Menu

Items filtered by date: Sabtu, 03 Februari 2018

Panglima TNI Besuk KH. Salahuddin Wahid di RSPON

  • Published in Hankam

JAKARTA ; Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Ibu Nanny Hadi Tjahjanto beserta Staf, membesuk sekaligus bersilaturahmi dengan Dr. Ir. KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah) yang sedang berbaring karena menderita sakit, di ruang VVIP Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON), Cawang, Jakarta Timur, Minggu (4/2/2018).

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mendoakan semoga KH. Salahuddin Wahid lekas sembuh dan dapat beraktifitas kembali.  Panglima TNI juga memohon doa restu kepada Gus Sholah terkait tugas TNI dalam rangka menjaga keutuhan NKRI termasuk Satgaskes TNI yang sedang membantu warga di Kabupaten Asmat, yang sedang tertimpa musibah gizi buruk. (Kolonel Inf Bedali Harefa)

 

 

Read more...

Feature : Tapak Langkah Satgaskes TNI di Bumi Asmat

PAPUA ; Tekad kami sudah bulat, rakyat Asmat harus selamat. Tim Satgaskes tanggap darurat 2 (dua) siap untuk melaksanakan tugas.  Pada beberapa waktu yang lalu, di bawah pancaran terik matahari, 12 tim Satgaskes TNI diberangkatkan ke 28 kampung pedalaman Asmat. Medan sungai dan cuaca ekstrim siap menghadang. Perjuangan Tim Satgaskes TNI tetap maju tak gentar walau gelombang datang menghadang.

Tim 6 di bawah pimpinan Letda Laut (K) dr. Deddy Haryanto berangkat dari Distrik Agats menggunakan speed boat menuju kampung Amakot dan Kampung Mabul, Distrik Koroway. Cuaca yang berubah ditambah dengan gelapnya malam, dan tim ini harus menahan gerak langkah serta bermalam di Kampung Binam Distrik Suator.

Pagi di keesokan hari, tim 6 melanjutkan perjalanan ke Kampung Mabul. Perjalanan tak semulus yang diharapkan, tim ini terhenti sejenak di sekitar daerah Distrik Kolf Braza dikarenakan air sungai surut. Medan memaksa mereka untuk berganti kapal menggunakan perahu longboat / viber. Dengan bekal seadanya tim ini tetap bertahan. Bahan makanan dan obat-obatan yang dijadwalkan tak kunjung datang. Tenaga boleh berkurang namun semangat tak boleh pudar.

Upaya untuk menjemput obat-obatan dan bahan makanan dilakukan. Tim ini menanyakan ke distrik-distrik yang lewati, seraya berdoa agar obat-obataan dan makanan itu ada. Tugas yang diemban ini sangat berkaitan dengan vaksinasi dan obat-obatan. Akhirnya di sore hari obat-obatan dan makanan yang dinantipun datang.

Esok hari perjalananpun dilanjutkan, tim ini menggunakan 2 (dua) ketinting. Ditengah perjalanan tim 6 harus berpisah dengan tim 7 yang diawal berangkat bersama dikarenakan tujuan yang berbeda. Tim 6 harus menuju Kampung Amakot.

Perjuangan belum berakhir, Tim 6 kembali menghadapi rintangan. Air sungai yang surut memaksa tim ini untuk mendorong ketinting dan melanjutkannya dengan berjalan kaki melewati batuan yang licin dan tajam dengan disirami terik matahari yang membakar kulit.

Lelah yang tak pernah dikeluhkan. Letih yang terbayarkan oleh sambutan dan senyuman warga setibanya di Kampung Amakot. Warga pun bahagia mendapat pengobatan bagi anak-anaknya. Sangat jarang sekali bahkan hampir tidak ada lagi dokter atau tenaga kesehatan yg datang ke desa ini.

Setelah melakukan pengobatan dan imunisasi, di sore hari tim ini harus berangkat ke Kampung Mabul untuk melaksanakan vaksinasi bagi anak-anak disana. Pos pengobatan pun mendadak dibuka di kantor Distrik Koroway bertempat di Kampung Mabul.

Kondisi tim sangat lelah dan letih, namun kelelahan perjalanan berganti jadi keceriaan ketika melihat kerelaan warga untuk menunggu giliran berobat. Satgaskes TNI berbuat dengan sepenuh hati, mengulurkan tangan demi pengabdian. ( Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi)

Read more...

Kudamati Langganan Benrtok Antar Warga di Kota Ambon 

AMBON ; Bentrok antar warga kembali terjadi antara pemuda lorong sinar dan lorong SPK di Kudamati Kec. Nusaniwe Kota Ambon-Maluku, Minggu (4/2/2018) sekira pukul 19.00 Wit. 

Bentrok ini merupakan langganan antar warga di Kota Ambon, namun tidak ada korban jiwa. Salah satu pangkalan ojek yang rusak. 

"Terjadi bentrok antar warga lorong sinar dan lorong SPK di Desa Kudamati. Tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan pos pangkalan ojek," ungkap Kapolre Pulau Ambon dan Pp Lease, AKBP Sutrisno Hadi Santoso kepada media di TKP.  

Kapolres menambahkan, dalam insiden tersebut tidak ada anggota yang kena lempar bahkan tidak ada korban jiwa dari masyarakat. 

Bentrok dipicu dari pelemparan dia pemuda yang mengendarai sepeda motor kemudian melempar warga di pangkalan lorong sinar. 

"Bentrok diamankan Babknsa dan Baninkantibmas setempat. Pemicu ada dua orang provokator yang mengendarai sepeda motor kemudian melempar terhadap orang di pangkalan ojek lorong sinar," jelasnya. 

Untuk mengamankan bentrok dikerahkan Satgas BKO dari 732 Banau, PRC Polres Ambon dan Polda Maluku. 

Menyoal kedua lorong tersebut sering terjadi bentrok antar warga apakah ada pos penjagaan 

"Pos pengamanan sudah ada dari babinsa dan babinkantibmas, mereka dengan cepat aktif mengamankan serta untuk menghibur masyarakat setempat," ujarnya.  

Sementara itu lanjut perwira dengan dua bunga melati di pundaknya itu mengungkapkan sejumlah mediasi yang dilakukan Pemerintah untuk menghentikan bentrok antar warga 

"Sering dilakukan pertemuan dan penyuluhan di tempat beribadah seperti gereja, hal ini sering dilakukan bukan sekali dua kali," terangnya. (Saleh Tuhuteru)

 

Read more...

Tidak Respon, Aliansi Indonesia Palang Perkantoran Pemda Buru

MBON : Langkah DPD Aliansi Indonesia provinsi Maluku untuk eksekusi perkantoran di kabupaten Buru akan dilakukan dalam waktu dekat. 

Hal ini berdasarkan putusan PK MA RI Nomor. 184.PK/PDT/2017 tanggal 19 Oktober 2017. 

Ketua DPD Aliansi Indonesia provinsi Maluku H. A.  Husen Wasahua berupaya melakukan pendekatan dengan Pemda Kab. Buru Ramli Umasugi, namun tidak direspon. 

"Pemda dibawah pimpinan Ramli Umasugi tidak mempunyai niat baik dan mematuhi hukum, maka kami akan memblokir pintu masuk kantor bupati," 

Wasahua menambahkan, sikap apatis yang dilakukan Bupati Buru yang tidak mau menerimanya untuk membicarakan lahan yang digunakan untuk perkantor Pemda yang berada pada lahan 258 ha yang telah dimenangkan H Ramli Ade Kari Buton itu.  

"Kami sudah mengajukan eksekusi lahan terhadap perkantoran Pemda Buru ke Pengadilan Negeri Ambon, kami juga akan memblokir pintu masuk sejumlah perkantoran," jelasnya. 

Dijelaskan, negosiasi dengan Pemda Buru sejak tahun 2010 silam sesuai hasil mediasi dengan Pemda Buru untuk membayar Rp 12 miliar kepada pemilik tanah, namun Pemda tidak menerimanya.

Hingga kini seluruh anggota Aliansi Indonesia sebanyak 40 orang sudah berada di lokasi 258 hektar untuk mengawasi lahan tersebut hal ini sesuai putusan PK MA RI. 

Menyoal jika kesepakatan Pemda juga tidak mengindahkan, maka akan dilakukan pemblokiran terhadap pintu masuk Pemda Kabupaten Buru 

"Jika tidak mengakomodirnya hak yang kita miliki, maka kami akan memblokir kantor bupati dan tidak boleh ada aktifitas perkantoran," ancamnya. 

Menyoal lahan yang berdomensili didalamnya akan dilakukan secara kekeluargaan seperti memberitakan sifat pemberitahuan, memberikan pemahaman tentang lahan bahwa tanah tersebut sudah dimengkan Hj kaributon dengan keputusan PK MA RI 

"Kita gunakan sistem kemanusiaan kepada masyarakat yang berada di lahan sengketa miliki adikaributon untuk segerah melaporkan diri," kayanya.  

Sementara Kejati dan Kapolres buru siap bersedia membantu aliansi Indonesia terkait aktifitas yang dilakukan aliansi Indonesia, bahkan akan menghilangkan jejak tanah yang dimiliki Fery Tanaya Cs. (Saleh Tuhuteru)

 

Read more...

Kepedulian Babinsa Terhadap Pendidikan 

AMBON ; Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Makatian Komando Rayon Militer (Koramil) 1507-02/Saumlaki peduli terhadap Pendidikan, hal tersebut ditunjukkan Kopda Paulus Kudmasa di sela-sela tugasnya untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah binaannya meluangkan waktu untuk mengajar Siswa-siswi kelas 4 di SD Intruksi Presiden (Inpres), Sabtu (04/02).

Adapun Mata pelajaran yang diberikan oleh Babinsa adalah Matematika dimana di SD Inpres tersebut kekurangan guru sehingga menggugah semangat Babinsa untuk terus mengabdi.

"Katong sebagai Babinsa harus berperan serta aktif untuk memajukan wilayah binaan kita, generasi penerus harus kita perhatikan betul-betul apalagi dalam hal pendidikan, merekalah yang akan menjadi pilar-pilar pemimpin Negara kesatuan Republik Indonesia ini. "Pungkas Babinsa. (Saleh Tuheteru)

 

Read more...

Pelajar SDN 008 Sekupang Batam Kenalkan Seni Budaya Nusantara di Sekolah Malaysia

BATAM ; Sekolah Dasar (SD) Negeri 008 Sekupang- Batam merupakan sekolah dasar yang yang memiliki peran penting didalam memperkenalkan seni dan budaya nusantara kepada masyarakat di luar negeri.

Hal dibuktikan pihak SDN 008 Sekupang-Batan yang intens melakukan pertukaran seni, budaya dan pramuka dengan pihak sekolah di Malaysia. Hingga sekarang kerjasama tetap harmonis hingga sekarang.

Kepala Sekolah SDN 008 Sekupang-Batam, Musarman mengatakan pihaknya setiap tahunnya mengadakan kegiatan pertukaran seni, budaya dan pramuka dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Brunai Darussalam dan lainnya.

"Untuk tahun 2018 ini, kami akan mengadakan kunjungan ke sekolah Rendah Bandar Kluang Johor-Malaysia," ujarya, Sabtu (3/2/2018).

Menurut dia, kunjungan ini sebagai kunjungan balasan karena sebelumnya pihak sekolah dari Johor- Malaysia itu sebelumya pernah berkunjung ke SDN 008 Sekupang-Batam tahun 2017 lalu.

"Jadi, ini kunjungan kita ini sebagai kunjungan balasan dalam rangka pertukaran seni budaya dan pramuka," tuur Kepsek Musarman didampingi Aziah selaku ketua panitia kegiatan.

Ia mengatakan, dalam kunjungan ke sekolah Rendah Kluang Johor-Malaysia terdiri dari 74 peserta yaitu 40 siswa kelas 3 dan 5 , selebihnya adalah guru pendamping dan wali murid.

Sebelum berangkat ke Malaysia, terang Musarman pihaknya lebih dulu akan menerima tiga petugas pembuatan pasport dari kantor Imigrasi Batam.

"Kedatangan mereka ke sekolah untuk membantu siswa/wi SDN 008 dalam hal rekam data siswa yang ikut berangkat ke Malaysia," tandasnya.

Kepsek Musarman menjelaskan, khusus pada tahun ini kami memberangkatkan siswa/wi yang rajin ikut kegiatan ekstrakulikuler seni budaya dan pramuka di sekolah. "Ini yang kami prioritaskan untuk diberangkatkan mengikuti program pertukaran seni budaya dan pramuka di sekolah Malaysiai selama tiga tersebut," tandasnya.

Meneurut dia, di sekolah Rendah di Malaysia masing-masing siswanya akan menampilkan Tari Anak Kepri dan Tari Nusantara dari daerah Aceh hingga Papua.
"Tarian-tarian nusantara tersebut akan diperkenalkan dihadapan pihak sekolah Rendah di Johor -Malaysia," terang Musarman.

Kunjungan kesekolah negara tetangga seperti ini sudah jadi program di SDN 008 Sekupang-Batam setiap tahunnya sebagai ajang studi banding.

"Harapan saya agar siswa dan guru bisa mendapatkan pemahaman dan pengalaman baru tentang dunia pendidikan dari negara luar, sehingga nantinya dapat diaplikasikan di sekolah-sekolah yang ada di kota Batam," imbuhnya.

Sementara Panji Tri Kusuma salah seorang tim pembuat paspor dari kantor Imigrasi Batam mengatakan, program jemput bola pembuatan paspor secara massal ini merupakan ide dari kepala Imigrasi Batam.

" Program direspon banyak pihak karena selain proses pembikinan paspor cepat juga murah," pungkas Panji didampingi sejawatnya Gerson dan Farid. (mhammad imron)


 

Read more...

Perlu Langkah Terintegrasi Untuk Perbaikan Kehidupan Sosial Warga Asmat

  • Published in Hankam

PAPUA ; Dengan berakhirnya Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak di Kabupaten Asmat, akan dilanjutkan dengan tahap pendampingan dan pemantauan. Oleh sebab itu, perlu diadakan evaluasi guna memberikan masukkan ke Pimpinan TNI, Polri, Kementerian dan Lembaga lainnya sehingga dapat diambil langkah-langkah tepat dan terintegrasi.
 
Hal tersebut dikatakan Dansatgaskes TNI Brigjen TNI Asep Setia Gunawan dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan Tugas Tim Gabungan Satgaskes TNI yang sudah melaksanakan tugas di distrik-distrik Asmat, bertempat di Posko Satgaskes TNI, Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Jumat (2/2/2018).
 
Dansatgaskes TNI Brigjen TNI Asep Setia Gunawan mengatakan bahwa kondisi Asmat saat ini mendapat banyak tenaga medis dan bantuan lainnya dari berbagai pihak. Menurutnya, potensi yang sudah ada dapat difokuskan lebih lanjut pada upaya perbaikan gizi dan perbaikan taraf kehidupan serta pendidikan.
 
“Perlu langkah-langkah terintegrasi dari berbagai Kementerian dan Lembaga baik itu Kementerian PUPR, Kemensos, Kemendikbud, Kementerian Pertanian maupun Kementerian Perikanan,” ujar Brigjen TNI Asep Setia Gunawan.
 
Didalam rapat evaluasi tersebut, Dansatgaskes TNI Brigjen TNI Asep Setia Gunawan mempersilahkan kepada anggota Tim 2 Gabungan Satgaskes TNI dibawah pimpinan Letda Laut (K) dr. Muhammad Aulia dan Letda Ckm Dedy Priyo Widodo, Amd.kep untuk menceritakan pengalamannya sehingga dapat menjadi masukkan yang baik untuk tahapan berikutnya.
 
“Perjalanan dari Agats ke Kampung Kapayaf 1, Distrik Kolf Braza ditempuh dengan melewati sungai dan rawa, Tim Gabungan Satgaskes TNI harus berganti sarana transportasi mulai dari speed boat, viber dan katinting. Berkali-kali tim gabungan harus mengangkat alat transportasi yang ditumpangi karena adanya rintangan alam dan kendala lain adalah tidak adanya sinyal untuk komunikasi,” ujar Aipda Parnu Amk anggota Polri yang tergabung dalam Satgaskes TNI.
 
Lebih lanjut Dansatgaskes TNI Brigjen TNI Asep Setia Gunawan menyampaikan tentang arti pentingnya sanitasi lingkungan, khususnya dilingkungan RSUD hendaknya perlu ditingkatkan. Disamping itu, limbah rumah sakit seperti bekas obat-obatan dan sampah medis perlu penanganan khusus yang berbeda dengan limbah lainnya. “Dengan kondisi sanitasi rumah sakit yang baik, maka masyarakat yang datang berobat diharapkan dapat lebih cepat sembuh,” ucapnya.
 
Diakhir Rapat Evaluasi Pelaksanaan Tugas, Dansatgaskes TNI Brigjen TNI Asep Setia Gunawan berpesan kepada komponen Satgaskes TNI untuk terus menjaga sinergitas, sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai dengan baik.
 
Autentikasi : Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi

Read more...

Brigjen Pol Hasanudin: Masyarakat Harus Jaga Stabilitas Jelang Tiga Event Nasional di Maluku

AMBON ; Kepolisian dan TNI merupakan institusi yang tidak bisa lepas dari media massa, ketiganya harus saling mendukung antar sesama demi sinergitas pembangunan.
Hal ini diungkapkan Wakapolda Maluku Brigjen Poilisi Hasanuddin kepada media massa saat dilakukan Copy Bread di salah satu restoran dibilangan Waehaong Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku.

"Karena Kepolisian dan TNI tidak mungkin bekerja baik dan maksimal tanpa dukungan media massa," ungkap jenderal satu bintang itu.

Mantan Kapolres Ambon tahun 2000-2012 menambahkan keberadaan di Maluku tidak asing lagi, untuk itu media massa di ambon dapat menerimanya dengan baik.

"Diharapkan dapat diterima dengan baik wartawan karena dari duluh akrab. Dimana saja saya berada harus saling menegur sesama yang lain," harapnya.

Apalagi kedepan Maluku akan dihadapkan dengan tiga event besar, yang rencananya dihadiri Presiden Joko Widodo, pengamanan dan dukungan dari media masa guna mempublikasikan.

"Maluku, akan dilakukan tiga agenda besar yang akan dihadirkan Presiden Joko Widodo salah satunya dalam waktu dekat ini Kongres HMI Ke XXX yang akan dilaksanakan pada tanggal 12-17 Februari 2018.

Kongres HMI KE XXX yang akan dilakukan di audoturium kampus unpatty akan dihadirkan 5000-10000 peserta dari luar daerah

"Dalam acara HMI akan ramai ribuan peserta dari luar maluuu, Bahkan antara Sulteng akan mengirim sekitar 1500 peserta sehingga membutuhkan publikasi serta pengamanan," ucapnya.

Selain kongres HMI, juga akan dilakukan Pilkada serentak 2018, seperti Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur, Walikota Tual serta Bupati Maluku Tenggara.

"Pilkada serentak di di tiga wilayah di Maluku harus disambut dengan gembira, mengingat indeks kerawanan Pilkada Maluku Maluku urutan ke dua, sementara hasil perkiraan intelijen Polri ke menduduki urutan kelima, sementara pemilihan walikota Tual pertama berdasarkan Bawaslu," ujarnya. 

Baginya, proses pemilihan kepala daerah di Maluku akan dirasakan oleh masyarakat pada tanggal 12 Februari pengumuman calon terasa hangat suasana. Pilkada masih-masing merasakan.
Sementara pelaksanan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) yang akan dilaksanakan bulan Oktober akan hadir Presiden.

Untuk itu dirinya mengajak masyarakat Maluku untuk bekerjasama agar keberadaan serta suasana yang baik  dapat dijaga, sehingga tiga program nasioanal berjalan dengan baik 

" Saya atas nama Polda Maluku ingin mengajak masyarakat mari sama-sama bekerja sama agar keberadaan dapat suasana dengan baik, media dapat membawa suasana yang sejuk agar bisa menagkal berita  provokatif," ajaknya. (Salah Tuhuteru)


Read more...

Babinsa Koramil 1507-03/Tepa Hadiri Acara Musrembang

AMBON ; Bintara Pembina Desa (Babinsa) berkewajiban melaksanakan pembinaan teritorial di wilayahnya. Hal tersebut tentunya harus diketahui oleh masyarakat luas tentang fungsi dan peranan Babinsa. Hal tersebut dilakukan oleh Sertu Masrun anggota Komando Rayon Militer (Koramil) 1507-03/Tepa, Komando Distrik Militer (Kodim) 1507/Saumlaki pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) tingkat desa di Desa Tela, Kecamatan Pulau-pulau Babar, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Sabtu (03/2).

Dalam Musrembang tersebut, Sertu Masrun menjelaskan tentang Fungsi dan Peranan Babinsa yang berada di wilayah kerjanya kepada para peserta musyawarah yang juga dihadiri oleh Muspika Kec. Pulau Pulau Babar. Musyawarah yang digelar oleh aparat desa merupakan kegitan rutin yang diadakan setiap tahunnya untuk membahas tentang kemajuan pembangunan dan kesejahteraan Desa Tela.

“ Saya hadir di musyawarah ini yang pertama karena memang ini desa binaan saya yang kedua saya mempunyai kewajiban menjelaskan kepada aparat desa setempat bahwa kehadiran saya dapat dimanfaatkan untuk membantu warga desa yang dalam kesulitan dan ini juga merupakan bentuk kepedulian kami sebagai Babinsa demi mendukung tercapainya masyarakat yang sejahtera,” ujar Sertu Masrun. (saleh tuhateru)


 

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.