Menu

Satgaskes TNI Selamatkan Anak Kejang-Kejang Dari Distrik Agats

PAPUA ; Gelar komunikasi yang telah terhubung ke 23 Distrik Kabupaten Asmat, Papua, sangat bermanfaat dalam membantu warga Asmat, khususnya dalam hal-hal yang bersifat emergency. Tim Satgaskes TNI berhasil menyelamatkan nyawa seorang anak yang mengalami kejang terus-menerus sepanjang malam.

Hal tersebut dikatakan Dantimkes TNI Letkol Ckm dr. Shohibul Hilmi, Sp.OT di Posko Satgaskes TNI Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua, Senin (12/2/2018).

Lebih lanjut Dantimkes TNI Letkol Ckm dr. Shohibul Hilmi menyampaikan, dari hasil laporan Tim Gabungan Kesehatan TNI yang berada di Puskesmas Ayam, Distrik Agats, dibawah pimpinan Letda Laut (K) dr. Wayan Agus Candra Swastika, bahwa pasien anak a.n Nece Cemen berusia 5 tahun mengalami kejang terus-menerus. “Penanganan medis sudah diberikan, namun kondisi anak tersebut masih tidak berubah,” ucapnya.

“Tim Satgaskes TNI berusaha untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Anak Letkol Ckm dr. Zainudin Hamidi sp.A. yang berada di posko melalui sarana komunikasi yang sudah dibekali. Upaya ini membuahkan hasil, tindakan medis secara intensif dapat dilakukan melalui panduan jarak jauh,” jelasnya.

Dantimkes TNI Letkol Ckm dr. Shohibul Hilmi mengatakan bahwa segala upaya yang dilakukan oleh Satgaskes TNI tidak terlepas dari pertolongan dan rahmat Tuhan Yang Maha Esa. “Anak tersebut dapat kita evakuasi ke RSUD Agats. Kondisi anak a.n Nece Cemen saat ini masih dalam perawatan intensif di ruang HCU,” ujarnya. ( Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi)

 

Read more...

Satgaskes TNI Lakukan Screening Radang Telinga Siswa SMPN 2 Agats

PAPUA ; Tim dokter dan paramedis Satgaskes TNI dibawah pimpinan Mayor Ckm dr.Junicko Sacrifian Anoraga, Sp.THT melakukan screening radang telinga tengah kronik (congek) atau Otitis Media Supuratif Kronik (OMSK) terhadap siswa siswi dan guru SMPN 2, Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Rabu (7/2/2018).

Hasil yang diperoleh sangat baik, dari 263 siswa siswi hanya ditemukan 1 (satu) kasus siswa yang menderita penyakit congek/OMSK. Untuk mengobatinya, dokter memberikan resep obat yang dapat diambil di RSUD Agats. Kegiatan screening ini dilakukan dalam rangka tindakan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif terhadap kesehatan telinga anak-anak sekolah sebagai generasi penerus bangsa.

 

Read more...

Satgaskes TNI Vaksinasi 13.336 Anak di  224 Kampung Kabupaten Asmat  

PAPUA ; Satuan Tugas Kesehatan (Satgaskes) TNI Kejadian Luar Biasa (KLB) sudah melaksanakan vaksinasi terhadap 13.336 anak-anak di 224 kampung Kabupaten Asmat, Papua, termasuk mengatasi permasalahan gizi buruk. Artinya, tahap awal penanganan KLB Campak sebagaimana yang sudah dilaksanakan oleh Satgaskes TNI secara umum sudah selesai, selanjutnya akan terus dilakukan proses penyembuhan dan pendampingan.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dihadapan awak media di Hotel Rimba, Timika, Papua, Kamis (1/2/2018).

“Pada dasarnya, apa yang dilaporkan Dansatgaskes TNI KLB kepada saya tentang wabah penyakit campak sudah selesai diatasi, namun masih perlu dipantau dan dimonitor agar wabah tidak muncul lagi ,” kata Panglima TNI.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, apa yang dilakukan oleh TNI, seperti menambah kekuatan dokter secara bertahap, sehingga nantinya dokter-dokter spesialis akan diprioritaskan pada kampung-kampung yang memang diperlukan. “Selain itu, Tim Satgaskes TNI akan diperkuat dengan  alat komunikasi yang dimiliki oleh TNI agar dapat membantu untuk memantau dari kampung ke distrik dan dari distrik ke kabupaten,” ujarnya.

Terkait transportasi di Kabupaten Asmat, Panglima TNI mengatakan bahwa walaupun ada tiga Heli TNI yang beroperasi, namun tidak semua kampung bisa dipakai untuk mendarat. Saat ini sudah masuk Kapal TNI Angkatan Laut yang relatif lebih kecil untuk membantu melalui sungai maupun rawa-rawa. “Lebih efektif menggunakan kapal untuk mendorong logistik dan pergeseran personel ke kampung-kampung yang memang diperlukan,” ucapnya.

Disisi lain, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menuturkan bahwa hal-hal yang tidak bisa dilakukan oleh TNI secara mandiri akan menjadi bahan laporan kepada Presiden RI untuk ditindaklanjuti oleh Kementerian Sosial, Kesehatan, Dalam Negeri dan Kominfo. ( Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bedali Harefa, S.H.)

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.