Menu

Jelang Puasa Ramadhan 2018, Stok Sembako di Kota Ambon Aman

  • Written by 
Jelang Puasa Ramadhan 2018, Stok Sembako di Kota Ambon Aman

AMBON ; Pasokan sembilan bahan pokok {sembako} untuk warga masyarakat di kota Ambon, Maluku dan sekitarnya menjelang puasa ramadhan dan Lebaran Idul Fitri 2018 terbilang aman dan lancar. 

Hal ini berdasarkan pentauan Satgas Pangan yang terdiri beberapa instansi terkait dibawah komando Kasubdit I Ditreskrimsus AKBP Tonny Kurniawan SIK. 

Satgas Pangan, yang terdiri dari Ditreskrimsus Polda Maluku, Disperindag Prov Maluku dan Kota Ambon, Bulog Maluku, Dinas ketahanan pangan, Dinas Pertanian Prop Maluku, Badan Karantina serta instansi terkait. 

"Tim telah melakukan pemantauan langsung ke pasar tradisional Mardika Ambon untuk mengetahui ketersediaan sembako dan kebutuhan masyarakat lainnya pada harin pertama bulan suci ramadhan, Kamis (17/5/2018)." Ungkap Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M Roem Ohoirat. 

Ia menambahkan, ketersediaan sembako cukup normal dan tidak ada kekurangan stok, namun beberapa bahan pokok mengalami kenaikan harga. 

"Beberapa bahan pokok terutama hasil pertanian seperti jagung biji, cabe rawit, cabe merah besar, bawang merah, bawang putih, tomat dan buncis sedikit mengalami kenaikan," ungkapnya.

Sementara harga daging sapi segar dan peŕikanan dan telur ayam ras, namun masih dalam batas normal. 

"Bahan pokok hasil industri seperti minyak goreng, margarin, minyak tanah atau elpiji harga jualnya masih tetap normal serta tidak ditemukan kekurangan stok," jelanya. 

Selain melakukan pengecekan ke pasar-pasar tradisional, tim satgas pangan juga melakukan pengecekan ke distributor diantaranya ke UD Gema Rejeki di Desa Passo.

"Stok sembako yang tersedia dan didapatkan hasil bahwa bahan pokok seperti beras, tepung terigu, minyak goreng dan kebutuhan pokok lainya masih tercukupi untuk kebutuhan selama bulan suci ramadhan dan distribusi baik masuk maupun keluar kota Ambon tidak ada kendala," ujarnya.

Reporter : Saleh Tuhuteru

 

 

back to top
Info for bonus Review William Hill here.