Menu

Salah Bayar Tanah, UIP PLN Ambon Bertemu Raja Lilialy

AMBON ; Larangan Raja petuanan Lilialy, Husein Bessy akhirnya ditanggapi pihak UIP PLN Wilayah Ambon. 

Pasalnya, pekerjaan PLTA di Desa Lala Kecamatan Namlea Kab. Buru provinsi Maluku tidak berkoordinasi dengan Raja Petuanan. 

Sementara PLN hanya berkoordinasi dengan Ferry Tanaya selaku penjual tanah, sementara kepemilihan tanah Ferry Tanaya mtidak memiliki kekuatan hukum. 

Hal ini membuat PLN wilayah Ambon yang beralamat di Desa Galala melakukan pertemuan dengan pihak terkait guna membahas larangan raja petuanana Lilialy atas aktifitas pelerjaan tersebut. 

"Pihak PLN melakukan mediasi dengan kami selaku petuanan Lilialy atas lahan PLTA yang dibangun di wilayah kami adat petuanan kami di Buru," ungkap Kapala Soa Hatlesi Usman kepada koran ini, Sabtu (23/4/2018). 

Dirinya menambahkan dalam pertemuan yang dihadiri Deputi UIP PLN wilayah Ambon Malawat, Andi bagian hukum dan firman pelaksana lapangan

Selain itu juga dihadiri oleh staf kejaksaan Tinggi Maluku, staf Polres Buru, Moch Mukadar dan Raja Lilialy Bp Husein Bessy beserta kepala-kepala Soa Petuanan. 

Dalam pertemuan Raja Lilialy minta pihak PLN untuk mejelaskan status jual beli dan bukti kepemilikan lahan empat hektar yang akan dibangun PLTA. 

"Pihak PLN mengungkapkan lahan tersebut di beli dari Tan Lie Tien Alias Ferry Tanaya tahun 2016," jelansya. 

Ditambahkan, dalam pertemuan tersebut Raja liliali minta bukti kepelikan PLN menyerahkan copy surat permohon izin sewa lahan kepada Gubernur Gendral Belanda di Makassar tahun 1921 dengan luas 83 bauw.

Pemerinta Belanda memberikan izin sewa kepada Z Wacano pada 3 January 1938 dengan status tanah sewaan jangka waktu 75 tahun sesuai akta Erpak tahun 1921.

"Pada saat kami mempertanyakan keabsahan surat erpak sebagai dasar jual beli, status lahan tersebut bukan milik Z Wacano, surat jual beli dengan ahliwaris Z wakano tidak sah," tegasnya. 

Baginya, lahan yang dimohon Wakanno sebagai milik Sewa salama 75 tahun dari tahun 1930 dan berakhir 2008, sehingga tanah tersebut bukan lagi tanah hak milik Z Wakanno. 

"Lahan dibebaskan kurag lebih 4,8 Ha... kami juga menysmpaikan pihak PLN telah kecolongan dalm pembebasan lahan PLTU di Desa Lala kepada orang yang bukan haknya," tudingnya. 

Usman mengungkapkan pihak PLN kecolongan atas lahan yang dibeli dari  Feri Tanaya pada tahun 2016. 

"Ferry Tanaya menjual  lahan kepada UIP PLN tahun 2016 dimana perkara dalam status perkara di MA, Ferry Tanaya melakukn PK Terhadap putusan kasasi M Mukaddar dan tanggal 30 Mei 2017 PK Feri Tanaya ditolak oleh MA," ujarnya. 

Akta Erpak yang dikeluarkan pemerintah Belanda tanggal 3 January 1938 adalah tanah sewaan dengan jangka waktu 75 tahun dan berakhir tahun 2008. 

Hal ini sesuai sesuai undang-undang pokok Agraria tahun 1960 dan peraturan lainnya lahan tersebut di kembalikan kepada hak ulayat petuanan Liliali sebagai pemilik sah tanah Adat Petuanan Liliali. (Saleh Tuhuteru)

 

Read more...

Kapolda Maluku Terjunkan "Polwan Berhijab" Amankan Ibadah Umat Kristiani di Gereja Kota Ambon

AMBON ; Langkah Kapolda Maluku Irjen Andep Budhi Revianto dalam menjaga solidaritas keagamaan di Maluku patut diapresiasi.

Bagaimana tidak melalui PAM Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) mengarahkan beberapa anggota Polda Maluku beragama Islam dan Nasrani untuk menjaga di beberapa tempat beribada seperti Mesjid dan Gereja di Kota Ambon. 

dibeberapa tempat-tempat ibadah seperti mesjid dan gedung gereja yang ada di Kota Ambon dengan melibatkan personil Polwan yang beragama nasrani dan muslim.

Salah satunya Polwan berhijab dari Polda Maluku mengamankan proses ibadah umat Nasrani di tujuh gereja di Kota Ambon. 

"Hari ini Polwan Polda Maluku ditugaskan melaksanakan PAM ibadah umat Kristiani di beberapa gereja di kota Ambon,"ungkap Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat di Ambon, Minggu. 

Usai mengamankan gereja, lanjut perwira tiga bunga melati di pundaknya itu mengungkapkan personel polwan berhijab juga memberikan ceramah kamtibmas kepada para jemaat terkait bahaya hoax, hate speech, provokasi, ajakan persatuan, perdamaian dan menjaga serta mempertahankan NKRI kepada para jemaat. 

Menurutnya, pengamanan rumah ibadah merupakan salah satu sarana komunikasi dan interaksi untuk memperbaiki kinerja Polda Maluku ke depan. 

"Hal ini sebagai media berkomunikasi dan berinteraksi dengan pendeta dan saudara kita umat Kristiani, saat berkomunikasi tentunya berharap masukan guna perbaikan kinerja Polda Maluku ke depan," ujarnya. (Saleh Tuhuteru)

 

 

Read more...

Ketum Dharma Pertiwi Hadiri "Kartini Run 2018’ di Silang Monas Jakarta

JAKARTA ; Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto menghadiri acara lomba lari dalam rangka peringatan Hari Kartini, bertajuk ‘Kartini Run 2018’, di Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (22/4/2018).

Acara lomba lari ‘Kartini Run 2018’ dibuka pada pukul 06.00 WIB dengan melantunkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Ibu Negara Iriana Joko Widodo melepas para peserta untuk kategori lari 10 kilometer, dilanjutkan Ibu Wakil Presiden RI Mufidah Jusuf Kalla melepas peserta lomba lari lima kilometer dimulai dari pintu barat daya Lapangan Silang Monas.

Selanjutnya, pada pukul 06.20 WIB, Ibu Iriana Joko Widodo dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla didampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise serta pengurus dan anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK) mengibarkan bendera start pelepasan lomba lari difabel atau penyandang cacat dua kilometer.

Kegiatan lomba lari ‘Kartini Run 2018’ yang diikuti sekitar 7.100 peserta dan 100 peserta penyandang cacat, didukung oleh Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (Oase KK) yaitu organisasi khusus istri Kabinet Kerja dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Selain kegiatan ‘Kartini Run 2018’, dilaksanakan pula diantaranya pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) dan donor darah serta pemeriksaan kesehatan lainnya yang dilakukan secara gratis. { Plt. Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) H. Agus Cahyono } 

 

Read more...

Panglima TNI: Prajurit TNI dan Polri Tak Boleh Sakiti Hati Rakyat

BANDUNG ; Panglima TNI Marsekal TNI  Hadi Thahjanto menghimbau kepada seluruh Prajurit TNI dan Polri untuk tidak melakukan tindakan yang tidak terpuji terutama tindakan yang menyakiti hati rakyat seperti penyalahgunaan narkoba, perilaku asusila, menjadi backing dan lain sebagainya."Prinsipnya semua tindakan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat kepada Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia harus dijauhi oleh prajurit, demikian ditegaskan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto didampingi Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian ketika memberikan pengarahan dihadapan 3.100 Prajurit TNI dan Polri se-Jawa Barat, bertempat di Grand Ballroom Sudirman, Jl. Jend. Sudirman No. 620, Dungus Cariang, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (21/4/2018)

Kepercayaan rakyat kepada TNI-Polri yang begitu besar jangan sampai dinodai, dirusak atau dihancurkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. 

"Salah satu tindakan yang dapat merusak kepercayaan rakyat kepada TNI dan Polri adalah kegiatan yang melanggar disiplin maupun hukum. Kerenanya tetap jaga dan pelihara soliditas dan solidaritas TNI dan Polri hingga terjalin antar individu sebagai modal dasar melaksanakan peran, fungsi dan tugas masing-masing serta menjadi teladan bagi stakeholders maupun komponen masyarakat,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Ia menegaskan, bahwa TNI dan Polri sebagai aparat negara harus berdiri tegak di atas semua golongan, dan mampu menjadi perekat kemajemukan dalam menjaga kebhinnekaan. Prajurit TNI dan Polri juga senantiasa melaksanakan tugas dengan tulus ikhlas serta tidak mengenal menyerah.

Dihadapan ribuan Prajurit TNI dan Polri se-Jawa Barat, Panglima TNI kembali mengingatkan bahwa hingga saat ini TNI dan Polri sebagai aparat negara, masih mendapatkan kepercayaan yang sangat tinggi dari rakyat dalam menjaga pertahanan dan keamanan di Bumi Pertiwi ini. “Oleh karena itu, tugas yang dilakukan oleh TNI dan Polri harus senantiasa tetap menjaga kehormatan, nama baik, kepercayaan dan amanah dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.

Terkait Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa sudah menjadi tugas TNI dan Polri untuk menjamin kelancaran, keamanan dan kesuksesan Pilkada Serentak 2018 maupun Tahapan Pemilu 2019. “Tugas-tugas tersebut meliputi pengamanan distribusi logistik dan pengamanan saat masa kampanye, pelaksanaan dan penetapan hingga pasca penetapan, terutama jika didapati adanya sengketa hasil Pilkada,” jelasnya.

Kedatangan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Dankodiklat TNI AD Letjen TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, Aster Panglima TNI Kustanto Widiatmoko, M.D.A., Pangdam III/Slw Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr.(Han), Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si., Kapolda Banten Brigjen Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si dan pejabat lainnya, disambut dengan persembahan Tari Sisingaan Jawa Barat. {Plt. Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) H. Agus Cahyono }

 

Read more...

Bakamla RI Teken Kerja Sama dengan Coast Guard Yunani 

YUNANI ;  Badan Keamanan Laut {Bakamla} RI terus berupaya memperkuat kinerjanya. Salah satu cara yang ditempuh adalah memperkuat kerja sama dengan sejumlah negara yang dikenal konsen terhadap pengamanan wilayah perairannya.

Teranyar Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo menandatanagi surat perjanjian kerjsa sama {letter of intent} dengan Komandan Penjaga Pantai Yunani (Commandant of the Hellenic Coast Guard) Laksdya Stamatios Raptis di bidang peningkatan kapasitas bersama HCG di Piraeus, Yunani, Jumat, {20/4/2018} kemarin.

Penandatangan baru didilaksanakan setelah dua hari, karena sebelumnya berlangsung pembahasan intensif lebih dulu antara delegasi Indonesia yang dengan jajaran HCG, Rabu (18/4).

Dalam penandatanganan LOI,Jumat (20/4/2018} kemarin, kedua pihak sepakat membangun kerja sama bilateral dalam berbagai bidang, diantaranya yaitu berbagi pengalaman dan praktek-praktek terbaik bidang penghadangan di laut termasuk Visit, Board, Search, Seizure (VBSS), memerangi kegiatan perikanan ilegal, yang tidak diatur dan tidak dilaporkan, serta pencegahan perlintasan batas secara tidak sah di laut, dan juga SAR (Search and Rescue) atau Pencarian dan Penyelamatan.

Selain itu kedua pihak juga telah menyepakati berbagi informasi pengembangan kapasitas organisasi dan kebijakan, serta sepakat pula untuk menjajaki kemungkinan bertukar spesifikasi teknis peralatan penting dan bentuk-bentuk kerja sama lain guna meningkatkan penegakan hukum di laut dan pengumpulan informasi. {mardiono}

 

Read more...

TNI-Polri Motivator Perekat Persatuan dan Kesatuan

PALEMBANG ; Eksistensi, kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dipertaruhkan di pundak Prajurit TNI-Polri. Untuk itu, TNI dan Polri harus menjadi solusi dan motivator perekat persatuan dan kesatuan.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Kasad Jenderal TNI Mulyono, saat memberikan pengarahan dihadapan 5.000 Prajurit TNI dan Polri se-wilayah Sumatera Selatan, bertempat di Gedung GOR Palembang Sports Convention Center (PSCC), Jl. POM IX No. 1 Lorok Pakjo, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (20/4/2018).

Panglima TNI mengungkapkan bahwa hingga saat ini TNI dan Polri sebagai aparat negara, masih mendapatkan kepercayaan yang sangat tinggi dari rakyat dalam menjaga pertahanan dan keamanan di Bumi Pertiwi ini. “Oleh karena itu, apapun yang dilakukan oleh TNI dan Polri harus senantiasa tetap menjaga kehormatan, nama baik, kepercayaan dan amanah dengan sungguh-sungguh,” katanya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, anggota TNI-Polri yang bertugas di wilayah Sumatera Selatan dan sekitarnya patut merasa terhormat dan bangga, karena mendapat kepercayaan untuk mendedikasikan pengabdiannya di wilayah yang luas dengan permasalahan yang kompleks dan menuntut pengabdian yang tulus. “Tidak banyak prajurit mendapatkan kesempatan dan pengalaman yang sangat berharga seperti ini.  Saya memahami bahwa bertugas di Sumatera Selatan dan sekitarnya tidak ringan, karena memiliki keunikan dan tantangan tersendiri,” jelasnya.

Panglima TNI mengatakan bahwa contoh pentingnya persatuan dan kesatuan yang ditunjukkan dalam bentuk kerja sama yang baik adalah penanganan kasus narkoba yang saat ini semakin marak.  “Beberapa waktu yang lalu TNI-Polri berhasil menyita narkoba dalam jumlah yang fantastis. Demikian pula keberhasilan penanganan penyanderaan di Papua oleh kelompok separatis bersenjata,” ungkapnya.

Di sisi lain Panglima TNI  kembali mengingatkan  bahwa kegiatan politik pada tahun 2018 ini akan dilaksanakan Pilkada serentak di 171 wilayah seluruh Indonesia dan Tahapan Pemilu 2019 tentunya akan diwarnai dengan pengerahan massa dan kampanye.  Kegiatan tersebut rawan disusupi oleh berbagai isu negatif dan berpotensi untuk berkembang menjadi tindakan yang lebih ekstrim atau terjadinya tindakan anarkisme.  “TNI dan Polri harus memegang teguh netralitas dan bagi prajurit TNI hanya ada satu komando tegak lurus dari Panglima TNI,” tegasnya.

“Saya beserta Kapolri sepakat bahwa sudah menjadi tugas TNI-Polri dalam Pilkada serentak 2018 maupun Tahapan Pemilu 2019 untuk menjamin kelancaran, keamanan, dan kesuksesannya. Tugas tersebut meliputi pengamanan distribusi logistik, kampanye, pelaksanaan dan penetapan, hingga pasca penetapan hasil Pilkada, yang harus berjalan tertib dan aman,” kata Panglima TNI.

Pada kesempatan yang sama, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Kasad Jenderal TNI Mulyono beserta pejabat TNI lainnya, melaksanakan makan bersama prajurit TNI dan Polri se-wilayah Sumatera Selatan. “Makanan dan kuliner khas Palembang memang sangat enak rasanya,” ucap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. {Plt. Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) H. Agus Cah}

Read more...

TMMD Gelar Penyuluhan, Kantibmas Tangkal Penyakit di Masyarakat

BELITUNG TIMUR ; Program Tentara Manunggal Membangun Desa {TMMD|} ke 101 di Kabupaten Belitung Timur bukan sekedar melaksanakan pembangunan fisik semata melainkan juga pendidikan rohani yang dikemas melalui penyuluhan.

Adalah Kasad Binmas Polres Belitung Timur, Iptu Hamdan dan AKBP Erwin Siboru, seizin kapolres mereka berdua menggelar penyuluhan tentang penyakit di masyarakat. Adapun peserta yang ikut diacara tersebut sebanyak 100 orang terdiri dari berbagai kalangan masyarakat di daerah yang digelar di aula kantor Desa Batu Penyu, Kecamatan Gantung, Selasa (17/4/2018). 

Menurut Iptu Hamdan, materi yang disampaikan dalam penyuluhan berkisar tentang penyakit masyarakat, seperti penyalagunaan miras, narkoba dan jenis obat-obatan terlarang lainnya. 

"Sekarang ini ngetren anak-anak muda menghisap aibon, komik porno yang harus dicegah, ujarnya.

Peran masyarakat dan tokoh agama, lanjut dia, sangatlah diperlukan untuk penanggulangan penyakit tersebut.

"Jadi, partisipasi seluruh komponen bangsa sangatlah penting dalam menangkal penyalahgunaan obat=obat terlarang di masyarakt,ungkapnya lagi.

Penyuluhan digelar secara terbuka, para peserta bebas mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang sedang terjadi di masyarakat termasuk masalah pertambangan, masalah pembalakan liar dansebagainya.

"Peran Linmas dan Babin di Desa sangat diharapkan untuk pencegahan dini," tandas Hamdan. 

Menurut Hamdan, peran Linmas melibatkan semua masyarakat ikut bertanggungjawab mencegahnya. "kalay ada gangguan ataupun kriminalitas atapun pelanggaran hukum, itu tugasnya Kabtibmas.

"Disini kita punya tugas dan peran masing-masing, sinergitas dan soliditas tetap kita jaga dengan baik," terangnya.

Ia berharap, masyarakat berpartisipasi aktif di bidang Kantibmas demi mencegah terjadi penyakit di masyarakat. "Penyuluhan Kantibmas ini, bertujuan agar supaya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berperan aktif membantu, memelihara keamanan, ketertiban masyarakat.

Ditanya tentang pelaksanaan program TMMD ke. 101 ini, Hamdan mengaku puas karena sasaran program TMMD tepat guna yaitu membangun wawasan masyarakat berperan aktip di bidang Hankam dan Kantibmas.

Ruslan, salah seorang peserta penyuluhan mengatakan penyuluhan dari Kantibmas bagus untuk masyarakat, karena banyak hal yang didapatkan oleh masyarakat tentang tata cara pencegahan dan bahayanya penyakit masyarakat.

rharap, dengan penyuluhan kantibmas ini akan lebih menambah wawasan masyarakat di bidang kantibmas, sekalipun linmas punya batasan dalam kantibmas.

"Intinya semua jadi tanggungjawab kita bersama-sama" pungkas Ruslan yang mengaku bangga dengan kepedulian Binmas Polres Beltim menyumbang perlengkapan olah raga masyarakat di daerah seperti bola kaki, lampu ligh ceth, kotak P3K dan lainya. {niza karyadi}

 

Read more...

Kata Panglima TNI, Sinergi TNI-Polri Mampu Cegah Potensi Timbulnya Permasalahan

ACEH : Terwujudnya sinergi, soliditas dan solidaritas antara TNI-Polri dengan Pemda, tokoh masyarakat; tokoh agama; tokoh adat dan tokoh daerah serta berbagai komponen masyarakat lainnya mampu mencegah potensi timbulnya permasalahan yang dapat menyebabkan terganggunya keamanan dan kenyamanan di wilayah.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat memberikan pengarahan dihadapan 3.000 personel TNI dan Polri se-wilayah Nanggroe Aceh Darusalam (NAD), diawali makan siang bersama prajurit, bertempat di Hall Harapan Bangsa Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Lhoong Raya, Banda Aceh, Kamis (19/4/2018).

Lebih lanjut Panglima TNI menjelaskan bahwa sinergitas dan soliditas TNI dan Polri dengan komponen bangsa lainnya sangat terasa dimana situasi wilayah menjadi kondusif, rakyat merasa tenang dan aman dalam menjalankan kehidupannya, seluruh stake holder dapat menjalankan tugasnya masing-masing dengan lancar.

Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bangga kepada segenap prajurit TNI-Polri di wilayah Aceh, karena mampu memberikan dharma bakti terbaik kepada Ibu Pertiwi. “Saya bangga dengan kalian Semua ini tidak lepas dari semangat, disiplin, tanggung jawab, militansi dan loyalitas kalian dengan tetap berpegang teguh kepada perintah atasan”.

Selanjutnya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa saat ini dunia berubah begitu cepat, lingkungan strategis global diwarnai berbagai dinamika yang sulit diantisipasi dampaknya yang  muncul sebagai ancaman nyata bangsa Indonesia seperti ancaman siber (cyber threats), ancaman biologis (bio threats) dan ancaman kesenjangan (inequality threats). “Ancaman siber diwujudkan dengan penyalahgunaan big data pengguna internet. Saat ini lebih dari 51 % penduduk dunia sudah terhubung dengan internet,” imbuhnya.

“Seperti kita ketahui bakteri dan virus patogen dapat bermutasi secara alami menjadi kebal terhadap obat-obatan yang ada. Selain itu, teknologi rekayasa genetika telah memungkinkan diciptakannya agen-agen biologis baru yang lebih berbahaya,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Panglima TNI juga mengatakan bahwa ancaman kesenjangan atau inequlity threats muncul diantaranya ketika terdapat negara yang menguasai teknologi serta negara yang tidak menguasai teknologi. “Negara yang menguasai teknologi akan menang, mereka bisa menciptakan dan menghasilkan apa saja secara melimpah, termasuk energi dan makanan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Panglima TNI  kembali mengingatkan  bahwa kegiatan politik pada tahun 2018 ini akan dilaksanakan Pilkada Serentak di 171 wilayah seluruh Indonesia dan Tahapan Pemilu 2019 tentunya akan diwarnai dengan pengerahan massa dan kampanye.  Kegiatan tersebut rawan disusupi oleh berbagai isu negatif dan berpotensi untuk berkembang menjadi tindakan yang lebih ekstrim atau terjadinya tindakan anarkisme.

“Saya beserta Kapolri sepakat bahwa sudah menjadi tugas TNI dan Polri dalam Pilkada serentak 2018 maupun Tahapan Pemilu 2019 untuk menjamin kelancaran, keamanan, dan kesuksesannya. Tugas tersebut meliputi pengamanan distribusi logistik, kampanye, pelaksanaan dan penetapan, hingga pasca penetapan hasil Pilkada, yang harus berjalan tertib dan aman,” kata Panglima TNI.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa TNI-Polri harus memegang teguh netralitas dan bagi prajurit TNI hanya ada satu komando tegak lurus dari Panglima TNI. “TNI-Polri sebagai aparat negara, masih mendapatkan kepercayaan yang sangat tinggi dari rakyat dalam menjaga pertahanan dan keamanan di Bumi Pertiwi. Oleh karena itu, apapun yang dilakukan oleh TNI-Polri harus senantiasa tetap menjaga kehormatan, nama baik, kepercayaan dan amanah dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.

Di hadapan awak media, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa prajurit TNI-Polri tetap solid dan profesional untuk menjunjung netralitas. “Tentunya kita melaksanakan komunikasi antara TNI dan Polri untuk menjaga keamanan dalam pesta demokrasi,” katanya.   

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian pada kesempatan yang sama menyampaikan bahwa Polri juga sudah mengeluarkan perintah yang cukup detail kepada anggota untuk larangan-larangan pada saat proses Pilkada. “Kalau ada anggota Polri yang melanggar pasti mendapatkan sanksi internal  mulai kode etik dan lain-lain, disamping itu juga bisa dikenakan sanksi yang terkait dalam aturan undang-undang,” ujarnya. {Agus Cahyono }

Read more...

Lagi, Polisi Ciduk Pasangan Suami Istri Pemgelola Merkuri di Desa Liang 

AMBON ; Pengolahan batu sinabar di Maluku belakangan ini tidak henti-hentinya, kendati bahan pembuat merkuri itu dilarang pihak kepolisian. 

Main kucing-kucingan yang dilakukan oknum pembuat merkuri dengan pihak kepolisian dilakukan guna mendapatkan rupiah. 

Seperti yang dilakukan di hutan Desa Liang Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku.

"Tim Subdit I Reskrimum Polda Maluku berhasil menangkap dua warga pengelola merkuri di hutan Desa Liang Kab Maluku Tenggah, Padal Selasa kemarin," ungkap Kabid Humas Polda Maluku Kombes M. Roem. Ohoirat kepada media Diruang kerja, Kamis )19/4/2018). 

Ditambahkan, Penyelidikan yang dilakukan Subdit I Reskrimum Polda Maluku dibawah komando kompol Irvan Reza berhasil menangkap dua warga KR alias Reza (36) beserta istrinya ML. 

Keduanya merupakan Warga Desa Tulehu RT 013 Kecamatan Salahutu Kab. Malteng Provinsi Maluku. Keduanya ditangkap Tim Subdit I kemudian dilakukan pengembangan dan hasil produksi. 

"Hasil produksi  batu sinabar menjadi merkuri kemudian dibawa di Desa Tulehu Kecamatan Salahutu Kab, Malteng dan ditemukan sejumlah barang bukti sejumlah 57 kg merkuri," jelasnya. 

Baginya, batu sinabar tersebut didatangkan dari Desa Iha Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB$ sebanyak 187 kg kemudian diolah menjadi merkuri menjadi 57 kg. 

Sebelumnya pelaku sudah melakukan pengolahan batu sinabar yang dibeli dari SBB sebesar 200 kg seharga Rp 80.000 dengan menghasilkan 80 kg merkuri dan sudah dijual di luar kota Ambon seharga Rp 300 ribu.  

Kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 158 San atau pasal 161 UU No 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara.

"Terangka akan dijerat dengan hukuman 10 tahun penjara," ujarnya. (Saleh Tuhuteru)Panglima TNI :

Read more...

Lebarkan Sayap Bisnis, Wing Air Buka Rute Penerbangan Medan-Malaka

JAKARTA ; Maskapai penerbangan yang tergabung dalam Lion Air Group terus memperluas jaringan penerbangan di kancah domestik dan internasional. Kali ini Wing Air membuka jalur penerbangan Medan Kualanamu- Melaka

, Malaysia. Layanan ini akan tersedia dalam frekuensi satu kali penerbangan harian (daily flight). Seluruh penumpang mendapatkan kesempatan terbang dengan menggunakan pesawat tipe ATR 72-500/ 600 berkapasitas 72 penumpang.

Penerbangan dari Bandar Udara Internasional Kualanamu, Deli Serdang (KNO) bernomor IW 1136 dijadwalkan berangkat pada pukul 15.30 WIB dan tiba di Melaka pada 18.00 waktu setempat. Untuk rute sebaliknya, dari Lapangan Terbang Antarabangsa Melaka atau Bandar Udara Internasional Melaka, Batu Berendam (MKZ) akan terbang pada 18.25 waktu setempat dan sampai di Kualanamu pada 18.55 WIB dengan nomor IW 1137. Pilihan perjalanan udara langsung ini memakan waktu tempuh sekitar 90 menit. Untuk mengakomodir kebutuhan wisatawan dan pebisnis, rute terbaru ini tersedia dengan tarif mulai dari Rp 800.000 sekali jalan.

Rencana pembukaan rute tersebut merupakan bagian dari strategi dan upaya untuk menjawab dinamika pasar. Sekaligus menjadi komitmen utama Wings Air dalam meningkatkan jaringan penerbangan, khususnya memperkuat operasional dari hub Medan Kualanamu.

Capt. Redi Irawan, Operation Director of Wings Air mengatakan, “Kami sangat senang kembali memberikan pilihan perjalanan bagi pelanggan dan masyarakat dalam bepergian untuk tujuan wisata, pendidikan, bisnis ataupun berobat dari Sumatera Utara (Sumut) ke Malaysia melalui Melaka, begitu juga sebaliknya.  Penerbangan tanpa henti ini diharapkan memberikan nilai tambah kepada pelanggan, antara lain tarif tiket terjangkau, jarak lebih pendek, hemat waktu, menambah pengalaman bepergian dan semakin nyaman.”

“Tersedianya rute Medan – Melaka pergi pulang adalah bagian dari program ekspansi Wings Air. Lion Air Group menunjukkan keseriusan dalam menyediakan konektivitas yang lebih baik antara Sumatera dan Semenanjung Malaysia. Kehadiran Wings Air di Malaka, menjadikan sebagai kota ketiga tujuan internasional, setelah Kuching yang dibuka pada Januari lalu dan Miri di Sarawak, Malaysia yang diresmikan Maret lalu. Kami optimis, dengan tingginya permintaan pada sektor ini, tingkat keterisian penumpang dapat memberikan target load factor sekitar 80%,” papar Capt. Redi.

Akses Medan ke Melaka diharapkan akan membantu mengembangkan pertumbuhan ekonomi di kedua wilayah, terutama dari sektor perdagangan dan pariwisata. Hal ini juga dinilai dapat semakin memperkuat hubungan baik bilateral Indonesia dan Malaysia.

Sumatera Utara memiliki kawasan andalan strategis propinsi, yang penataan ruangnya diprioritaskan karena berpengaruh sangat penting terhadap bidang lingkungan, ekonomi/ perdagangan dan sosial budaya. Bagi pelancong mempunyai alasan lain untuk berkunjung ke ibukota Sumatera Utara, selain aktivitas bisnis, Medan telah berperan sebagai tempat favorit transit guna melanjutkan perjalanan ke destinasi lain yang ada di Sumut dan sekitar, misalnya ke Danau Toba, Brastagi, Nias dan sebagainya.

Wisata kesehatan tetap masih menjadi primadona yang diandalkan pemerintah Melaka. Terdapat empat rumah sakit merupakan pilihan bagi pengunjung untuk melakukan pengobatan, salah satu daya tarik ialah biaya yang relatif murah.

Untuk destinasi sejarah, Melaka memperoleh pengakuan dari Unesco sebagai salah satu situs warisan dunia. Di kota ini masih berderetan arstiketur peninggalan Belanda, Inggris dan Portugis, yang konon berusia  lebih dari 500 tahun.

Tujuan wisata popular tersebut, antara lain wisata sejarah Melaka Heritage Trail yang dinikmati wisatawan secara gratis di kawasan bersejarah Banda Hilir, Kampung Morten, Kampung Portugis dan Kampung Chetti. Wisatawan juga bisa menelusuri Kota Tua Melaka, Melaka River Cruise Menara Taming Sari serta tujuan lainnya.

Lion Air Group saat ini beroperasi di Bandar Udara Internasional Kualanamu dengan melayani penerbangan ke beberapa destinasi domestik seperti Wings Air terbang ke Dumai, Gunungsitoli, Jambi, Lhokseumawe, Meulaboh, Padang Sidempuan, Sabang, Sibolga, Silangit, Simeulue, Takengon. Batik Air dengan tujuan Jakarta–Halim Perdanakusuma, Jakarta–Soekarno–Hatta, Kuala Lumpur dan Chennai. Lion Air memiliki jaringan ke Banda Aceh, Bandung, Batam, Jakarta–Soekarno–Hatta, Padang, Palembang, Pekanbaru, Penang dan Surabaya. Malindo Air pada rute ke Ipoh dan Kuala Lumpur. Untuk di Bandar Udara Internasional Melaka, Malindo Air sudah menerbangi ke Pekanbaru dan Penang.

Pada 2018, Wings Air beroperasi di 108 destinasi domestik dan ke internasional di Kuching dan Miri, Malaysia dengan total frekuensi mencapai lebih dari 360 penerbangan perharinya.  Wings Air akan semakin diperkuat dengan adanya penambahan sekitar empat unit ATR 72-600 tahun ini. {yo}

 

 

 

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.