjen TNI Joko Purnomo, S.H., M.H. di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (2/5/2018).

Panglima TNI mengatakan, serah terima jabatan merupakan dinamika bagi tumbuh dan berkembangnya suatu organisasi. "Alih tugas dan jabatan juga merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang dilaksanakan secara berkesinambungan untuk lebih mendinamisasikan kehidupan organisasi dalam mewujudkan suasana kerja yang efektif, dan efisien sesuai perkembangan situasi dan kondisi tugas," ujarnya.

Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, menyampaikan bahwa pergantian pejabat diharapkan dapat membawa suasana segar dan menumbuh-kembangkan gagasan-gagasan baru dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI. “TNI sebagai sebuah institusi pertahanan negara dituntut untuk memberikan arah kebijakan dalam bidang pertahanan dan keamanan negara, serta turut mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki komitmen, karakter, kompetensi, dan militansi dihadapkan dengan tuntutan tugas,” ujarnya.

“Babinkum TNI sebagai pengemban fungsi Hukum agar lebih mengoptimalkan pembinaan hukum di satuan-satuan TNI, dan diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada prajurit tentang ketentuan hukum yang berlaku bagi prajurit TNI, sehingga dapat menjauhi pelanggaran hukum ,” kata Panglima TNI.

Panglima TNI menyampaikan bahwa Babinkum TNI dapat memberikan kontribusi terbaik, menunjukkan dedikasi tinggi, mengedepankan profesionalisme dimanapun berada dan bertugas, bertindak secara proporsional dan bijaksana serta memegang teguh kewibawaan aparat hukum.

Di akhir sambutannya Panglima TNI juga menekankan, dimasa yang akan datang, Babinkum harus memberikan saran dan tinjauan hukum sebelum dilaksanakannya suatu latihan maupun Operasi Militer. “Segala upaya didalam pembinaan hukum juga harus berorientasi kepada keberhasilan tugas. Saya yakin dan percaya seluruh prajurit TNI akan mampu melaksanakan tugas dengan baik dan menjaga kehormatan TNI,” pungkasnya.

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya,  Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A.,  Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Wakasal Laksdya TNI Achmad Taufiqoerrochman, Wakasau Marsdya TNI Wieko Sofyan,  Dansesko TNI Letjen TNI (Mar) R.M. Trusono, S.Mn., Danjen Akademi TNI Laksdya TNI Siwi Sukma Adji, Koorsahli Panglima TNI dan para Asisten Panglima TNI, serta para Kabalakpus TNI. { Agus Cahyono }

 

 

 

 

Read more...

Uji Rencana Operasi, PPRC TNI Gelar Tactical Floor Game  

  • Published in Hankam

MALANG ; Menginjak hari ke tiga, Latihan Geladi Pos Komando Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI tahun 2018 menguji kematangan konsep Rencana Operasi (RO) dengan melaksanakan  Tactical Floor Game (TFG), bertempat di ruang Yudha Mako PPRC Divisi Infanteri 2/Kostrad, Malang, Jawa Timur, Rabu (2/5/2018).

Latihan TFG digelar dihadapan Komandan PPRC TNI Brigjen TNI Dr. Marga Taufik, S.H., M.H. beserta para Asisten PPRC, dengan tujuan untuk memastikan rencana operasi dapat dilaksanakan sesuai dengan yang direncanakan termasuk upaya mengatasi kendala-kendala yang ada di lapangan.  “Kegiatannya dimulai bagaimana mengatur pergerakan pasukan dan pengerahan Alutsista dari pangkalan hingga ke sasaran dengan memperhitungkan ketepatan waktu yang sudah dibuat,” ujarnya.

TFG PPRC TNI diikuti oleh seluruh unsur Komandan Satuan, antara lain Komandan Satuan Tugas Darat (Dansatgasrat) Kolonel Inf Renal A. Sinaga yang sehari-hari menjabat Danbrigif 18-Divisi 2/Kostrad, Komandan Satuan Tugas Laut (Dansatgasla) Laksma TNI Irvansyah yang sehari-hari menjabat Komandan Gugus Tempur Laut Barat dan Komandan Satuan Tugas Udara (Dansatgasud) Kolonel Penerbang Meka Yudanto yang sehari-hari menjabat Komandan Wing 2 Lanud Abd. Saleh.

Dalam pelaksanaan TFG, tiap-tiap Dansatgas beserta jajarannya memaparkan rencana operasi masing-masing dengan tujuan untuk memberikan gambaran kegiatan operasi yang sebenarnya diatas peta besar, dengan menggunakan model replika Alutsista yang akan digunakan.

Usai melaksanakan TFG,  masing-masing Satgas akan menyusun kembali Rencana Operasi berdasarkaan hasil pengujian dan penilaian, selanjutnya RO ditempa menjadi Perintah Operasi Komandan PPRC TNI yang akan disampaikan menjelang pelaksanaan operasi.

Pelaksanaan latihan lapangan PPRC TNI kali ini akan dilaksanakan di tiga  tempat, yaitu Morotai, Timika dan Selaru pada pertengahan bulan Mei 2018 mendatang.

Turut hadir mengikuti kegiatan TFG, antara lain Komandan  Komando Pendidikan dan Latihan (Dankodiklat) TNI selaku Direktur Latihan (Dirlat) PPRC TNI Mayjen TNI Agung Risdhianto, M.D.A.  beserta pengendali dan pengawas latihan serta Komandan Kodiklat Angkatan Laut Laksda TNI Darwanto, S.H., M.A.P.

Autentikasi: Dansatgaspen PPRC TNI Tahun 2018, Kolonel Arm Edwin Habel

 

Read more...

Cermati Tindak Pidana Pelayaran, Bakamla RI Gelar Rapat RKUHP

JAKARTA ;  Direktur Kerja Sama Bakamla RI Dade Ruskandar, S.H., M.H. memimpin Rapat Pembahasan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) khususnya Bab XXXIV tentang Tindak Pidana Pelayaran, di Kantor Bakamla Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (2/5/2018).

Rapat ini diselenggarakan untuk menjawab keresahan stakeholder pemangku penegakan hukum di laut Indonesia terkait penggunaan terminologi perompakan atau pembajakan dalam kejadian yang terjadi di Perairan Teritorial. Sesuai dengan United Nation Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) tahun 1982, penggunaan terminologi perompakan atau pembajakan berkaitan juga dengan dimana wilayah terjadinya (locus dilicti). Perlu diingat, bahwa penggunaan terminologi perompakan atau pembajakan hanya dapat digunakan jika kejadian terjadi di laut lepas.

Jika terminologi perompakan atau pembajakan digunakan tidak sebagaimana mestinya, dikhawatirkan akan berimbas pula pada kedaulatan NKRI. Semakin sering kata-kata itu digunakan, terlebih lagi dalam forum internasional, maka akan semakin mencerminkan seolah-olah perairan Indonesia tidak aman untuk dilalui.

Lebih lanjut, hal ini juga dapat berimbas pada tingginya tarif asuransi bagi kapal yang akan berlayar menuju atau melewati perairan Indonesia. Ini merupakan hal-hal yang harus dihindari dalam upaya mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Bakamla RI merupakan instansi penjuru dalam perumusan mekanisme terkait tindak pidana di bidang pelayaran. Rapat ini menghasilkan rumusan pasal baru, khususnya mengenai terminologi perompakan atau pembajakan yang diatur sesuai dengan UNCLOS, yaitu tidak digunakan di perariran teritorial.

Turut hadri dalam rapat ini perwakilan dari stakeholder terkait, seperti Polair, Kemenko Polhukam, Kementerian Luar Negeri, Ditjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, dan sejumlah undangan lainnya. {red}

 

 

 

Read more...

Penampilan Seni dan Budaya Pasukan Garuda Pukau Tentara Unifil di Lebanon

LEBANON ; Pagelaran seni dan budaya Indonesia yang ditampilkan oleh Prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Garuda Unifil (United Nations Interim Forces in Lebanon) Misi Perdamaian Dunia PBB di Lebanon, pada acara “Culture Presentation”, memukau ratusan tentara Unifil.

Acara Culture Presentation yang digelar beberapa waktu lalu di  UN Posn 7-3 Lebanon tersebut, Pasukan Garuda menampilkan beragam seni dan budaya khas Indonesia, diantaranya pakaian adat-istiadat, kesenian, pariwisata, aneka makanan dan lain-lain.

Hadir dalam acara tersebut, Dansektor Timur Unifil Brigadier General Fransisco Javier Romero Mari, Deputy Commander Sektor Timur Kolonel Inf Iwan Sumantri, Komandan Konga Unifil Kolonel Inf Murbianto Adhi Wibowo, Dansatgas Sempu Konga XXV-J/Unifil Letkol Cpm Yudho Pramono, Dansatgas Indobat Konga XXIII-L/Unifil Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, S.I.P. serta seluruh Dansatgas dari beberapa negara yang tergabung dalam Sektor Timur Unifil, seperti India, Nepal, China, Korea, Kamboja, El Savador, Fiji, Brazil, Serbia dan Irlandia.

Kedatangan Dansektor Timur Unifil Brigadier General Fransisco Javier Romero Mari, Deputy Commander Sektor Timur Kolonel Inf Iwan Sumantri serta Dansatgas yang berada di Sektor Timur Unifil di Markas Sempu, disambut dengan penampilan Tari Yospan khas Papua.

Rangkaian acara diawali dengan menyaksikan kebudayaan Indonesia secara visual, antara lain meliputi sejarah bangsa Indonesia, seni budaya, wonderfuIl  Indonesia dan Profil Tentara Nasional Indonesia, dilanjutkan melihat static show yang menampilkan pakaian adat, cinderamata dan makanan ringan khas Indonesia.

Selanjutnya, Dansektor Timur Unifil Brigadier General Fransisco Javier Romero Mari beserta rombongan menyaksikan kolaborasi kesenian yang dimainkan oleh personel Satgas Indobatt dan Sempu, dengan menampilkan Tari Kecak dari Bali, kesenian Tek-Tek dari Banyumas, seni Barongan dari Jawa Tengah, kesenian Reog dari Ponorogo dan Tari Aster khas Papua.

Suasana semakin meriah, tatkala Brigadier General Fransisco Javier Romero Mari, Kolonel Inf Iwan Sumantri, Kolonel Inf Murbianto Adhi Wibowo, Letkol Cpm Yudho Pramono, Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, S.I.P. beserta seluruh Dansatgas Sektor Timur dan undangan yang hadir ikut ambil bagian menari Aster secara massal.

Menurut Komandan Konga Unifil Kolonel Inf Murbianto Adhi Wibowo, pagelaran pada acara Culture Presentation merupakan cerminan dari keberagaman adat dan budaya bangsa Indonesia. “Acara ini kami kemas untuk memperkenalkan budaya dan adat Indonesia kepada negara-negara Peacekeepers Misi PBB di Lebanon, dengan harapan mereka semua mengetahui dan tertarik untuk berkunjung ke Indonesia,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Dansektor Timur Unifil Brigadier General Fransisco Javier Romero Mari asal negara Spanyol menyampaikan bahwa apapun yang ditampilkan Kontingen Indonesia selalu mendapatkan tempat dihati sesama Peacekeepers. “Budaya dan Kesenian Indonesia sangat beragam dan luar biasa, sehingga menggoda kita untuk datang mengunjunginya,” ucapnya.

Rangkaian kegiatan Culture Presentation di akhiri dengan ramah tamah, foto bersama dan makan siang bersama dengan menu khas asal Indonesia.

Autentikasi : Perwira Penerangan Konga XXIII-L/Unifil, Lettu Inf Yandra

 

Read more...

Ibu Nanny Hadi Tjahjanto : Lesatarikan Senam Poco=Poco sebagai Aset Budaya Bangsa

JAKARTA ; Senam poco-poco sebagai salah satu kegiatan olahraga yang merupakan bagian kekayaan budaya bangsa Indonesia yang perlu dimasyarakatkan dan dilestarikan. Disamping itu senam poco-poco sangat berguna untuk mendukung gerakan masyarakat hidup sehat.

Demikian sambutan Ibu Nanny Hadi Tjahjanto selaku Penasehat Khusus dalam Kepanitian Guiness World Record Senam Poco-Poco Nusantara Tahun 2018 yang dibacakan oleh Kolonel Inf Robert pada acara The 6th Jakarta Marketing Week 2018 di Mall Kota Kasablanca, Jakarta Selatan, Rabu (2/5/2018).

Ibu Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan rasa hormat dan ucapan terima kasih atas undangan untuk menyaksikan acara The 6th Jakarta Marketing Week 2018. Kegiatan tersebut merupakan upaya untuk memberikan stimulus positif guna meningkatkan interaksi efektif dan produktif berbagai pihak yang saling berkaitan dalam dunia marketing. “Saya menyambut baik dilaksanakan kegiatan Jakarta Marketing Week karena dapat menghubungkan penggemar dan praktisi pemasaran baik dari kalangan artis, bisnis dan pemerintah,” ucapnya.

Lebih lanjut Ibu Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa bangsa Indonesia memiliki praktisi marketing yang kreatif dan handal serta mampu menembus pasar internasional. Produk-produk anak bangsa Indonesia memiliki potensi yang luar biasa dan ide-ide segar yang perlu diperkenalkan dan menggema di seluruh dunia. “Kita berharap potensi tersebut juga mendapat nilai tambah terlebih dahulu agar memiliki daya saing terhadap produk-produk negara lain,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Ibu Nanny Hadi Tjahjanto mengajak peserta dan segenap masyarakat Indonesia untuk mensukseskan pencapaian Guiness World Record Senam Poco-Poco Nusantara Tahun 2018. “Acara ini diikuti oleh 65.000 peserta dan digelar secara serentak di Jakarta, Palembang dan Manado serta beberapa kota lain pada 5 Agustus 2018. Ini merupakan salah satu upaya memperkenalkan aset olahraga tradisional dan senam asli Indonesia kepada dunia,” ujarnya. { Agus Cahyono }

Read more...

Gelar MayDay, Buruh Ajukan Tuntutan Tritura Plus


Jakarta- Selasa (1/5/2018), Hari Buruh Internasional atau May Day dirayakan di seluruh Indonesia. Dalam aksinya, buruh  menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah. Ada tiga tuntutan yang disuarakan kaum buruh dalam aksi May Day yang disebut Tritura Plus. Tuntutan tersebut antara lain:
1. Turunkan harga beras, listrik, BBM, dan bangun ketahanan pangan dan ketahanan energi.
2. Tolak upah murah, cabut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan dan menambah item kebutuhan hidup layak (KHL) menjadi 84 item.
3. Tolak tenaga kerja asing (TKA) buruh kasar dari China serta cabut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 terkait TKA.
"Plus-nya adalah hapus outsourcing dan pilih Presiden RI 2019 yang proburuh," tukas Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal seraya menyebutkan ‎unjuk rasa diikuti hampir satu juta buruh dari 25 provinsi dan 200 kabupaten kota di seluruh Indonesia.
Aksi di Jakarta, terpantau massa buruh  berkumpul di depan Patung Kuda dekat Gedung Indosat pukul 10.00 WIB. Jam 13.00 peserta massa aksi  bergerak ke Istora Senayan.
Pada aksi May Day tersebut, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) resmi memberikan dukungan kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2019.Bahkan dalam dukungan tersebut, ada kontrak politik yang terjalin.
“ Dukungan terhadap Prabowo ini adalah soal momentum,” tukas Said Iqbal pada aksi mayday tersebut.
Sementara Ketua Umum SBSI 1992, Sunarti mengatakan hari buruh ini kita perjuangkan dengan tetesan air mata, jeritan bahkan darah, dimana buruh meminta agar tanggal 1 Mei menjadi hari libur bagi buruh se Indonesia.
Sunarti juga menyoroti hadirnya Perpress no 20/2018. Menurutnya Perppres No 20 adalah momok. Namun, imbuhnya,  apakah jika Perpres No 20/2018 dicabut akan menjawab tantangan tenaga kerja asing tidak masuk?
“ Saat ini pasar bebas telah dibuka, mau tidak mau kita harus menghadapi dan bersaing, siap dan mampukah kita jika bersaing?  Karenanya SBSI 92 ingin mengajak  berbenah diri untuk menjawab tantangan ini,” tukas Sunarti seraya menyayangkan pernyataan pemerintah yang menyebut tenaga kerja indonesia skillnya rendah.
“ Apakah pernyataan seperti itu layak diungkapkan? Seharusnya tanggung jawab pemerintah adalah bagaimana membuat tenaga kerja indonesia atau yang belum bekerja mempersiapkan diri dengan adanya BLK-BLK,” ungkapnya sambil mengajak semua elemen bangsa duduk bersama untuk menjawab tantangan pasar bebas yang sudah menghadang di depan mata.
“ Kepada rekan buruh yang melaksanakan Mayday, mari kita mempersiapkan diri untuk menjawab tantangan yang ada,” paparnya mengakhiri.(AS)

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.