Menu

Sekretaris BUMN :  Video Menteri BUMN dan Dirut PLN Bagi-bagi Fee itu Palsu

  • Written by 
Sekretaris BUMN :  Video Menteri BUMN dan Dirut PLN Bagi-bagi Fee itu Palsu

JAKARTA ; Menteri BUMN Rini Soemarno kembali diserang oleh lawan politiknya. Kali ini Rini dituding bagi bagi "fee" bersama Direktur PT PLN Sofyan Basyir yang tertuang dalam percakapan melalui video yang beredar luas ke publik.

Isu miring tentang Menteri BUMN Rini Soemarno tersebut langsung dibantah pihak Kementerian Badan Usaha Usaha Milik Negara. Menurut Sekretaris BUMN, Imam Apriyanto isu tersebut tidak benar dan itu fitnah.

Ia mengatakan, memang ada pertemuan antara Menteri BUMN Rini Soemarno dan Dirut PLN Sofyan Basyir,  tapi hanya membahas seputar rencana investasi proyek penyedian energi yang melibatkan PLN dan Pertamina. Dalam pertemuan tersebut baik Menteri BUMN Rini Soemarno maupun Dirut PLN Sofyan Basyir memiliki tujuan yang sama yaitu memastikan bahwa investasi tersebut memberikan manfaat maksimal bagi PLN dan negara, bukan sebaliknya membenani PLN  

Percakapan asli antara Menteri BUMN Rini Soemarno dan Dirut PLN adalah membahas upaya Dirut PLN Sofyan Basyir dalam memastikan bahwa sebagai syarat untuk PLN ikut serta dalam proyek tersebut adalah PLN harus mendapatkan porsi saham yang signifikasn. Sehingga PLN PLN memiliki kontrol dalam menilai kelayakannya, baik kelayakan terhadap PLN sebagai calon utama maupun sebagai pemilik proyek itu sendiri.

Dalam perbincangan yang dilakukan pada tahun lalu, itupun Menteri BUMN Rini Soemarno secara tegas mengatakan bahwa hal yang utama ialah BUMN dapat berperan maksimal dalam setiap proyek yang dikerjakan. Sehingga BUMN dapat mandiri dalam mengerjakan proyek dengan penguasaan teknologi dan kemampuan yang mumpuni.

Proyek energi itu pada akhirnya tidak teralisasi karena memang belum diyakini dapat memberikan keuntungan optimal baik untuk Pertamina dan PLN.

"Kami tegaskan bahwa pembicaraan utuh tersebut isinya sejalan dengan tugas Menteri BUMN untuk memastikan bahwa seluruh BUMN dijalankan dengan dasar Good Coorporate Governance {GCG}, kata Iman di Solo, Sabtu {28/4/2018}.

Sementara terkait dengan penyebaran dan pengeditan rekaman pembicaraan yang jelas dilakukan dengan tujuan untuk menyebarkan informasi yang salah dan menyesatkan kepada masyarakat, Kementerian BUMN akan mengambil upaya hukum untuk mengungkap pembuat dan penyebar informasi menyesatkan tersebut. {yo}

 

 

 

back to top
Info for bonus Review William Hill here.