Menu

Items filtered by date: Rabu, 07 Februari 2018

Panglima TNI : Alkomlek TNI Telah Berfungsi Buka Jalur Komunikasi di Asmat  

  • Published in Hankam

CILANGKAP ; Pemasangan dan gelar alat komunikasi dan elektronik (Alkomlek) TNI di Posko Satgaskes TNI telah berfungsi dan mampu membuka jalur komunikasi yang terhubung dengan seluruh distrik-distrik di Kabupaten Asmat. Hal ini sangat membantu para dokter dalam pemantauan terhadap pemulihan para warga yang sakit pasca wabah campak dan gizi buruk.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kasum TNI  Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. dan para Asisten Panglima TNI saat melakukan video conference bertempat di Pusdalops  Mabes TNI Cilangkap di tiga tempat yang berbeda,  pertama terhubung dengan Kapuskes TNI Mayjen TNI dr. Ben Yura Rimba, MARS di Puskes TNI, kedua terhubung dengan Kepala RSPAD Mayjen TNI Dr. dr Terawan Agus Putranto, Sp.Rad di RSPAD Gatot Subroto dan yang ketiga terhubung dengan Kasrem 174/ATW selaku Wadansatgaskes TNI Kolonel Kav Ketut Adi Sudiasta Putra didampingi Dantimkes Satgaskes TNI Letkol Ckm dr. Shohibul Hilmi, Sp.OT dan Wakil Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo S.T. di Posko Satgaskes TNI Asmat Papua, Rabu (7/2/2018).

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, pelaksanaan video conference tersebut untuk memonitor perkembangan Satgas Kesehatan TNI yang sedang bertugas di Kabupaten Asmat, Papua terkait pemulihan penanganan campak dan gizi buruk. Selain itu, pemasangan dan gelar alat komunikasi telah membantu para dokter dalam pelaksanaan telemedicine, teleconference, teleradiologi dan telesurgery.

Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Satkomlek TNI karena telah bekerja secara profesional dan mampu membuka jalur komunikasi antar wilayah di Asmat Papua, sehingga dapat melakukan komunikasi secara langsung dengan jajaran Pusdalops Mabes TNI, Puskes TNI dan RSPAD.  “Saya menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh prajurit TNI yang telah mampu bekerja dengan baik, cepat dan tepat serta terukur terhadap Kejadian Luar Biasa yang terjadi di Asmat, sehingga penderita campak dan gizi buruk dapat segera ditangani dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa dengan adanya jalur komunikasi yang baik Satgaskes TNI telah berhasil mengobati lebih dari 600 pasien campak dan gizi buruk serta memberikan vaksin kepada 14.000 lebih masyarakat yang tersebar di 224 kampung di Asmat Papua. “Merupakan perjuangan yang luar biasa  bagi seluruh prajurit TNI yang telah bekerja dan bahu membahu dengan instansi lain seperti Polri, Kementerian Kesehatan, Pemda Asmat dan seluruh jajaran terkait  dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi saudara-saudara kita di Asmat Papua,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI mengingatkan kepada seluruh prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kesehatan TNI di Asmat Papua untuk selalu menjaga kesehatan diri agar selalu tampil prima.  “Saya mengingatkan kepada seluruh prajurit TNI khususnya kepada prajurit saya yang berada di Asmat Papua agar  tetap jaga kesehatan, jangan sampai kita yang mau membantu mengobati malah jadi sebaliknya kita yang di obati karena sakit. Daerah Papua merupakan endemik dari malaria, sehingga jangan sampai prajurit saya di sana terkena oleh malaria tersebut,” ujarnya.

“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kesehatan TNI yang bertugas di Asmat Papua, karena telah bekerja dengan baik dan terukur dalam penanganan wabah campak dan gizi buruk.  Saya kira hal ini merupakan suatu kemajuan dan solusi yang baik terhadap penanganan masalah yang terjadi dan dapat dijadikan role model untuk Satgas TNI kedepan,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Panglima TNI juga menyampaikan kepada Satgas Kesehatan TNI yang berada di Asmat Papua untuk selalu berkordinasi dan berkomunikasi dengan Mabes TNI bila terdapat kendala atau permasalahan yang terjadi di lapangan. “Dalam hal ini bukan hanya masalah terkait dengan suspect campak dan gizi buruk, namun apabila kekurangan logistik maupun membutuhkan dukungan transportasi baik darat, laut dan udara agar segera di informasikan karena Satgas Kesehatan TNI ini diperuntukkan untuk  menjangkau wilayah pedalaman Papua dan Papua Barat,” ujarnya. (Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bedali Harefa, S.H)

 

 

 

 

 

 

Read more...

Panglima TNI : Siber, Biologis dan Kesenjangan Merupakan Ancaman Potensial

  • Published in Hankam

JAKARTA ; Memasuki era distrupsi saat ini, ancaman potensial yang perlu dicermati adalah ancaman siber, biologis dan kesenjangan.  Ketiga ancaman tersebut meski berbeda ranah, namun secara prinsip memiliki benang merah yang dapat mengamplifikasi satu sama lain.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat memberikan pembekalan pada acara Rapat Kerja Gubernur Seluruh Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (7/2/2018).

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, ancaman kesenjangan yang merupakan perpaduan dari inovasi disruptif pada bidang teknologi siber dan bidang biologi, merupakan akar persoalan dari munculnya berbagai paham kekecewaan yang berorientasi pada populisme, ekstrimisme dan radikalisme.   “Semakin besar kesenjangan itu terjadi, akan semakin tumbuh subur berbagai paham kekecewaan tersebut, yang berusaha mendeligitimasi kekuasaan pemerintah yang sah melalui cara-cara yang cenderung bersifat inkonstitusional,” jelasnya.

Panglima TNI menjelaskan bahwa perkembangan teknologi siber bisa menciptakan lonewolf (sebutan pelaku aksi teror seorang diri). Dengan kemajuan teknologi, sangat mudah memprofilling seseorang. Kemudian orang itu akan dibina secara online dan ancamannya menjadi lonewolf atau menjadi serigala-serigala tunggal yang siap melakukan teror.  “Melalui jaringan teknologi itu, para lonewolf bisa merancang sendiri senjata untuk melakukan aksi teror. Apalagi dengan perkembangan sekarang, aktivisual intelejen bisa membuat apapun. Ini adalah ancaman siber,” ujarnya.

Berkaitan dengan ancaman tersebut, Panglima TNI memberikan contoh nyata salah satunya adalah ancaman siber di media sosial yang telah digunakan untuk mendistorsi dan mengeksploitasi berbagai isu kesenjangan dan etnisitas terhadap Kejadian Luar Biasa Campak dan Gizi Buruk yang menimpa masyarakat di Papua.  “Dengan distorsi permasalahan tersebut energi yang kita keluarkan justru terkuras bukan untuk mencari esensi permasalahannya,” ungkapnya.

Diakhir pembekalannya Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan tujuh strategi TNI  dalam menghadapi berbagai ancaman kedepan, sebagai berikut : Pertama, TNI menyadari bahwa kompleksitas permasalahan dan intensitasnya telah begitu tinggi, sehingga pendekatan sektoral, termasuk yang melalui pertahanan semata, akan membawa hasil yang kurang optimal.  Oleh karenanya strategi TNI adalah selalu mengedepankan pendekatan menyeluruh pemerintahan atau a whole of government approach  dalam mengatasi berbagai permasalahan yang mengganggu stabilitas nasional.

Kedua, mengingat dimensi ancaman pertahanan yang semakin majemuk, maka TNI akan selalu mengedepankan kerja sama yang erat dengan pemangku kepentingan keamanan lainnya, utamanya Kepolisian Republik Indonesia.  Sinergi TNI-Polri di berbagai tingkatan dan lingkup penugasan, merupakan kunci utama dalam berbagai upaya memelihara pertahanan keamanan negara. Ketiga,  pada konteks pembangunan kekuatannya, TNI sepenuhnya memahami bahwa masih banyak sektor lain yang juga membutuhkan perhatian berupa daya dan upaya bersifat ekonomis dari Pemerintah.  Untuk itu TNI akan sedapat mungkin selalu mensinkronkan pembangunan dan gelar kekuatan yang dimiliki agar mengacu dengan pola pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah.  Hal ini bertujuan agar dicapai suatu tingkat efisiensi dan efektifitas yang tinggi dalam pembangunan Nasional secara keseluruhan.

Keempat, TNI menyadari bahwa ancaman dapat terjadi setiap saat tanpa diduga, oleh karenanya TNI secara internal, baik melalui kekuatan terpusat maupun kewilayahan, akan selalu berlatih dan menyiapkan diri dalam menghadapi segala kontijensi yang terjadi.  Kelima, TNI mengidentifikasi bahwa permasalahan kesehatan merupakan salah satu pemicu utama dari berkembangnya kesenjangan. Oleh karena itu TNI akan selalu siap untuk mengerahkan aset dan kemampuannya guna mendukung program Pemerintah dalam mengatasi masalah kesehatan. Kedepannya, TNI akan mengerahkan Satuan Tugas Kesehatan yang beroperasi sepanjang tahun di daerah-daerah yang ditengarai rentan mengalami wabah penyakit dan gizi buruk serta kerawanan kesehatan lainnya dalam rangka memitigasi masalah kesehatan sesuai dengan kebijakan Pemerintah.

Keenam, TNI dengan kemampuan pembinaan teritorial, pembinaan potensi maritim dan pembinaan potensi dirgantara akan selalu hadir di tengah masyarakat dan berusaha menciptakan kondisi yang kondusif melalui cara-cara yang persuasif, sekaligus melaksanakan deteksi dini, cegah dini, temu cepat dan lapor cepat. Ketujuh, TNI memahami sebenuhnya hakikat dirinya sebagai tentara rakyat yakni tentara yang berasal dari rakyat dan untuk rakyat.  Konsekuensi logis hal tersebut adalah TNI harus menjunjung tinggi kepentingan rakyat, yang dalam hal ini direpresentasikan oleh kekuasaan-kekuasaan negara dalam kerangka konstitusional yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.  Oleh karenanya, dalam mengemban tugasnya TNI harus menjadi suatu institusi negara yang netral dan tidak berafiliasi dengan kepentingan golongan politik manapun. (Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bedali Harefa, S.H)

Read more...

Geledah Ruang Kerja, Polisi Tetapkan Kasat Narkoba Sebagai Tersangka

AMBON ; Polisi harusnya menjadi teladan yang baik bagi masyarakat untuk tidak berbuat hal yang dilarang oleh polisi. 

Apalagi yang dilakukan oknum polisi adalah menjual narkoba jenis sabu-sabu kepada pejabat. 

Seperti yang dilakukan Kasat Narkoba Polres Seram Bagian Barat (SBB) Ibtu YT kepada Sekwan SBB pekan kemarin. 

Pengungkapan dugaan keterlibatan Kasat Narkoba SBB setelah diinterogasi Sekwan saat ditangkap sedang mengonsumsi narkoba jenis sabu. 

"Hasil pemeriksaan terhadap Sekwan SBB didapatkan keterangan bahwa, BB Narkoba yang ada pada dia ketika ditangkap beberapa waktu yang lalu didapatkan dari Kasat Narkoba SBB Iptu YT," ungkap ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Maluku Kombes Pol. Drs. Mohamad Roem Ohoirat kepada wartawan, melalui rilisnya, Rabu (7/2/2018). 

Ohoirat menambahkan, dari keterangan tersebut kemudian kasus tersebut diambil /ditarik penyidikannya ke Ditresnarloba Polda Maluku. 

Pada hari Sabtu tanggal 3 Februari 2018 atas perintah Diresnarkoba Kombes Pol Tien Tabero, personil Ditresnarkoba Pold Maluku dibantu oleh Propam Polda Maluku melakukan penggeledahan diruang Kasatnarkoba Polres SBB iptu YT dan didapatkan barang bukti berupa uang Tunai sejumlah 3,6 juta. 

"Hasil interogasi terhadap Iptu YT ia mengakui  bahwa sebagian uang tersebut merupakan hasil penjualan narkoba kepada Sekwan," jelasnya. 

Untuk menetapkan Kasat pemberantas narkoba di SBB, tim Diresnarkoba mencari adanya bukti baru yakni melakukan penggeledahan di kantor keseharian Kasat bekerja memberantas narkoba. 

"Selain itu juga di ruang kerja iptu YT ditemukan pil PCC sejumlah 10 butir yang dikemas dalam plastik bening. Saat ini Iptu YT telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Ditresnarkoba Polda Maluku. (Saleh Tuhuteru)

Read more...

Kasum TNI : Peran Personel Sangat Vital Wujudkan Tujuan Organisasi  

  • Published in Hankam

CILANGKAO ; Dalam organisasi modern, peran personel sangat vital dan sentral sebagai penentu keberhasilan pencapaian tujuan dan sasaran organisasi. Disamping itu, peran personel selaku subjek atau motor penggerak organisasi menuntut kondisi personel yang profesional dan mampu menjabarkan strategi dalam mewujudkan tujuan organisasi.

Hal tersebut dikatakan Kasum TNI  Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. dihadapan 146 peserta Rapat Koordinasi Personel (Rakorpers) TNI tahun 2018, dengan tema “Meningkatkan Sistem Penyelenggaraan Fungsi Personel Yang Terpadu Dengan Dilandasi Loyalitas, Moralitas, Profesionalitas Dan Modern Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI”, bertempat di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (7/2/2018).

Menurut Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, baik buruknya suatu organisasi sangat bergantung kepada kualitas personel yang mengawakinya atau the man behind the gun, sebagai organisasi militer yang sarat teknologi dan menuntut profesionalitas personel yang tinggi.

“Pembinaan personel TNI harus selalu dilaksanakan secara tepat, obyektif, dan proporsional, sehingga prinsip pembinaan personel the right man on the  right  place, bukan sekedar prinsip tertulis, tetapi harus diaplikasikan secara konsisten dan penuh komitmen,” tegas Kasum TNI.

Dalam kesempatan tersebut, Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan mengingatkan bahwa pejabat personel memiliki peran dan pengaruh yang besar untuk mencetak kondisi para personel TNI (Prajurit dan ASN) yang memiliki loyalitas dan moralitas yang tinggi dalam rangka mewujudkan TNI yang kuat, hebat, profesional, dan dicintai rakyat yang menjadi visi pimpinan TNI.  “Saya juga sangat bangga bahwa TNI masih bisa mencetak kader-kader bangsa meskipun bukan disiapkan, tapi mereka menyiapkan diri secara individu,” ucapnya.

“Melalui rakor ini akan dapat ditemukan berbagai permasalahan menonjol yang dihadapi selama tahun 2017 untuk dijadikan bahan evaluasi dan dicarikan solusi terbaik yang paling mungkin untuk tahun seterusnya guna terciptanya sinkronisasi dan koordinasi yang sinergis dalam pembinaan personel diseluruh jajaran satuan TNI,” ujar Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan.

Lebih lanjut Kasum TNI memaparkan bahwa tugas-tugas TNI ke depan tidaklah semakin ringan, tetapi akan semakin berat dan kompleks. Menurutnya, beban tugas dan kompleksitas permasalahan yang akan dihadapi ke depan ini secara otomatis akan berdampak terhadap pemenuhan kebutuhan personel TNI yang lebih kompleks pula.

Oleh karena itu, sistem pembinaan personel juga harus dinamis perkembangan teknologi dan informasi harus dimanfaatkan sebesar mungkin untuk pelayanan bidang personel. “Teknologi informasi yang tidak diantisipasi dan dikendalikan akan menimbulkan kerugian,” kata Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan. ( Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bedali Harefa, S.H)

 

Read more...

Raih 20 Suara Senat, Dedy Mairuhu Terpilih Direktur Baru Poltek Ambon 

AMBON ; Kepemimpinan Jhon Elwarin harus turun dari jabatan sebagai Direktur Poltek Ambon.

Dirinya dikalahkan setelah pesaing dalam pemilihan putaran ke-dua Elwarin hanya memperoleh 6 suara senat dari 29 suara.

Sementara Wakil Direktur (Wadir) II Bidang Umum dan Keuangan Ir. Dedy Mairuhu, MM harus menduduki kursi pertama di lembaga pendidikan teknik di kota ambon ini. 

Mairuhu yang baru menjabat sebagai Wadir II pada bulan Maret 2017 kemarin memperoleh 20 suara senat dengan suara kementerian 35% dari total 29 suara senat, karena satu suara senat hangus. 

Sementara Wadir III Ampi Manuhutu harus berada pada posisi ketiga dengan hanya memperoleh 2 suara 

“Ini kemenangan bersama keluarga Poltek Ambon, mari kita bersama membangun Poltek Ambon untuk menghasilkan kualitas lulusan yang siap pakai di dunia industri. Apalagi saat ini, persaingan Perguruan Tinggi semakin kompetitif," katanya usai pelantikan, Rabu (7/8/2018).

Banyak program unggulan akan menjadi prioritas dalam mendukung visi Poltek Ambon lebih baik lagi. 

"Harapan saya untuk membangun Poltek yang lebih baik dibutuhkan sinergitas semua pihak," jelasnya. 

Menyoal masih adanya kelompok-kelompok dilingkup Poltek, dirinya akan berusaha menghimpun guna memajukan lembaga pencetak jurusan teknik D3 di Maluku. 

"Saya akan merangkum semua orang, siapapun orangnya, karena keberhasilan Poltek bukan dari pimpinannya saja," jelasnya. 

 Sementara itu, Ketua Ketua Senat Poltek Ambon Ambon. Edison Hukom menjelaskan, dari 30 suara tersebut, 10 suara di antaranya merupakan suara perwakilan dari Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. 

Sedangkan 20 suara lainnya adalah anggota senat Poltek Ambon

"Semuanya berjalan lancar. Proses pemilihan ini sangat berlangsung secara demokratis. Kita telah mengetahui bahwa pak Mairuhu memiliki suara terbanyak dalam pemilihan ini, yakni 20 suara,” ujar Hukom yang juga dosen Teknik. 

Ia menambahkan proses selanjutnya adalah pelantikan Direktur terpilih untuk dikukuhkan sebagai Direktur Poltek Ambon yang rencananya dilaksanakan 23 atau 24 Februari 2018 mendatang. 

"Massa jabatan direktur Jhon Elwarin sesuai SK hanya pada tanggal 25 Februari, sehingga kami mengharapkan ada percepatan pelantikan dan pengukuhan direktur terpilih.

Untuk diketahui, Politeknik untukmu. Jurusan diPoliteknik Negeri Ambon, Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik Listrik, Akuntansi, Administrasi Niaga dan teknik Pertambangan. (Saleh Tuhuteru)

 

Read more...

Bakamla RI Sosialisasikan Netralitas ASN dalam Berpolitik Praktis

JAKARTA ; Dalam rangka melaksanakan amanat UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara terkait Netralitas ASN dalam berpolitik Praktis, maka ASN Bakamla RI dituntut untuk tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian Kepegawaian Bakamla RI, Kolonel Marinir Budi Santoso, S.H., M.AP. pada saat memberikan wawasan Pembinaan Personel di Ruang Rapat Kantor Kamla Zona Maritim Barat, Jl. RE. Martadinata No.16 Sekupang, Batam, kemarin.

Bersikap netral dalam kehidupan politik, diartikan berdiri sama jarak dan tidak memihak serta tidak terpengaruh oleh tarikan partai politik untuk ikut memperjuangkan kepentingannya serta tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis, ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, ASN Bakamla RI dapat turut serta mensukseskan Pilkada Serentak 2018, Pileg dan Pilpres 2019, sedangkan Implementasi dari netralitas ASN Bakamla RI dalam PEMILUKADA serentak itu adalah tidak memihak dan memberikan dukungan kepada salah satu kontestan Pemilu atau pilkada, namun hanya untuk berpartisipasi sebagai pemilih saja.

Ditekankannya pula bahwa ASN Bakamla RI dituntut untuk tidak terlibat dalam kegiatan dukung-mendukung untuk kepentingan sesaat.

Ini merupakan Perintah bahwa ASN Bakamla RI harus menjaga ucapannya dan tindakan untuk tidak menghimbau atau mengarahkan pihak lain agar memilih salah satu bakal calon peserta Pilkada tahun 2018, dilarang menggunakan simbol atau atribut partai atau bakal calon peserta Pilkada, dilarang memposting photo calon peserta Pilkada baik dengan komentar atau hanya like saja di media sosial dan lain sebagainya yang sudah mengarah pada kegiatan berpolitik praktis dan dapat dipersepsikan sebagai tindakan keberpihakan serta konflik kepentingan sesaat.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Sosialisasi tentang Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) Dalam Pemilukada Serentak 2018, Pileg dan Pilpres 2019 tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat Laksamana Pertama Eko Murwanto, S.Sos., Kepala Bidang Operasi, Kolonel Laut (P) Eko Wahjono serta seluruh personel Kantor Zona Batam, SPKKL, Pangkalan Armada Batam, serta personel dari KN Bintang  Laut dan KN Belut Laut. 

Kedatangan Kabag Kepegawaian yang didampingi Kasubbag Kesejahteraan dan Informasi Kepegawaian, Ujang Rusmana, S.Si., M.T. sekaligus untuk mensosialisasikan Penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai kepada CPNS dan PNS di lingkungan Kantor Kamla Zona Matitim Barat serta mensosialisasikan aplikasi bidang kepegawaian. (red)

 

 

 

 

 

 

 

 

Read more...

Ketua DWP Bakamla RI Kunjungi Ruangan Kantor Baru Bakamla RI  

JAKARTA ; Ketua Darma Wanita Pusat (DWP) Bakamla RI Ny. Tati Ari Soedewo bersama pengurus DWP mengunjungi ruangan-ruangan di kantor baru Bakamla RI di Gedung Perintis Kemerdekaan, Jalan Proklamasi No. 56, Jakarta Pusat, Rabu (7/2/2018).

Kunjungan pertama kali dilakukan di ruangan sub bagian Humas, yang berada di area yang sama dengan sub bagian Protokol, admin Kepala Biro Umum, dan sub bagian TU. Dalam momen tersebut, Ny. Tati didampingi oleh Ny. Rini Widiantoro dan Ny. Arie arifin, serta dipandu Kasubbag Humas Mayor Marinir Mardiono yang menjelaskan situasi umum di ruangan baru.

Kunjungan dilaksanakan dalam rangka memeriksa suasana kerja personel Bakamla RI di lingkungan kerja yang baru. Usai menyalami para personel di ruangan, Ny. Tati menanyakan kenyamanan para personel dalam bekerja, karena kenyamanan lingkungan kerja ikut mempengaruhi hasil kinerja pelaksanaan tugas sehari-hari.

Secara umum, personel merasa senang dengan kepindahan ke Kantor bersejarah ini, apalagi dengan renovasi yang telah diselesaikan membuat suasana kerja semakin nyaman. Kondisi ini mendorong peningkatan semangat personel dalam menjalankan tugasnya.

Selain didukung fasilitas penunjang dan  view yang lebih segar, keberadaan kantor baru ini memungkinkan berkumpulnya berbagai satuan kerja dalam satu gedung yang sama. Situasi seperti ini tentunya mempermudah dalam melaksanakan koordinasi internal dibandingkan apabila berada di lokasi kerja yang terpisah seperti sebelumnya.

Usai melihat kondisi ruangan Humas Bakamla RI, Ny. Tati bersama pengurus DWP lainnya melanjutkan kunjungannya ke ruangan-ruangan lainnya. Autentikasi: ( Mayor Marinir Mardiono )

Read more...

Wakil Ketua Umum PBNU Pimpin Do'a Bersama Syukuran Penempatan Kantor Baru Bakamla RI

JAKARTA ; Wakil Ketua Umum PBNU KH. Marsudi Su’ud yang hadir bersama sejumlah pengurus NU, memimpin do'a bersama pada acara syukuran penempatan Gedung Perintis Kemerdekaan sebagai Kantor Pusat Bakamla RI yang baru, di Aula Gedung bernilai sejarah tersebut, Jalan Proklamasi No. 56, Jakarta Pusat, Rabu (7/2/2018).

Sebelumnya, KH. Marsudi juga memberikan penyegaran suasana dalam sesi ceramah, khususnya tentang budaya Indonesia yang tidak dimiliki bangsa lain, seperti acara kumpul bersama pada acara syukuran ini.

Mengawali acara syukuran,  Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H., memberikan kata sambutan dihadapan tamu undangan, jajaran pimpinan Bakamla RI, pokja, pengurus DWP dan ratusan staf Bakamla RI. 

Pada tahun 2016, pemerintah melalui Sekretariat Negara telah memberikan beberapa lantai di Gedung Perintis Kemerdekaan ini guna pinjam pakai sebagai Gedung Kantor Bakamla, katanya.

Pada acara syukuran ini, Laksdya Ari  menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Bakamla RI untuk menempati gedung heritage bernama Gedung Perintis Kemerdekaan (Gedung Pola) yang telah selesai renovasinya sehingga bisa ditempati dengan layak sebagai Kantor Pusat Bakamla RI yang baru.

Selanjutnya, Laksdya Ari juga menginstruksikan kepada seluruh personel Bakamla RI yang berkantor di gedung tersebut agar dapat menjaga dan memelihara sarana dan prasarana kantor yang ada dengan sebaik-baiknya. 

Kantor dan fasilitas baru memang bukan hal yang terpenting, katanya, namun kantor baru dengan segala fasilitasnya akan bisa menunjang kinerja Bakamla RI dan menopang semangat baru dalam mewujudkan laut nusantara yang aman, selamat, dan lestari, ucapnya mengakhiri kata sambutan.

Acara yang diarahkan oleh Kabag TU dan Rumga AKBP Capt. Nyoto Saptono, S.H., M.Si (Han)., M.Mar., selaku Ketua Panitia Syukuran Penempatan Kantor Pusat Bakamla RI tersebut berlangsung dengan aman dan lancar. Rangkaian acara diperindah dengan lantunan ayat suci Al Qur’an oleh staf Direktorat Latihan Sape’I dan sari tilawah oleh staf Biro Sarpras Neneng Siti Aisyah. Acara peresmian juga ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala Bakamla RI dan diberikan kepada Admin Kepala Biro Umum Sherly Sianipar. (Mayor Marinir Mardiono)

Read more...

Babinsa Koramil 1502-07/Piru Menemukan Tongkang Yang Hilang

AMBON ; Sebagai mata dan telinga serta ujung tombak Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), Bintara Pembina Desa (Babinsa) juga berkewajiban mengetahui dan melaporkan apa yang terjadi di Desa binaannya, hal tersebut ditunjukan oleh Sertu Samaun Ely dan Serda Sirajul Munir bersama Kepala Dusun serta Kepala Pemuda Dusun Waiyoho menemukan satu tongkang dengan muatan penuh batu bara di Perairan Dusun Waiyoho, Desa Kawa, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Rabu (07/02).

Tongkang yang penuh dengan batu bara bercampur tanah dan tak berawak tersebut karam di pantai sekitar Dusun Waiyoho, Babinsa yang mendapatkan informasi tersebut segera melaporkan kepada Komandan Komando Rayon MIliter (Danramil) 1502-07/Piru, Kapten Inf Ato Laturake yang kemudian meneruskan kepada Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1502/Masohi, Letkol Inf Hari Sandi.  Menurut Dandim tongkang tersebut diduga sebagai tongkang Winda 99 seperti yang tertera di badan tongkang tersebut. 

Seperti yang dilansir oleh media online Fajar.co.id.Tarakan, tongkang tersebut memuat batu bara sebanyak 7.549,497 Metrik Ton (MT) dan hanyut sejak tanggal 22 Desember 2017. Yang berarti tongkang tersebut telah lebih satu bulan terombang ambing di lautan sebelum akhirnya terdampar di perairan SBB. Saat ini tongkang tersebut diamankan oleh Babinsa Koramil piru beserta masyarakat Dusun Waiyoho. (saleh tuheteru)

 

Read more...

Koramil 1507-03/Tepa Tanamkan Nilai-Nilai Kebangsaan Kepada Murid SMP

AMBON ; Komando Rayon Militer (Koramil) 1507-03/Tepa melaksanakan sosialisasi Wawasan Kebangsaan kepada Siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Pulau Pulau Babar guna menanamkan nilai-nilai kebangsaan bagi generasi penerus bangsa yang bertempat di kelas IX, DesaTepa, Kecamatan Pulau Pulau Babar, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Rabu (07/2).

Sebagai generasi penerus, Siswa-Siswi SMPN 1 PP Babar tentunya harus memiliki jiwa cinta tanah air dengan menanamkan nilai-nilai kebangsaan bagi mereka agar kelak dikemudian hari menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang memiliki Putra-Putri yang bermental Patriotik tinggi demi memanjukan dan mengharumkan nama baik di kancah Internasional sebagai bangsa yang besar.

“Tujuan kami sebagai Babinsa memberikan Wawasan Kebangsaan adalah agar ade-ade kita yang merupakan cinta tanah air tidak mudah untuk terhasut oleh orang-orang yang ingin menghancurkan generasi penerus kita ini, oleh karena itu Kami dari Koramil Tepa memiliki program menanamkan rasa cinta kepada Tanah Air melalui sosialisasi ini,” Ujar Sertu Masrun yang merupakan Babinsa Desa Tepa. (saleh tuheteru)

 

 

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.