Menu

Pasar Lipat Kajang Manggar Diresmikan

BELITUNG TIMUR ;  Setelah dua tahun direnovasi, Pasar Lipat Kajang Manggar akhirnya diresmikan oleh Bupati Belitung Timur, Yuslih Ihza memotong pita di pintu masuk utama pasar,  pada Senin (5/2). Di pasar baru Lipat Kajang ini terdapat tambahan 12 lapak kuliner, 6 di kiri dan 6 di kanan. Selain itu juga ada tambahan musollah dan plank besi di atas lapak pedagang".

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Perdagangan (DPMPPTSPP), Syahrial mengatakan ,saat ini terdapat 74 kios, 104 lapak ikan/daging, 104 lapak sayur/bumbu dan 12 lapak kuliner. Dengan total pedagang mencapai 292 orang pedagang.

“Yang tambahan lapak baru itu karena toilet yang sebelumnya berada di dalam pasar kita pindahkan ke luar. Untuk Kantor UPTD Pasar juga kita pindahkan ke halaman bekas Kantor Pos, parkiran pembeli juga di sana bukan di jalan lagi,” ungkap Syahrial.

Mantan Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu menyatakan seluruh pedagang lama dan pedagang petak Desa Baru sudah memperoleh lapak. Untuk pedagang di Pasar Mekar Jaya yang belum mendapat jatah akan diatur kemudian hari.

“Kita prioritaskan pedagang lama dulu, soalnya itu sudah komitmen kita. Untuk pedagang baru yang minta lapak nanti akan kita upayakan tempat baru,” kata Syarial.

Menurutnya saat ini masih ada dua kendala, yakni masalah lampu dan air bersih. Lampu di dalam pasar Manggar belum dioperasikan optimal, terlihat hanya mengggunakan lapu sorot di kanan dan kiri pasar.

“Memang sebenarnya kita menggunakan lampu gantung, saat ini masih pakai lampu sorot. Ini akan kita perbaharui, sudah kita anggarkan. Kemudian masalah air, kita baru punya satu tangki yang lima ton, tahun ini juga kita tambah satu lagi tangki lima ton, jadi totalnya 10 ton,” jelas Syahrial.

Bupati Minta Kebersihan Pasar Diperhatikan

Sementara itu, Bupati Beltim, Yuslih Ihza berharap ke depan pasar tradisional dapat bersaing dengan pasar-pasar modern yang tumbuh dan berkembang. Dengan program pembangunan revitalisasi pasar sedikit demi sedikit akan merubah citra pasar tradional yang kurang baik dari segi kebersihan.

" Dengan telah dibangun dan direvitaliasinya Pasar Manggar ini akan tercipta suatu kondisi pasar tradisional yang bersih dan higienis. Hal ini akan memberikan kenyamanan kepada konsumen dan pedagang dalam bertransaksi jual beli,” kata Yuslih.

Dalam kesempatan itu pula, Bupati Yuslih meminta agar seluruh pedagang dan pengelola pasar dapat menjaga kebersihan, kerapihan, keamanan dan kenyamanan pasar. Menurutnya hal ini penting mengingat salah satu penilaian dalam Adipura adalah kebersihan dan kenyamanan pasar.

“ Tolong jaga baik-baik pasar kita ini. Jangan sampai ada lagi yang masukin motor ke dalam pasar, parkirlah di tempat yang disediakan. Sampah dan baunya juga diperhatikan,” pesan Yuslih.

Untuk menunjang pariwisata, kawasan di sekitar Pasar Lipat Kajang akan dijadikan pusat jajanan kuliner malam. Rencananya jalan raya mulai dari persimpangan pasar hingga ke arah pelabuhan ASDP Manggar akan dijadikan tempat kios makanan berjualan.

“Harapan kita pasar ini dapat lebih hidup lagi, bukan hanya di waktu siang namun juga malam. Nanti sepanjang jalan ini akan banyak orang yang berjualan, manggang ikan dan segala macam,” ucapnya saat konfresi pers seuai peresmian.

DPMPPTSPP Kabupaten Beltim sudah menganggarkan Rp 200 juta untuk pembangunan kanopi di sepanjang jalan Lipat Kajang. Dinas Perhubungan juga akan menambah lampu jalan untuk menambah semarak pusat jajanan kuliner.

List Plang Dianggap Terlalu Tinggi

Ketua Forum Pedagang Pasar Lipat Kajang, Hamsyar (41) mengucapkan terima kasih atas diselesaikannya renovasi pasar. Namun ia menekankan ada sedikit kekurangan yang masih perlu diperbaiki.

Kekurangan itu diantaranya, plang lapak kios yang terlalu tinggi dan kurangnya sarana penerangan di dalam pasar. Bahkan menurutnya jika malam hari pasar sangat gelap.

“List plang depan itu ketinggian, susah nak jualan. Terus juga pas malam gelap di dalam pasar,” ujar Hamsyar.  

Selain itu pedagang ikan yang sudah 25 tahun berjualan di Pasar Lipat Kajang tersebut meminta agar ada aturan tertulis mengenai ketertiban di Pasar Manggar. Hal ini untuk mengatasi adanya pedagang baru yang akan berjualan di depan plank.

“Siapa nanti yang akan nertibkan pedagang yang berjualan di depan plank. Nah ini kan belum ada aturan mainnya, maunya kita juga tertib biar pembeli nyaman,” ujarnya. ( Niza karyadi) 

 

 

Read more...

Gubernur Babel Erzaldi Rosman Minta DPR Bubarkan Bursah Timah (ICDX)

JAKARTA; Desakan pembubaran Bursah Timah (ICDX) makin kencang diperdengarkan. Tidak tanggung-tanggung, kali ini Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman menyuarakan pembubaran Bursah Timah (ICDX) dihadapan para anggota komisi VII DPR RI, di Senayan Jakarta, Selasa (24/1/2018) sore.

Dalam kunjungan ke komisi VII DPR, Gubernur Babel Erzaldi Rosman didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Yan Megawandi, Bupati Bangka Tarmizi, Wakil Kajati, Kasrem, Danlanud, Danlanal dan Diskrimsus Polda Bangka Belitung. Audensi antara Komisi VII DPR dengan Gubernur Bangka Belitung beserta rombongannya ini di pimpin oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Herman Chairun, Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman membeberkan berbagai kecurangan yang dilakukan Bursah Timah (ICDX) yang berakibat harga timah di pasaran dunia anjlok.

Gubernur Babel Erzaldi meminta komisi VII DPR  membubarkan Bursah Timah (ICDX), sebab  keberadaan Bursah Timah (ICDX) tidak memberi manfaat terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung.

"Kami minta DPR membubarkan Bursah Timah (ICDX), kehadiran ICDX tidak tidak memberi dampak positif bagi perekonomian daerah," ujar Gubernur Erzaldi Rosman.
Pengguna bursa sekarang ini banyak pindah ke London Metal Exchange (LME) untuk menjual timah. Hal ini di sebabkan, pasar dibursa ICDX tidak sehat baik secara kualitas maupun harga.
"End user yang selama ini membeli langsung itu pindah ke LME, gimana kita berharap bursa menjadikan kekuatan, tempat usahanya gak bagus. banyak hal lain bukan soal harga, tapi soal kualitas," pungkas Erzaldi. (yo)




 

Read more...

LE (Langsungenak) Gelar Penyuluhan Pangan kepada Pengusaha Kuliner 

BATAM; sebuah event organizer pencinta kuliner sekaligus juga sebagai wadah bagi para pelaku usaha makanan (kuliner) di Batam, LE ( Langsungenak) menggelar penyuluhan keamanan pangan dan penjamah makanan di hotel Horizon Batam, Kamis (18/1/2018).

Ketua LE Barelang Batam Arnie didampingi beberapa pengurus lainnya kepada wartawan mengatakan, bahwa kegiatan ini rutin diselenggarakan setiap tahunnya tapi LE ( merupakan kegiatan pertama yang digelar dengan melibatkan sebanyak 95 orang peserta pelaku usaha makanan atau jajanan di kota Batam.

"Bagi peserta yang ikut pada kegiatan ini semua mendapatkan sertifikat PIRT," kata Arnie pada majalahpotretindonesia.com di Batam, Kamis (18/1/2018).

Acara yang digagas oleh LE melibatkan Dinas kesehatan kota Batam, Desperindag, BPOM dan MUI. "Kami ingin pelaku industri rumah tangga di Batam mendapatkan wawasan yang baik tentang cara memasak makanan sehat dan layak konsumsi," tutur Arnies.

Ia menjelaskan, untuk mendapatkan sertifikat halal dari dari BPOM MUI, mereka harus lebih dulu memiliki sertifikasi PIRT dan Sertifikat Laik Hygine Sanitasi yang dikeluarkan oleh dinas kesehatan kota Batam, hal ini agar para pelaku industri rumah tangga dengan mudah memasarkan produk - produk makanannya ke konsumen.

Ketika ditanya berapa jumlah anggota LE (LangsungEnak), Arnie menyebutkan untuk saat sudah mencapai 130 orang anggota yang tersebar mulai dari Tanjung Balai Karimun, Tanjung Pinang dan daerah lainnya di Batam.

"Bisnis kuliner di Batam sangat menjanjikan, selain kota industri Batam juga termasuk kota tujuan wisata ke-3 setelah Bali dan Jakarta. Hal ini dikarenakan  letak Batam sangat strategis karena berdekatan dengan Singapura dan Malaysia yang memiliki daya pikat tersendiri bagi wisatawan dalam negeri maupun mancanegara," ungkapnya.

Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata kota Batam pada tahun 2017- 2018 sudah hampir 1000 orang wisatawan asing mengunjungi Batam setiap akhir pekan. "Selain tarif hotel yang terjangkau, nikmatnya berbagai kuliner khas dibatam akan membuat kangen kembali wisatawan untuk mengunjungi Batam. "Ayok bergabung dengan LE (LangSungenak) Barelang Batam," pungkas Arnies sambil berpromosi, (muhammad Imron)

 

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.