Menu

Google Stop Promosikan Situs Porno

GOOGLE menunjukkan komitmennya untuk memberantas pornografi di dunia maya. Perusahaan raksasa mesin pencari internet itu kabarnya telah merilis kebijakan baru untuk tidak lagi mempromosikan situs-situs berkonten pornografi di seluruh layanan iklan digital mereka.

Dilansir laman CNBC, Jumat (4/7/2014), kebijakan baru yang dirilis Google itu berlaku mulai minggu depan, Senin 7 Juli 2014. Pihak Google telah menginformasikan kebijakan anyarnya ini kepada para klien melalui email yang berisi seperti berikut:

"Mulai Senin minggu depan, kami (Google) tidak lagi menerima iklan yang mempromosikan berbagai aksi seksual termasuk pornografi hardcore, serta macam-macam jenis grafis seksual seperti aksi masturbasi, genital, anal dan oral seks," tulis Google.

Kebijakan baru Google ini tentunya sangat merugikan para pelaku industri pornografi. Theo Sapoutzis, CEO dari publisher konten pornografi AVN Media Network mengaku terkejut.

"Saya terkejut dengan langkah yang diambil oleh Google. Bila melihat ke belakang, kami sudah beriklan pada Google sejak 2002 silam. 12 tahun lamanya, dan kami tak berharap perubahan ini terjadi," katanya. (red)

Read more...

Anggun Luncurkan Parfum Grace yang Feminin Perpaduan Timur dan Barat

ANGGUN C Sasmi, penyanyi asal Indonesia yang sukses berkiprah di Asia dan mendapat pengakuan di Amerika dan Eropa, merilis parfum Anggun Grace Eau de Parfum di Jakarta.

Merek parfum atas namanya sendiri dalam bahasa Inggris, Grace, merupakan representasikan kepribadian dan cerita perjalanannya. Sejak awal muncul ide menciptakan parfum, Anggun mengaku ingin membuat kreasi yang memiliki kemiripan dengan dirinya. Yakni sebagai orang Timur yang tinggal di Barat.

Untuk menciptakan parfum merek sendiri ini Anggun mengaku terlibat 70 persen dan tak sedikit pun meremehkan proses kreatif pembuatannya.

"Harus perfect karena merepresentasikan diri sendiri. Saya lebih suka sesuatu yang bagus meski lama pembuatannya. Bisa saja cepat tapi saya lebih senang pelan-pelan," katanya seusai peluncuran parfum Anggun Grace di Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis (26/6/2014).

Mewakili dirinya, parfum ini pun diciptakan dengan memadukan unsur Timur dan Barat. Perpaduan tampak kental pada pemilihan bahan dan aroma yang dihasilkannya.

"Ini wewangian yang memadukan Timur dan Barat. Ada aroma jeruk nipis, jahe, melati, syringa juga musk," katanya.

Parfum Anggun Grace menonjolkan sisi feminin, keanggunan, glamor dan elegan perempuan. Parfum ini merupakan kreasi teranyarnya menyasar wanita modern yang kuat dan percaya diri.

Sisi feminin ini juga ditonjolkan dari warna parfum dalam semburat pink champaigne berpadu dengan elemen emas.

"Itu warna parfumnya bukan warna botolnya," katanya menegaskan.

Bentuk botol yang menyerupai tubuh perempuan dan tutup botol seperti mahkota juga cara lain yang dipilih Anggun untuk merayakan feminitas melalui parfum Anggun Grace ini.

Untuk memastikan parfumnya berkualitas tinggi, Anggun mengaku berbangga bisa meraciknya di kota Grasse, Perancis. Bekerja sama dengan BEL Perfumes, ahli parfum selebritis ternama di Asia Tenggara, Anggun dan timnya melibatkan ahli pembuat parfum Nicole Paoli dan Rolph Gasparian.

Setelah diluncurkan pertama kali di Indonesia pada Juni 2014, parfum Anggun Grace ini, juga akan dirilis di Thailand, Perancis, dan negara lainnya. Parfum kreasi Anggun ini tersedia di department store ternama di Indonesia dengan harga ritel Rp 550.000 ukuran 100 ml. (kompas.com)

Read more...

Kurang Tidur Bikin Cepat Pikun

DENGAN tingkat kesibukan yang padat, sering kali orang tidak mendapat cukup istirahat. Mereka pun lebih mengandalkan stimulan seperti kopi atau minuman berkafein lainnya untuk menjaga konsentrasi.

Padahal, menurut studi terbaru, hal itu justru kontraproduktif terhadap kemampuan berpikir mereka dalam jangka panjang. Hal ini karena kurang tidur bisa membuat orang mudah pikun. Studi menemukan, orang yang tidak cukup tidur lebih cepat mengalami penurunan kemampuan kognitif dibandingkan mereka yang cukup tidur.

Studi yang dipublikasi dalam jurnal PLOS ONE tersebut melibatkan 4.000 pria dan 4.800 wanita. Peneliti membandingkan kuantitas dan kualitas tidur pada kelompok peserta dengan umur yang berbeda.

Bagi orang dewasa berusia 50-64 tahun, cukup tidur dengan kualitas yang baik dapat membantu menghindari kerusakan otak. Sementara bagi orang berusia 65 tahun ke atas, kualitas tidur lebih penting daripada kuantitas. Pada kedua kelompok itu, tidur berlebihan (lebih dari delapan jam sehari) bisa berdampak merusak.

"Tidur merupakan hal yang penting untuk kesehatan tubuh dan mental. Mengoptimalkan tidur pada usia tua bisa mencegah penurunan fungsi kognitif yang terjadi secara cepat dan mengakibatkan demensia," kata Francesco Cappucio, salah seorang peneliti studi.

Jika merasa pening pada pagi hari setelah bangun tidur, kemungkinan Anda kurang tidur atau terlalu banyak tidur. Kendati demikian, kebutuhan tidur setuap orang berbeda, tergantung usia dan kondisi tubuh saat itu. Kurang tidur diketahui berisiko penyakit kronis, seperti diabetes, penyakit kardiovaskular, obesitas, dan depresi.

Ingin cukup tidur, tetapi sulit untuk tidur? Maka, hal yang perlu dilakukan, antara lain, tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap harinya. Orang juga perlu menghindari makan "berat" sebelum pergi tidur dan mematikan lampu dan televisi di kamar.

Tak hanya itu, sebaiknya satu jam sebelum tidur, orang tidak lagi memegang gadget. Pasalnya, cahaya yang ditimbulkan dari gadget bisa menyulitkan otak untuk beristirahat. (kompas.com)

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.