Menu

Items filtered by date: Rabu, 04 April 2018

Panglima TNI : Jaga Kepercayaan Bangsa Indonesia dan Dunia Internasional

  • Published in Hankam

LEBANON ; Satuan tugas pasukan Kontingen Garuda sebagai duta perdamaian dunia di bawah naungan PBB, adalah tugas yang membanggakan dan jaga selalu kepercayaan Bangsa Indonesia di dunia Internasional sehingga dimanapun bertugas prajurit TNI akan selalu diterima masyarakat dan dunia.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., pada saat memberikan pengarahan dihadapan ratusan prajurit Satuan Tugas (Satgas) Indonesian Battalion (Indobatt) XXIII-L Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim Forces in Lebanon (UNIFIL)  dalam kunjungan kerjanya, di Markas Indobatt Achits Alqusayr, Lebanon Selatan, Rabu (4/4/2018).

Kehadiran Panglima TNI  Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan rombongan disambut oleh Komandan Konga Kolonel Inf Murbianto dan Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf Arfan Johan Wihananto S.I.P. di Panorama point Area of Responsibility (AoR) Indobatt.

Pada kesempatan tersebut, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa para prajurit yang tergabung dalam Satgas Indobatt XXIII-L/UNIFIL harus mampu berkontribusi dalam setiap penugasan. Hal ini akan menambah kepercayaan PBB dan akan memperkuat dukungan dunia internasional atas pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2019 sampai dengan 2022.

Menurut Panglima TNI, personel yang tergabung dalam Satgas Indobatt patut berbangga dan merupakan kehormatan bagi prajurit TNI yang ditugaskan karena tidak seluruh prajurit TNI bisa ditugaskan untuk misi perdamaian PBB.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga mengatakan bahwa rasa kekeluargaan yang di wujudkan dalam menjalin silaturahmi dengan masyarakat dimedan operasi ini merupakan nilai tambah. “Budaya tegur sapa, senyum serta penampilan seni budaya sebagai salah satu metode untuk merebut hati rakyat Lebanon harus dipertahankan,” katanya.

Ditambahkan oleh Panglima TNI bahwa penugasan Konga dan misi UNIFIL Lebanon merupakan Satgas yang terbesar baik dalam jumlah maupun komposisinya. Penugasan ini merupakan kebanggaan bagi TNI. Disisi lain akan banyak sorotan publik yang diterima. “Saya mengharapkan seluruh anggota selalu menjaga nama baik kredibilitas dan dedikasi selama penugasan,” ujarnya.

Lebih lanjut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa kesejahteraan prajurit akan terus di proses dan ditingkatkan. Ini sebagai wujud perhatian dari pemerintah kepada TNI atas keberhasilan penugasan prajurit TNI baik didalam negeri ataupun diluar negeri.

Hadir pada acara tersebut Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Lebanon H.E. Mr. Achmad Chozin Chumaidy, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, S.I.P., Aslog Panglima TNI Laksda TNI Ir. Bambang Naryono, M.M., Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Dan PMPP TNI Brigjen TNI Victor Hasudungan Simatupang, M.Bus, Waasops Panglima TNI Marsma TNI Khairil Lubis dan PTRI untuk UN Brigjen TNI Fulad. {Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Laut (KH) H. Agus Cahyono}

Read more...

Kepala Bakamla RI: Laut adalah Masa Depan, Laut adalah Harapan

JAKARTA ; Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. hadir sebagai salah satu pembicara dalam kegiatan seminar nasional bertemakan "Keamanan dan Keselamatan Laut dalam Rangka Mewujudkan Indonesia menjadi Poros Maritim Dunia", di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (5/4/2018).

Seminar Nasional tahun 2018 yang diusung oleh Koalisi Bersama Rakyat (KIBAR) dibuka oleh Ketua Umum KIBAR Dr. Indra Fahrijal, M.B.A. Seminar juga menghadirkan tiga pembicara lainnya antara lain Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia, Kementerian Kelautan dan Perikanan M. Zulficar Mochtar ST.,M.Sc.; Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan Ir. R. Agus H. Purnomo; dan Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Universitas Pertahanan Laksda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD.

Dalam kesempatan yang diberikan selaku narasumber, Kepala Bakamla RI menyampaikan di era kebangkitan maritim saat ini yang dicanangkan Presiden Joko Widodo, pembangunan nasional kearah kepentingan asasi bangsa Indonesia di laut menjadi tajuk utama. Output yang diharapkan yaitu terwujudnya laut sebagai media pemersatu bangsa, media perhubungan, media sumber daya, serta media keamanan dan pengamanan kedaulatan di laut dalam mendukung Indonesia menjadi Poros Maritim Dunia. Laut adalah masa depan, laut adalah harapan. Menghadapi aktivitas ilegal di laut yang sangat banyak, perlu adanya tindak pengamanan yang komprehensif.

Masih dalam paparannya, Kepala Bakamla RI menjelaskan bahwa tindak pengamanan di laut tidak hanya menangani kegiatan pencurian ikan dan penyelundupan, tetapi juga terkait pengamanan terhadap pembuangan limbah minyak dari kapal, limbah plastik, dan juga pengamanan kelestarian terumbu karang. "Kalau laut kita lestari, tentu saja harapan masa depan anak cucu kita juga akan lestari", imbuhnya.

KIBAR adalah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang mempunyai visi untuk mendukung program strategis pemerintah dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa dan pesisir. Seminar Nasional ini diikuti puluhan peserta yang terdiri dari perwakilan TNI, Polri, Mahasiswa UNHAN dan UI, Perhimpunan Nelayan dan Tani, dan Pengusaha Perikanan. {Kasubbag Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono

 

Read more...

Kasum TNI : Dokrin TNI Menjawab Tantangan dan Tugas Kedepan

  • Published in Hankam

CILANGKAP : Perkembangan kemajuan global mempengaruhi pola pikir dan tata kehidupan negara-negara di dunia, salah satunya perubahan bentuk ancaman terhadap keutuhan wilayah dan kedaulatan NKRI. TNI sebagai alat pertahanan negara harus dapat mempersiapkan diri guna menghadapi tantangan tugas ke depan sehingga perlu dilakukan revisi Dokrin TNI yang ada saat ini.

Hal tersebut dikatakan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., pada sambutan Uji Teori II Revisi Doktrin TNI, Tri Dharma Eka Karma (TRIDEK) yang dihadiri oleh Irjen TNI, Dansesko TNI, Danjen Akademi TNI, para Wakil Kepala Staf Angkatan, para pejabat Kementerian dan Lembaga terkait serta para pejabat di lingkungan TNI, bertempat di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (5/4/2018).

Menurut Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, sesuai dengan program 100 hari kerja Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., terdapat 11 program prioritas yang salah satunya adalah melakukan revisi Doktrin TNI TRIDEK. “Dalam tahapan tersebut, perlunya Uji Teori guna menyempurnakan naskah Doktrin TNI TRIDEK,” katanya

Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan mengatakan bahwa pelaksanaan revisi Doktrin TNI TRIDEK Tahun 2018 ini melalui beberapa tahapan, antara lain Tahap I Persiapan, Tahap II Pembuatan Naskah Awal dan Tahap III (uji teori I, uji teori IA, dan Focus Group Discussion/FGD). “Untuk proses penyusunan revisi doktrin TNI, hari ini dilaksanakan Uji Teori II,” ucapnya.

Kasum TNI menyampaikan bahwa Doktrin TNI TRIDEK dikeluarkan pertama kali pada tahun 2007 dan sudah mengalami revisi untuk yang ketiga kalinya. “Revisi Doktrin TNI pertama kali dilaksanakan pada tahun 2010, kemudian revisi kedua pada tahun 2012, dimana hasil revisinya masih bersifat naskah sementara dan sudah tidak berlaku sejak tahun 2014,” jelasnya.

 

Autentikasi :Plt. Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) H. Agus Cahyono

Read more...

Balai KIPM Ambon Lakukan Gelar Bersih Pantai di Desa Rohomoni

MALUKU ; Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Balai KIPM Ambon melakukan aksi bersih pantai. 

Kegiatan Bulan Bakti Gerakan Masyarakat, Sadar Mutu dan Karantina (Gemasatuka) di pusatkan di pantai Desa Rohomoni Kecamatan Pulau Haruku Kab. Malteng provinsi Maluku.

Kegiatan  yang melibatkan unsur masyarakat serta puluhan siswa SMPN 6 Pulau-Haruku serta pemuda dari Negeri Rohomoni bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir menjaga area pantai dari sampah.

Selai itu untuk menjaga lingkungan terutama pantai sebagai lingkungan hidup biota (ikan dan biota laut).

Sambutan Kepala Balai KIPM Ambon Ashari Syarief yang dibacakan Kepala Urusan Tata Usaha, Sahaiman Sangadji menjelaskan, pesisir pantai dan laut di Maluku belum ada kesadaran masyarakat daerah pesisir membuang sampah di laut. 

"Kesadaran masyarakat membuang sampah di laut  belum paham tentang pencemaran dan kerusakan lingkungan yang masuk dari daratan ke laut," kata Sangadji kepada media ini disela-sela pembersihan pantai, Kamis (5/4/2018).

Balai KIPM Ambon berharap, dengan adanya gerakan tersebut daerah pesisir akan lebih bersih, ikan-ikan sehat dan masyarakat menjadi lebih sejahtera. 

Kepala KIPM Ambon berpesan, laut merupakan masa depan bangsa, sehingga harus dilestarikan dengan baik.

"Kebersijan pesisir pantai terus dijaga dengan baik, untuk kelestarian biota laut," pesannya.

Sementara itu, menurut Pejabat Negeri Rohomoni, Patihena Sangadji dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan bersih pantai yang dilakukan Balai Karantina Ikan Ambon.

"Saya apresiasi kegiatan yang dilakukan Balai Karantina Ikan atas kegiatan bersih pantai yang dipusatkan di Desa Rohomoni," jelasnya. 

Dia mengungkapkan, jika pesisir pantai di Desa Rohomoni bersih dapat berimplikasi kepada ikan dimana mutu ikan akan lebih baik. 

"Kebersihan pantai merupakan salah satu unsur melestarikan mutu serta kualitas ikan lebih baik, sehingga pelesir pantai terus dijaga kebersihannya," ujarnya. (Saleh Tuhuteru)

 

Read more...

Balai KIPM Ambon Lakukan Gelar Bersih Pantai di Desa Rohomoni

MALUKU ; Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Balai KIPM Ambon melakukan aksi bersih pantai. 

Kegiatan Bulan Bakti Gerakan Masyarakat, Sadar Mutu dan Karantina (Gemasatuka) di pusatkan di pantai Desa Rohomoni Kecamatan Pulau Haruku Kab. Malteng provinsi Maluku.

Kegiatan  yang melibatkan unsur masyarakat serta puluhan siswa SMPN 6 Pulau-Haruku serta pemuda dari Negeri Rohomoni bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir menjaga area pantai dari sampah.

Selai itu untuk menjaga lingkungan terutama pantai sebagai lingkungan hidup biota (ikan dan biota laut).

Sambutan Kepala Balai KIPM Ambon Ashari Syarief yang dibacakan Kepala Urusan Tata Usaha, Sahaiman Sangadji menjelaskan, pesisir pantai dan laut di Maluku belum ada kesadaran masyarakat daerah pesisir membuang sampah di laut. 

"Kesadaran masyarakat membuang sampah di laut  belum paham tentang pencemaran dan kerusakan lingkungan yang masuk dari daratan ke laut," kata Sangadji kepada media ini disela-sela pembersihan pantai, Kamis (5/4/2018).

Balai KIPM Ambon berharap, dengan adanya gerakan tersebut daerah pesisir akan lebih bersih, ikan-ikan sehat dan masyarakat menjadi lebih sejahtera. 

Kepala KIPM Ambon berpesan, laut merupakan masa depan bangsa, sehingga harus dilestarikan dengan baik.

"Kebersijan pesisir pantai terus dijaga dengan baik, untuk kelestarian biota laut," pesannya.

Sementara itu, menurut Pejabat Negeri Rohomoni, Patihena Sangadji dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan bersih pantai yang dilakukan Balai Karantina Ikan Ambon.

"Saya apresiasi kegiatan yang dilakukan Balai Karantina Ikan atas kegiatan bersih pantai yang dipusatkan di Desa Rohomoni," jelasnya. 

Dia mengungkapkan, jika pesisir pantai di Desa Rohomoni bersih dapat berimplikasi kepada ikan dimana mutu ikan akan lebih baik. 

"Kebersihan pantai merupakan salah satu unsur melestarikan mutu serta kualitas ikan lebih baik, sehingga pelesir pantai terus dijaga kebersihannya," ujarnya. (Saleh Tuhuteru)

 

Read more...

Kegiatan Joy Sailing Menambah Wawasan dan Kecintaan Bahari  

JAKARTA ; Kegiatan Joy Sailing ini sangat penting dilakukan dalam rangka untuk menambah wawasan di bidang kemaritiman, kecintaan terhadap bahari dan upaya memberdayakan potensi kemaritiman untuk kepentingan nusa dan bangsa.

Hal tersebut dikatakan Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto pada kegiatan Joy Sailing dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-54 Dharma Pertiwi dan Hari Kartini tahun 2018 dengan menggunakan KRI dr. Soeharso 990, di Dermaga Mako Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara, Kamis (5/4/2018).

Menurut Ibu Nanny Hadi Tjahjanto, dengan Joy Sailing ini kita dapat merasakan tantangan para istri dan keluarga Prajurit yang harus mampu mandiri, saling bantu dan bekerjasama dalam mendukung tugas suami, khususnya ketika para suami sedang mengemban tugas mulia mengamankan dan menjaga kedaulatan NKRI di laut.

“Kegiatan Joy Sailing ini, selain dapat menikmati keindahan alam Indonesia, kita juga dapat melihat serta merasakan secara langsung luasnya lautan Indonesia yang ukurannya dua per tiga dari luas wilayah Indonesia secara keseluruhan. Disamping itu, luasnya laut Indonesia adalah kekayaan alam yang harus dijaga kelestariannya,” kata Ketum Dharma Pertiwi.

Pada kesempatan tersebut, Ibu Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa dengan kegiatan Joy Sailing ini, mengajak untuk menjaga lingkungan hidup agar keaneka-ragaman hayati laut tetap lestari, sebagai sumber pangan, sumber nafkah, sumber energi, tujuan wisata bahari dan jalur transportasi harus di kelola dengan bijak untuk kepentingan dan kejayaan NKRI.

Diakhir sambutannya, Ketum Dharma Pertiwi mengatakan bahwa banyak cara yang bisa dilakukan untuk membantu memanfaatkan potensi laut secara optimal, baik mulai dari diri sendiri maupun melalui organisasi Dharma Pertiwi. Pertama, perbanyak konsumsi ikan laut hasil tangkapan nelayan Indonesia, untuk memenuhi kebutuhan protein yang diperlukan dan menggerakkan ekonomi kerakyatan.  Kedua, jangan membuang sampah sembarangan karena akan menuju sungai, kemudian terbawa arus sampai laut, yang kemudian akan merusak ekosistem laut. Ketiga, tumbuhkan kepekaan terhadap kelestarian alam dengan cara berpartisipasi dan berkontribusi dalam pencegahan erosi pantai melalui penanaman pohon mangrove.

Keempat, tumbuhkan kepekaan sosial terhadap masyarakat yang bermukim di pesisir yang masih memerlukan perhatian untuk mencapai kesejahteraan. Kepekaan sosial tersebut dapat dilakukan dengan mengadakan bakti sosial di perkampungan nelayan yang memerlukan. Kelima, tingkatkan kemandirian Ibu-ibu dan keluarga, agar saling bantu dan bekerjasama dalam Organisasi Dharma Pertiwi beserta Unsur guna menciptakan ketahanan keluarga sebagai landasan ketahanan bangsa.

Turut serta dalam kegiatan Joy Sailing, diantaranya Ketum Dharma Pertiwi dan Unsur Persit Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri, Pia Ardhya Garini dari masa ke masa,  Ketua TP PKK DKI Jakarta Ibu Fery Anies Baswedan, Ketum Persatuan Istri Purnawirawan Ibu Ratna Joko Suyanto, Ketum Persit Kartika Chandra Kirana, Ketum Jalasenastri, Ketum PIA Ardhya Garini, Ketua Harian Dharma Pertiwi, Ketua Harian IKKT Pragati Wira Anggini, para Pengurus dan Anggota Dharma Pertiwi beserta Unsur {Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) H. Agus Cahyono}

Read more...

Seorang Pemuda Haruku Setubuhi Teman sendiri

AMBON ; Hati hati dan perhatian kepada setiap orang tua saat memberikan ijin kepada putra putri yang berpamitan ke rumah teman, apalagi menginap terlalu lama dengan alasan tugas sekolah.

Hal ini terjadi pada Bunga 15 tahun (Nama samaran) siswi kelas satu Sekolah Menengah Atas (SMA). Alih alih ingin mengerjakan tugas sekolah, Bunga malah diajak temannya, Alfian Tutuarima ke Desa Sameth, Kecamatan Haruku Kabupaten Malteng selama seminggu sejak tanggal 28 Maret. Dalam pelarian itu, korban diajak berhubungan badan sebanyak tiga kali.

Kejadian ini baru terungkap saat saudara korban,  Margaret Tipawael yang berkunjung ke rumah korban di Desa Hatu Kabupaten Maluku Tengah (Malteng). Saat itu, Margaret Tipawael menayakan keberadaan korban.

"Saat itu orang tua korban mengatakan bahwa korban sedang mengerjakan tugas di rumah temannya di kawasan Nania. Tapi sampai pukul 00.00 WIT korban belum juga pulang," kata Paur Humas Polres Ambon, Ibda Agus Matatula Kamis (05/04/2018) di ruang kerjanya.

Seminggu kemudian, pada 4 April sekitar pukul 06.00 WIT, Margareth ditelpon orang tua korban yang mengabarkan bahwa Bunga telah berada di rumah sejak malam hari. 

"Kepada Margareth korban mengaku telah melakukan hubungan badan dengan pelaku selama di Desa Sameth sebanyak tiga kali," ujarnya.

Mendengar hal itu, Margareth kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian guna diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Atas tindakan yang dilakukan, pelaku dijerat pasal 81 ayat (1) junto pasal 76D Undang-undang No.35 2014 junto 63 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (Saleh Tuhuteru)

Read more...

Panglima TNI : Misi Perdamaian Dunia, Misi Kemanusiaan yang Sangat Mulia

  • Published in Hankam

LEBANON ; Misi perdamaian dunia merupakan misi kemanusiaan yang sangat mulia dan kehadiran Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Kontingen Garuda (Konga) Maritime Task Force (MTF) United Nations Interim Forces in Lebanon (UNIFIL) guna misi perdamaian dunia telah dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Lebanon.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat melakukan kunjungan ke Satgas Konga MTF/UNIFIL, bertempat di Kapal KRI Usman Harun-359, Port Beirut, Lebanon, Selasa (3/4/ 2018).

Dalam kunjungan ini juga dihadiri oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Lebanon H.E. Mr. Achmad Chozin Chumaidy, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, S.I.P., Aslog Panglima TNI Laksda TNI Ir. Bambang Naryono, M.M., Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Waasops Panglima TNI Marsma TNI Khairil Lubis dan Penmil Brigjen TNI Fulad.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menuturkan bahwa misi perdamaian dunia merupakan kebanggaan dan kehormatan bagi prajurit TNI yang ditugaskan karena tidak seluruh prajurit TNI bisa ditugaskan untuk misi perdamaian.

Panglima TNI meyakini bahwa para prajurit TNI akan berkomitmen untuk bisa menjadi prajurit yang professional dan modern. “Saya yakin para prajurit akan berkomitmen untuk bisa menjadi yang professional dan modern,” ujarnya.

Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga menyampaikan rasa bangganya kepada para prajurit Satgas Konga MTF/UNIFIL. “Tunjukkan yang terbaik, menjaga nama baik, kredibilitas, dedikasi dan jangan melanggar aturan selama penugasan, dengan niat untuk mengabdi kepada negara kita dapat mewujudkan visi dari TNI,” katanya.

Di sisi lain, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa kesejahteraan prajurit akan terus di proses dan ditingkatkan sebagai wujud perhatian dari pemerintah kepada TNI.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan kehormatan dengan Panglima Angkatan Bersenjata Lebanon Lieutenant General Joseph Aoun dan menghadiri undangan jamuan makan malam Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Lebanon H.E. Mr. Achmad Chozin Chumaidy di KBRI Beirut. {Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Laut (KH) H. Agus Cahyono}

Read more...

Panglima TNI Lakukan Kunjungan Kehormatan ke Pangab Lebanon

  • Published in Hankam

LEBANON ; Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. melakukan kunjungan kehormatan dengan Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Lebanon Lieutenant General Joseph Aoun di Markas Besar Angkatan Bersenjata Lebanon, Beirut, Selasa (3/4/2018).

Pertemuan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan hubungan kerja sama militer Indonesia dan Lebanon. {Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Laut (KH) H. Agus Cahyono}

 

Read more...

Bupati Yuslih : TMMD Dapat Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Belitung Timur

BELITUNG TIMUR ;  Program TNI Manunggal Membangun Desa ( TMMD) ke- 101 resmi dibuka oleh Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza Mahendra, Rabu {4/4/2018}.

TMMD ke-101 dimotori oleh Dandim 0414 Belitung Letkol Inf Eko Saptono beserta jajaran diselenggarakan mulai tanggal 4 Maret hingga Mei 2018 dengan tema " TNI Manunggal Rakyat Membangun Karakter Kemandirian Bangsa".

Acara pembukaan TMMD ini digelar melalui apel bersama di markas Dandim 0414, Desa Batu Penyu, Kecamatan Gantung Belitung Timur, yang selanjutnya dilakukan penyerahan secara simbolis perangkat kerja.

Turut hadir dalam acara Danrem 045/Gaya Babel Abdulrahman, S. AN, M. Tr (Han),  Wakil Bupati Beltim Burhanudin, Ketua DPRD Tom Haryono, Dandim 0414 Belitung Letkol Inf Eko Saptono,  Kapolres Beltim Erwin Siboru, Kajari,  Danlanud Tanjungpandan, tokoh-tokoh masyarakat dan para undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati  Beltim Yuslih Ihza Mahendra mengatakan, kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa yang ke-101 akan lebih mendekatkan diri antara TNI dengan masyarakat khususnya dengan Pemkab Beltim.

"Program TMMD bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat, serta memberikan dampak yang positif khususnya bagi masyarakat Belitung Timur," ujar Bupati Yuslih.

Ia berharap, agar pemerintah desa lebih berperan dalam perencanaan yang akan dilaksanakan, karna pemerintah desa yang tahu kondisi, serta apa saja yang akan dibangun di desa tersebut.

Sementara Danrem 045/Garuda Jaya Abdulrahman, S. AN, M. Tr(Han) didampingi oleh Kodim 0414 Belitung Letkol Inf Eko Saptono menjelaskan, bahwa Kegiatan TMMD ini merupakan program kegiatan tahunan yang digelar oleh TNI Angkatan Darat {AD}.

"Setiap tahunnya TNI AD melaksanakan kegiatan semacam ini sebanyak 3 kali kegiatan, TMMD ini merupakan salah satu bentuk kemanunggalan TNI bersama rakyat," ujar Danrem 045/Garuda Jaya.

Menurut dia, TMMD ini digelar bertujuan untuk lebih mendekatkan kembali TNI bersama masyarakat, kita ingin menanamkan sikap gotong royong antara masyarakat dan TNI, bersama-sama ikut mengawal program pembangunan pemerintah di daerah.

Kegiatan TMMD ke-101 di Belitung ini TNI menerjun sebanyak 150 orang personil. "Cukup besar jumlah personilnya, sedangkan uang makan Rp. 45.000/hari/orang, dan uang saku per orang Rp.15.000/per hari selama sebulan lamanya.

"Kalau bicara jumlah personil memang masih kurang,  kita juga mendapat penguatan {back up} personil dari Kodam, Polri dan unsur masyarakat," jelas Danrem 045/ Garuda Jaya serata menyebutkan uang lauk pauk prajurinya akan dititipkan kepada warga dimana mereka menginap selama kegiatan TMMD.

Ia berharap, akan terjalin komunikasi yang baik anatara prajurit TNI dengan masyarakat. "Jadi, kedepan nanti terjalin hubungan TNI dan masyarakat dengan lebih baik, " tandas Danrem Abdulrahman. 

Bupati Belitung Yuslih menambahkan, kegiatan TMMD ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Belitung Timur pada umumnya,  karna setahun lalu ada bencana banjir. "Saya yakin dengan adanya TMMD masyarakat terbantu dalam khususnya dalam bidang pembangunan sarana jalan dari desa ke desa lainnya.  

TMMD ke -101 di Beltim ini, antara  lain meliputi kegiatan fisik, pembangunan saluran,  jalan,  gorong-gorong,  MCK, PAUD, penyuluhan pertanian,  kesehatan, keluarga berencana,  kamtibmas, bela negara, narkoba dan ceramah agama. {niza karyadi}

 

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.